
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, belum juga terkesan dengan mesin V4 milik Yamaha. Menurutnya, terlalu dini untuk menilai mesin itu dalam tes pascamusim MotoGP Valencia, Spanyol, Selasa (18/11/2025). Di lain sisi, ia juga tak punya waktu menunggu sampai mesin itu kompetitif sungguhan.
V4 resmi akan diturunkan Yamaha di MotoGP 2026, setelah mereka memensiunkan mesin inline-4 akhir musim ini. Mesin ini dikembangkan Andrea Dovizioso dan Augusto Fernandez, dan para pembalap Yamaha sudah menjajalnya di tes Misano, Italia, pada September lalu. Kala itu, Quartararo tak terkesan sama sekali.
Mereka pun kembali menjajalnya di tes Valencia awal pekan ini, dan Quartararo lagi-lagi menunjukkan sikap bahwa dirinya sama sekali belum puas atas performa mesin baru ini. Ia menduduki posisi 15 dengan catatan 1'29.927, dan menjadi pembalap Yamaha terbaik di tes ini.
Harapan Minimal Fabio Quartararo Soal Mesin V4

"Ekspektasi saya, adalah setidaknya punya motor yang bisa saya pakai mencatat kecepatan kurang lebih sama seperti inline-4. Jika tidak, situasinya sulit bagi Yamaha dan bagi saya. Tidak banyak waktu antara sekarang dan tes (pramusim) Malaysia," ungkapnya kepada Crash.net.
"Masih terlalu dini untuk bilang saya senang atau tidak. Kami tak menjalani banyak lap. Kami menghabiskan banyak waktu mengubah banyak hal pada setup karena kami jelas kehilangan poin terkuat kami, yaitu sensasi di bagian depan," lanjut pembalap Prancis berusia 26 tahun ini.
Jika Tak Berhasil, Waktunya Bikin Perubahan
Quartararo juga menyatakan bahwa Yamaha masih harus menemukan arah yang tepat dalam pengembangan sasis, elektronik, dan aerodinamika selain performa mesin V4. "Gaya berkendaranya berbeda dibandingkan inline-4, tapi saya menyukai cara mengendarai V4," tuturnya.
Meski begitu, kepada TNT Sports, 'El Diablo' mensinyalir tes ini memengaruhi masa depannya di Yamaha pada 2027. "Saya tak punya waktu. Jadi, tes ini penting. Saya juga akan punya gambaran yang jelas setelah tes ini. Saya hanya ingin coba membuat motor ini bekerja dengan baik, dan jika tidak, saatnya membuat perubahan," tutupnya.
Sumber: Crashnet, TNT Sports
Baca Juga:
- Emosional Saat Dapat Ucapan Selamat dari Marc Marquez, Diogo Moreira Merasa Dibantu Juarai Moto2 2025
- Juarai Moto2 untuk Brasil, Diogo Moreira Sebut Perjalanan Masih Jauh demi Jadi Pele Versi MotoGP
- Jungkir Balik di MotoGP 2025, Pecco Bagnaia Ogah Pindah Tim dan Tegas Masih Ingin Pensiun di Ducati
- Nestapa Pecco Bagnaia, Akui 2025 Musim Terburuknya di MotoGP: Tapi Saya Nggak Boleh Marah!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sukses Besar MotoGP Mandalika 2025, Menpora Erick Thohir Ungkap Kunci Rahasia di Balik Layar
Otomotif 20 November 2025, 13:27
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR