Bola.net - CEO Ducati Corse, Claudio Domenicali mengaku sempat sangat jengkel ketika pebalapnya, Andrea Dovizioso gagal merebut kemenangan MotoGP Qatar lalu dari tangan Valentino Rossi. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya bersama Tutto Motori.
Meski begitu, Domenicali mengaku hal tersebut terjadi berkat emosi sesaat. Ia pun segera merasa bangga ketika menyadari Dovizioso dan Andrea Iannone menyabet dua podium sekaligus. Apalagi motor baru Desmosedici GP15 terbukti kompetitif.
"Saya sempat jengkel karena kami gagal menang, tapi setelah beberapa menit saya bisa kembali berpikir rasional! Motor kami baru turun lintasan selama dua bulan, namun langsung meraih dua podium sekaligus. Ini jelas prestasi luar biasa," ujarnya.
Meski begitu Domenicali ingin Ducati tetap rendah diri. "Target kami masih belum berubah, yakni meraih satu kemenangan dan konsisten memperebutkan podium. Jika kami merasa motor kami sudah jauh lebih baik, barulah kami akan meningkatkan target," tutupnya. [initial]
(tm/kny)
Meski begitu, Domenicali mengaku hal tersebut terjadi berkat emosi sesaat. Ia pun segera merasa bangga ketika menyadari Dovizioso dan Andrea Iannone menyabet dua podium sekaligus. Apalagi motor baru Desmosedici GP15 terbukti kompetitif.
"Saya sempat jengkel karena kami gagal menang, tapi setelah beberapa menit saya bisa kembali berpikir rasional! Motor kami baru turun lintasan selama dua bulan, namun langsung meraih dua podium sekaligus. Ini jelas prestasi luar biasa," ujarnya.
Meski begitu Domenicali ingin Ducati tetap rendah diri. "Target kami masih belum berubah, yakni meraih satu kemenangan dan konsisten memperebutkan podium. Jika kami merasa motor kami sudah jauh lebih baik, barulah kami akan meningkatkan target," tutupnya. [initial]
Baca Juga:
- Hayden: Kompetisi Kian Ketat, MotoGP Harus Bangga!
- Jack Miller, Proyek Jangka Panjang Honda
- Lorenzo: Insiden Helm Sekadar 'Human Error'
- Yakin Stoner Masih Kompetitif, Rossi Sebut Aneh
- Dovizioso Pede Ulang Podium Tahun Lalu
- Marquez Akui Tak Tahu Diskusi Honda-Stoner
- Tolak Suzuka 8 Hours, Lorenzo-Rossi Ingin Ikut Balap Mobil
- Tak Boleh Gantikan Pedrosa, Stoner Sindir Honda?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
CEO Ducati Sempat Jengkel Gagal Menang di Qatar
Otomotif 10 April 2015, 18:30
-
Dovizioso Pede Ulang Podium Tahun Lalu
Otomotif 10 April 2015, 13:00
-
Bradl: Ducati Takkan 'Permanen' di Podium
Otomotif 9 April 2015, 14:45
-
Ikut Bangga, Pramac Nantikan Bantuan Ducati
Otomotif 9 April 2015, 09:32
-
Belum 'Kenal' Ducati Baru, Dovizioso Tetap Pede
Otomotif 8 April 2015, 14:20
LATEST UPDATE
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
-
Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 16:58
-
Luis De La Fuente: Belgia Dulu, Baru Prancis!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR