
Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, berpeluang besar mengunci gelar dunianya yang kedelapan dalam MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram pada Minggu (6/10/2019). Ia bisa finis di posisi berapa saja, asal mengakhiri balapan dengan keunggulan 2 poin atas rider Ducati Team, Andrea Dovizioso.
Jika berhasil meraih gelar ini di Buriram, maka Marquez hanya tertinggal satu gelar dunia dari Valentino Rossi, Mike Hailwood, dan Carlo Ubbiali. Nah, sebelum menjadi bintang besar di MotoGP, Marquez punya sederet fakta unik dari masa kecilnya yang bahagia di Cervera, Spanyol.
Sejak kecil, rider berusia 26 tahun ini sudah sangat menggemari motor, baik pocketbike atau motocross. Apa saja sih fakta uniknya? Simak yang berikut ini yuk, Bolaneters!
Minta Dibelikan Motor saat Masih 4 Tahun

Tinggal di Cervera, Marquez pun masih tinggal di area Catalunya, yakni bagian negara Spanyol yang sangat kental dengan budaya balap motor. Kebanyakan rider Spanyol ternama, berasal dari area ini. Oleh sebab itu, dunia balap bukan hal yang asing bagi Marquez.
Marquez sudah menunjukkan ketertarikannya pada dunia balap sejak usia 4 tahun. Pada usia tersebut, ia telah meminta sebuah motor balap pada orang tuanya. Sang ayah, Julia Marquez, lantas membelikannya motor balap khusus anak-anak. Menariknya, motor itu memiliki penyangga agar motor tetap seimbang.
Asupan Bergizi untuk Pertumbuhan
Saat berusia 5 tahun, Marquez sudah memiliki cita-cita jadi pebalap. Sayangnya, Marquez mengalami proses pertumbuhan yang cenderung lambat dari kawan-kawannya. Sang ibu, Roser Alenta, lantas memberi asupan gizi yang cukup.
Demi mengoptimalkan pertumbuhan Marquez, ia kerap memberinya jus buah. Usaha sang ibunda tak sia-sia. Marquez akhirnya bisa menekuni hobinya dan menjadi pebalap besar seperti sekarang ini.
Mulai Balapan pada Usia 6 Tahun

Kecintaan Marquez terhadap dunia balap sudah terbentuk sejak kecil. Buktinya, ia mulai ikut kompetisi balap pada usia 6 tahun, yakni di gelaran Spanich Enduro for Youngsters kategori 50cc.
Setelah itu, ia menjadi salah satu kontestan Catalan Motocorss and Enduro Championship pada 1999. Sisanya adalah sejarah. Marquez tak pernah berhenti menorehkan prestasi di lintasan balap.
Karier Cemerlang Sejak Kecil

Marquez berhasil menjadi runner-up di Catalan Motocross Championship 2000. Pada 2001, ia menjadi pemenang pada kompetisi yang sama dan duduk di peringkat tiga pada ajang Catalan Speed Championship 2002.
Selanjutnya pada 2004, ia mulai turun di kelas 125cc, dan berhasil merebut juara di tahun pertamanya dalam kelas tersebut. Marquez bahkan menjadi pemenang dalam kompetisi yang sama pada tahun 2005 dan 2006 pada Catalan Speed Championship kelas 125cc.
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Hesti Puji Lestari/Editor: Yus Mei Sawitri/Dipublikasi: 3 Oktober 2019
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc Marquez Sempat 'Ngambek' Karena Dilarikan ke Rumah Sakit
Otomotif 4 Oktober 2019, 14:48
-
Bos Repsol Honda Jelaskan Penyebab Kecelakaan Marc Marquez
Otomotif 4 Oktober 2019, 13:45
-
Fakta Unik Masa Kecil Marc Marquez Sebelum Berkuasa di MotoGP
Otomotif 4 Oktober 2019, 13:15
-
Dinyatakan Fit, Marc Marquez Boleh Lanjutkan MotoGP Thailand
Otomotif 4 Oktober 2019, 12:58
-
Kecelakaan Hebat, Marc Marquez Dilarikan ke Rumah Sakit
Otomotif 4 Oktober 2019, 11:45
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



















KOMENTAR