Bola.net - - Pembalap Aprilia Racing Team Gresini, Aleix Espargaro merupakan salah satu rider yang mengumumkan perpanjangan kontraknya begitu dini musim ini, namun rider Spanyol ini mengaku geram karena proses negosiasi antara para rider dan tim MotoGP kini memiliki tren dilakukan di awal musim.
Tren ini sejatinya 'dipopulerkan' Valentino Rossi, yang memperpanjang kontrak dengan Yamaha pada awal 2016, hanya beberapa hari sebelum seri pembuka di Qatar digelar. Sejak itu, rider dan tim lain terkena 'efek domino' dan segera melakukan proses pendekatan dan negosiasi begitu awal, tren yang ternyata berlangsung sampai tahun ini.
"Saya sama sekali tak menyukainya. Saya sungguh tak mengerti. Menurut saya ini omong kosong besar. Harusnya, jika Anda kompetitif di uji coba musim dingin, maka barulah Anda bisa mengamankan kontrak. Tanda tangan kontrak lebih awal memang bikin santai, tapi lebih baik menunggu lebih lama," ujar Espargaro kepada Motorsport Total.
Tren Baru Silly Season

Tren ini juga berdampak pada tandem Espargaro, Scott Redding, yang terdepak dari Aprilia dan akan digantikan Andrea Iannone. Padahal, Redding baru menjalani enam balapan dengan Aprilia saat pengumuman tersebut dirilis.
"Saya tak mengerti mengapa hal macam ini jadi tren. Empat tahun lalu, semuanya normal. Kini jika Anda belum tanda tangan sampai bulan Juni, maka semua terlambat. Sungguh sulit dipercaya. Jika Anda memulai musim dengan buruk, situasi Anda di MotoGP bakal sulit. Saya tak menyukainya," ungkap Espargaro.
Iannone sendiri juga mengalami hal serupa, mengingat Suzuki Ecstar telah resmi menggaet rider Moto2, Joan Mir. "Saya yakin Joan sudah dapat kesepakatan beberapa bulan sebelum kontraknya diumumkan. Jika Suzuki tahu Andrea tampil baik seperti sekarang, mereka takkan mengontrak Joan. Saya yakin soal itu," lanjut Espargaro.
Solusi Masalah

"Saya yakin langkah selanjutnya adalah memberikan kontrak seperti para pemain sepak bola, yang berdurasi lebih dari dua tahun. Saya sangat yakin. Jika rider yang lebih senior seperti Valentino Rossi atau Dani Pedrosa pensiun, maka rider dari Moto3 atau Moto2 harus dapat kontrak jangka panjang," tutup kakak Pol Espargaro ini.
Rider Red Bull KTM Factory Racing, Bradley Smith dan test rider Ducati Corse, Michele Pirro pun belakangan menyampaikan solusi berbeda. Menurut keduanya, MotoGP harus segera menggulirkan masa 'jendela transfer' seperti yang diberlakukan di sepak bola.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Espargaro: Silly Season MotoGP 'Omong Kosong Besar'!
Otomotif 5 Juli 2018, 12:50
-
Espargaro Akui Sempat Desak Aprilia Gaet Iannone
Otomotif 26 Juni 2018, 11:20
-
Iannone Pimpin Hari Pertama Uji Coba MotoGP Catalunya
Otomotif 23 Mei 2018, 09:45
-
Aleix Espargaro Tetap di Aprilia Sampai MotoGP 2020
Otomotif 17 Mei 2018, 20:45
-
Espargaro-Redding Tolak Aprilia Gaet Tim Satelit di MotoGP
Otomotif 16 Mei 2018, 12:30
LATEST UPDATE
-
Breaking News! Persija Resmi Berpisah dengan Mauricio Souza
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 21:10
-
Prediksi Crystal Palace vs Rayo 28 Mei 2026
Liga Eropa UEFA 26 Mei 2026, 20:25
-
Ternyata, Ini Cara Michael Carrick Bikin MU Kembali Garang!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 19:10
-
Arsenal Juara, David Raya Jadi Pahlawan dalam Senyap
Liga Inggris 26 Mei 2026, 18:18
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR