
Bola.net - Mantan Team Principal Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, boleh jadi tak lagi aktif di paddock MotoGP. Namun, ia masih mengamati jalannya kompetisi, khususnya musim 2025, yang menurutnya sejauh ini telah mengubah status MotoGP dari 'Ducati Cup' menjadi 'Marquez Championship'.
Razali berjasa membuat Petronas Yamaha SRT menjadi tim papan atas bersama Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli pada 2019-2020, sebelum menggaet Valentino Rossi pada 2021. Timnya kemudian pindah ke Aprilia pada 2023, tetapi sulit kompetitif sehingga diambil alih Trackhouse Racing pada 2024.
Uniknya, pada 2019, Razali sempat menandatangani kontrak dengan Alex Marquez untuk Petronas Sprinta Racing di Moto2 2020. Namun, kontrak itu diblokir oleh Yamaha karena mereka tak menginginkan Alex membela tim juniornya. Ini disebabkan perselisihan Valentino Rossi dan Marc Marquez sejak 2015.
Dua Kali Hampir Gaet Alex Marquez
View this post on Instagram
Namun, Razali tak menyerah. Saat Quartararo hendak pindah ke Monster Energy Yamaha, pria asal Malaysia ini kembali mendekati Alex untuk Petronas Yamaha SRT di MotoGP 2021. Sayangnya, lagi-lagi Yamaha memblokir langkah Razali. Meski begitu, Razali tetap bangga karena skuadnya sempat dipercaya oleh Keluarga Marquez.
Rasa bangga ini ia luapkan lewat unggahannya di Instagram pada Selasa (18/3/2025), usai menyaksikan Marquez Bersaudara mendominasi posisi 1-2 dalam sesi kualifikasi, Sprint, dan Grand Prix baik di Seri Thailand maupun Seri Argentina. Ia yakin keduanya akan berkuasa sampai akhir musim 2025.
"Satu orang Marquez saja sudah sulit dikalahkan. Sekarang malah ada dua. Dulu, saya hampir merekrut salah satu dari mereka untuk tim kami. Tak hanya sekali, tetapi dua kali! Kedua saudara ini tampaknya akan mendominasi musim MotoGP 2025 dengan motor terbaik di grid," tulis Razali.
Berubah Jadi 'Marquez Championship' Kalau Makin Sengit
Razali juga menyatakan rasa takjubnya kepada performa Marquez Bersaudara. Menurutnya, istilah 'Ducati Cup' yang diviralkan warganet selama tiga tahun terakhir berkat dominasi Ducati mungkin takkan lagi relevan jika duo Marquez benar-benar mendominasi musim 2025.
Ia yakin 'Ducati Cup' berpotensi digantikan dengan 'Marquez Championship', terutama jika pasangan kakak-adik itu sengit memperebutkan gelar dunia. Sebagai catatan, Marc sendiri sudah menyatakan bahwa Alex akan jadi rival tersengitnya dalam memperebutkan mahkota juara.
"Beberapa musim terakhir disebut sebagai 'Ducati Cup', tetapi sekarang ini adalah 'Marquez Championship'! Mungkin sebaiknya kita meminta #46 (Valentino Rossi) untuk keluar dari masa pensiun?" gurau Razali.
Sumber: Instagram/Razlan Razali
Baca Juga:
- Gigi Dall'Igna Soal Gosip Marc Marquez Tolak 100 Juta Euro dari Honda: Dia Ingin Menang, Uang Bukan Masalah
- Jadi Rebutan, Augusto Fernandez Batal Gantikan Jonathan Rea dan Justru Gantikan Miguel Oliveira di MotoGP Austin?
- Johann Zarco Sebut MotoGP Argentina Bukti Ada Harapan Bagi Honda, Rasanya Seperti Mimpi
- Skuad Valentino Rossi Puas Balas Dendam ke Haters Franco Morbidelli Lewat Podium di Argentina
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bournemouth vs Tottenham 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:23
-
Visi Darren Fletcher untuk Manchester United: Kembalikan DNA Setan Merah!
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:50
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR