
Bola.net - Pembalap Ducati Team, Danilo Petrucci, mengaku sulit memahami bagaimana dirinya bisa sukses memenangi balapan MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans pada Minggu (11/10/2020), meski ia dikenal sangat garang dan bersahabat dengan kondisi trek yang basah dan diguyur hujan.
Start dari ketiga, Petrucci langsung memimpin sejak tikungan pertama. Lajunya sempat goyah saat terancam oleh sang tandem, Andrea Dovizioso di Lap 18. Keduanya saling salip, dan sempat bersenggolan. Saat itulah Petrucci berhasil kembali memimpin dan sejak itu sama sekali tak tersentuh rival lain.
Petrucci mengaku sempat kecewa ketika mendapati hujan mulai mengguyur sesaat sebelum start karena dirinya sudah cukup percaya diri di trek yang kering. Namun, mengingat ia kerap tampil kompetitif dalam kondisi hujan, ia berusaha tampil optimal.
Sudah Lama Nantikan Menang Lagi
Kemenangan ini pun menandai podium perdananya pada musim ini, sekaligus kemenangan perdananya sejak MotoGP Italia di Sirkuit Mugello tahun lalu. Ia pun mengaku rasanya bagaikan mimpi bisa kembali meraih kemenangan di kelas para raja.
"Rasanya sungguh sulit dipercaya. Tapi jujur saja, sejak pagi ini saya merasa sangat nyaman dalam kondisi trek yang kering, dan saya merasa akan tampil baik. Ketika hujan turun di grid, saya berkata, 'Ini tidak mungkin terjadi'," ujar Petrucci via MotoGP.com di parc ferme.
"Meski begitu, saya pikir mungkin juga bisa tampil kompetitif dalam kondisi hujan, karena saya selalu cepat dalam kondisi ini. Tapi dulu dalam kondisi seperti ini saya sekadar naik podium. Saya sudah menunggu lama untuk menang lagi. Rasanya seperti mimpi menang di sini," lanjutnya.
Selalu Podium di Le Mans
Ini adalah podium ketiga Petrucci secara beruntun di Le Mans, usai finis kedua pada 2018 bersama Pramac Racing, dan finis ketiga tahun lalu pada musim perdananya di tim pabrikan Ducati.
"Saya sangat sangat senang, karena saya selalu naik podium di Le Mans. Kemenangan ini untuk semua orang yang telah percaya dan mendukung saya dalam masa-masa sulit ini. Saya sungguh bahagia, saya tak mengerti apa yang baru saja saya lakukan," tutup Petrucci.
Petrucci pun resmi akan meninggalkan Ducati Team akhir musim nanti, dan akan bergabung dengan Red Bull KTM Tech 3 pada tahun depan.
Sumber: MotoGP
Video: Momen Franco Morbidelli Raih Kemenangan Perdana di MotoGP San Marino
Baca Juga:
- Klasemen Sementara MotoGP 2020 Usai Seri Le Mans, Prancis
- Hasil Balap MotoGP Le Mans: Danilo Petrucci Menang, Alex Marquez Naik Podium
- Klasemen Sementara Moto3 2020 Usai Seri Le Mans, Prancis
- Hasil Balap Moto3 Le Mans: Celestino Vietti Rebut Kemenangan Kedua
- Hasil Pemanasan Moto2 Le Mans: Sam Lowes Memimpin
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Danilo Petrucci Sulit Paham Bisa Menang di MotoGP Le Mans
Otomotif 11 Oktober 2020, 19:59
-
Hasil Balap MotoGP Le Mans: Danilo Petrucci Menang, Alex Marquez Naik Podium
Otomotif 11 Oktober 2020, 19:11
-
Mengintip 'Kantor' Andrea Dovizioso-Danilo Petrucci di Sirkuit MotoGP
Otomotif 8 Oktober 2020, 16:40
-
Pernah Menang di Portimao, Morbidelli-Petrucci Tak Sabar Kendarai MotoGP
Otomotif 8 Oktober 2020, 10:23
-
Mengapa Johann Zarco Tak Bersalah dalam Insiden Andrea Dovizioso?
Otomotif 29 September 2020, 09:33
LATEST UPDATE
-
West Ham Turun Kasta, Bagaimana Nasib Jarrod Bowen?
Liga Inggris 25 Mei 2026, 15:14
-
Kylian Mbappe Sampai Buat Arbeloa Terharu
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 14:53
-
Michael Owen Ungkap Sosok Ideal Pengganti Mohamed Salah di Liverpool
Liga Inggris 25 Mei 2026, 14:52
-
Tidak Semua Orang Senang Lihat Neymar Dipanggil ke Timnas Brasil
Piala Dunia 25 Mei 2026, 14:02
-
Tidak Ada Lagi Ejekan, Sekarang Giliran Arsenal Juara Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:51
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR