Selain menjalani kesibukan sebagai pebalap, juara dunia GP125 2004 berusia 28 tahun ini juga merupakan seorang ayah. Dengan urusan di luar dunia balap seperti itu, Dovizioso merasa bertemu psikolog sangat berpengaruh pada performanya di lintasan.
"Saya mencintai olahraga ini dan saya berlatih hampir setiap hari dengan motocross. Tapi saya punya anak perempuan, jadi saya tak selalu bisa bebas. Untungnya, saya bukan orang yang suka berpesta, jadi hidup saya cukup santai," ujarnya.
"Semua pebalap berpikir dirinya paham soal kesehatan psikologis mereka, tapi terkadang tak cocok dengan kenyataan. Pebalap harus bicara dengan psikolog. Saya pernah melakukannya, dan sangat menarik. Saya bisa lebih baik dalam memahami situasi," tutup Dovizioso. (mt/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dovizioso: Rider MotoGP Harus Punya Psikolog
Otomotif 7 Januari 2015, 15:00
-
Jadi Pebalap Pabrikan, Iannone Siap Bekuk Dovizioso
Otomotif 29 Desember 2014, 12:00
-
Ducati: Desmosedici GP15 Akan Lebih Kecil dari GP14.2
Otomotif 17 Desember 2014, 17:00
-
Bos Ducati Kaget Bisa Rebut Pole di MotoGP 2014
Otomotif 17 Desember 2014, 12:00
-
Terkejut Performa Ducati, Dovizioso Kian Optimis
Otomotif 12 Desember 2014, 20:00
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Inter vs Napoli - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 11 Januari 2026, 19:45
-
Rekor Persib Bandung: 100 Persen Menang dan Hanya Kebobolan Sekali di Kandang
Bola Indonesia 11 Januari 2026, 18:01
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52



















KOMENTAR