
Bola.net - Randy de Puniet melontarkan pujian pada performa motor Suzuki MotoGP yang menjalani debut Eropa pada hari Senin (17/6), yakni pada uji coba resmi MotoGP yang digelar di Catalunya, Spanyol.
Gelaran tersebut merupakan pertama kalinya motor bermesin in-line four 1000cc itu benar-benar 'bersaing' dengan motor MotoGP lainnya, seperti Ducati dan Yamaha.
"Saya puas, karena uji coba pertama kami di Motegi cukup baik, dan kini kami telah mencobanya di sirkuit GP dengan pebalap lain dalam kondisi yang sama," ujar De Puniet, test rider Suzuki yang musim ini juga membela Power Electronics Aspar CRT.
Dalam uji coba tersebut, Jorge Lorenzo dari Yamaha Factory Racing mencetak waktu tercepat. De Puniet memang hanya mencetak waktu tercepat kedelapan, namun jaraknya hanya terpaut 0,7 detik dari Lorenzo.
"Saya rasa kami melakukan pekerjaan dengan baik. Hanya dalam 50-60 lap, kami hanya tertinggal 0,7 detik dari pebalap terdepan. Saya cukup puas, namun saya rasa kami bisa lebih cepat lagi jika mendapat satu hari tambahan untuk uji coba," lanjutnya.
Pebalap Perancis ini pun sudah tak sabar menjalani lanjutan uji coba di Sirkuit Aragon, Spanyol yang digelar pada 19-20 Juni. Di sana, De Puniet dan Suzuki akan menjalani uji coba bersama Repsol Honda, Yamaha Factory Racing dan LCR Honda.
"Bagaimanapun, ini adalah awal yang baik, karena kami akan melakukan uji coba di Aragon selama dua hari. Semoga kami bisa mendapat hasil yang sama baiknya," tutup De Puniet.
Suzuki hengkang dari MotoGP sejak akhir 2011 karena masalah finansial. Awalnya, mereka tertarik untuk kembali pada tahun 2014, namun memutuskan untuk menunda comeback-nya hingga awal 2015. (mgp/kny)
Gelaran tersebut merupakan pertama kalinya motor bermesin in-line four 1000cc itu benar-benar 'bersaing' dengan motor MotoGP lainnya, seperti Ducati dan Yamaha.
"Saya puas, karena uji coba pertama kami di Motegi cukup baik, dan kini kami telah mencobanya di sirkuit GP dengan pebalap lain dalam kondisi yang sama," ujar De Puniet, test rider Suzuki yang musim ini juga membela Power Electronics Aspar CRT.
Dalam uji coba tersebut, Jorge Lorenzo dari Yamaha Factory Racing mencetak waktu tercepat. De Puniet memang hanya mencetak waktu tercepat kedelapan, namun jaraknya hanya terpaut 0,7 detik dari Lorenzo.
"Saya rasa kami melakukan pekerjaan dengan baik. Hanya dalam 50-60 lap, kami hanya tertinggal 0,7 detik dari pebalap terdepan. Saya cukup puas, namun saya rasa kami bisa lebih cepat lagi jika mendapat satu hari tambahan untuk uji coba," lanjutnya.
Pebalap Perancis ini pun sudah tak sabar menjalani lanjutan uji coba di Sirkuit Aragon, Spanyol yang digelar pada 19-20 Juni. Di sana, De Puniet dan Suzuki akan menjalani uji coba bersama Repsol Honda, Yamaha Factory Racing dan LCR Honda.
"Bagaimanapun, ini adalah awal yang baik, karena kami akan melakukan uji coba di Aragon selama dua hari. Semoga kami bisa mendapat hasil yang sama baiknya," tutup De Puniet.
Suzuki hengkang dari MotoGP sejak akhir 2011 karena masalah finansial. Awalnya, mereka tertarik untuk kembali pada tahun 2014, namun memutuskan untuk menunda comeback-nya hingga awal 2015. (mgp/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Brivio Jelaskan Alasan Suzuki Tunda Comeback ke MotoGP
Otomotif 18 Juni 2013, 21:00
-
De Puniet Puji Performa Suzuki MotoGP di Catalunya
Otomotif 18 Juni 2013, 18:30
-
Suzuki Resmi Tunda Comeback ke MotoGP
Otomotif 17 Juni 2013, 17:45
-
Denning: Pengembangan Suzuki MotoGP Berlangsung Positif
Otomotif 13 Juni 2013, 20:15
-
Suzuki Lalui Jalan Terjal Demi Kembali ke MotoGP
Otomotif 5 Juni 2013, 09:00
LATEST UPDATE
-
Manchester United Kepincut Kiper Timnas Paraguay Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 15:30
-
Pesan Lamine Yamal ke Julian Alvarez: Gue Tunggu di Barcelona, Bro!
Piala Dunia 9 Juli 2026, 15:00
-
Andrey Santos OTW Manchester, Hari Ini Tes Medis di MU
Piala Dunia 9 Juli 2026, 13:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR