
Bola.net - Tak pelak lagi Fermin Aldeguer belakangan ini jadi topik panas di MotoGP. Meski masih berusia 18 tahun, ia sudah mendapatkan kontrak dari Ducati Corse untuk berlaga di kelas para raja pada 2025 dan 2026. Uniknya, Aldeguer adalah sahabat masa kecil Pedro Acosta, debutan sensasional MotoGP 2024.
Kedatangan Aldeguer diumumkan Ducati pada Senin (18/3/2024), jelang Seri Portugal pada 22-24 Maret 2024. Ducati tak menjelaskan tim mana yang akan dibela Aldeguer, meski peluang terbesarnya adalah Prima Pramac Racing, mengingat Jorge Martin bertekad membela tim pabrikan musim depan.
Karier Aldeguer tidaklah biasa. Usai gagal balapan di Moto3, ia banting setir ke CEV Stock 600 dan CEV Moto2, yang masing-masing ia juarai pada 2020 dan 2021. Ia bahkan berlaga di MotoE 2021. Namun, lewat Sky Sports Italia, ia mengaku sempat sedih karena merasa telah salah memilih jalan karier.
Sempat Merasa Menyia-nyiakan Karier

"Saya tadinya ingin menyusuri jalan yang dilalui orang lain, tapi saya harus melalui jalan lain. Pada usia 15, saya ke Superstock 600. Saya tak punya fisik, kekuatan, dan mental yang tepat untuk melakukannya. Saya pikir saya melakukan kesalahan, seperti menyia-nyiakan karier," curhat Aldeguer.
Meski begitu, pada pertengahan 2021, ia dipanggil oleh Speed Up Racing untuk menggantikan Yari Montella di Moto2. Sejak itu, karier Aldeguer terus menanjak. Pada 2023, ia menduduki peringkat ketiga pada klasemen pembalap, dan inilah yang membuat Ducati kepincut untuk menggaetnya di MotoGP.
Kedatangan Aldeguer ini seolah menjadi 'respons' Ducati kepada KTM, yang baru saja menggaet Pedro Acosta dan meletakkannya di Red Bull GASGAS Tech 3. Seperti yang diketahui, Acosta adalah rider muda sensasional yang menjuarai Moto3 dan Moto2 hanya dalam tiga tahun partisipasinya di ajang Grand Prix.
Salah Satu Rival Terkuat Sejak Kecil
From Murcia to the world🌍@Aldeguer54 and @37_pedroacosta will meet again on the #MotoGP grid next year ⚔️ pic.twitter.com/yPyq4QraqE
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) March 18, 2024
Uniknya lagi, Acosta dan Aldeguer adalah sahabat masa kecil yang sama-sama berasal dari Murcia, Spanyol. Saat anak-anak, keduanya sering menghabiskan waktu bersama, dan bahkan memulai karier balap bersama di ajang junior setempat, meski Acosta setahun lebih tua.
Meski kini tak lagi dekat, Aldeguer mengakui bahwa Acosta adalah pembalap hebat. "Saya selalu bertarung dengan Pedro. Ia adalah salah satu rival paling kuat yang pernah saya punya. Saya rasa ini adalah hal yang membuat kami berdua berkembang," ungkap Aldeguer.
Pada 2023, ketika sama-sama berlaga di Moto2, Acosta dan Aldeguer terhitung empat kali berbagi podium. Dalam empat pertemuan ini, Aldeguer meraih 3 kemenangan, sementara Acosta meraih 1 kemenangan. Akankah mereka kembali berduel di MotoGP 2025 dan 2026?
Sumber: Sky Sports Italia
Baca juga:
- Pedro Acosta Dapat Peringatan Cedera Arm Pump, Berpotensi Operasi Usai MotoGP Portugal 2024
- Fermin Aldeguer Senang ke MotoGP 2025: Lawan Rider-Rider Terbaik Pakai Motor Terbaik
- Andrea Dovizioso: Usia Bukan Masalah, Marc Marquez 'Berbahaya' Sekalinya Klop di Ducati
- Pilih Marc Marquez atau Rider Junior? Usia Jadi Faktor Penting Keputusan Ducati untuk MotoGP 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Timnas Vietnam: Egy Maulana Vikri
Tim Nasional 21 Maret 2024, 22:50
-
Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia vs Vietnam: Skor 1-0
Tim Nasional 21 Maret 2024, 22:28
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR