Bola.net - - Pebalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso meyakini bahwa perebutan gelar dunia antara dirinya dan Marc Marquez telah nyaris berakhir, mengingat Marquez sudah unggul 77 poin darinya di empat seri tersisa. Atas alasan ini, Dovizioso pun tak lagi membidik gelar dan memilih fokus pada balapan.
Keunggulan ini diraih Marquez usai mengalahkan Dovizioso tepat di tikungan terakhir Sirkuit Buriram, Thailand dua pekan lalu. Meski Dovizioso puas dirinya bisa tampil kompetitif di sirkuit baru tersebut, ia yakin mengejar ketertinggalan poin dari Marquez telah mendekati kata 'mustahil.
Saat ini, Marquez berada di puncak klasemen pebalap dengan 271 poin, Dovizioso berada di peringkat kedua dengan 194 poin. Di lain sisi, Dovizioso juga harus mengamankan peringkatnya dari ancaman Valentino Rossi, yang duduk di peringkat ketiga dengan koleksi 172 poin.
Pertarungan Nyaris Berakhir
Dengan keunggulan poin tersebut, Marquez berpeluang mengunci gelar di MotoGP Jepang yang bakal digelar di Twin Ring Motegi akhir pekan ini. Yang harus ia lakukan hanyalah finis di depan Dovizioso. Bila berhasil, maka ia akan merebut gelar dunianya yang ketujuh, sekaligus yang kelima di kelas tertinggi.
"Usai finis kedua di Buriram, saya rasa pertarungan gelar dunia sudah nyaris berakhir, dan meski belum bisa dipastikan secara matematis, kami jelas akan berkomitmen penuh menjalani balapan-balapan berikutnya," ujar Dovizioso dalam rilis resmi tim.
Tak Sabar Balas Dendam
Meski yakin gelar dunia nyaris mustahil direngkuh, Dovizioso dan Ducati masih punya tekad kuat menunda selebrasi Marquez, yakni dengan cara meraih kemenangan di Motegi. Meski sirkuit ini merupakan milik Honda, Motegi terbukti sangat bersahabat dengan Ducati dan merupakan salah satu sirkuit favorit Dovizioso.
"Bersama dengan tim, kami mampu memahami beberapa detail penting di setiap balapan, dan kami akan terus bekerja dengan cara yang sama di Motegi, di mana target kami adalah kemenangan. Saya suka trek ini dan Desmosedici selalu efisien di pengereman dan akselerasi di sana, jadi saya tak sabar turun lintasan dan balas dendam pada Marc," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ducati: Masa Depan Kami Adalah Dovizioso, Bukan Marquez
Otomotif 18 Oktober 2018, 15:00
-
Gelar Mustahil Diraih, Dovizioso Tekad Tunda Selebrasi Marquez
Otomotif 18 Oktober 2018, 10:15
-
Dovizioso: Banyak Rival yang Menginginkan Posisi Saya
Otomotif 17 Oktober 2018, 15:10
-
'Duet Dovizioso-Petrucci Takkan Sekuat Dovizioso-Lorenzo'
Otomotif 17 Oktober 2018, 14:00
-
Dovizioso: Kepergian Lorenzo ke Honda Adalah Kerugian Ducati
Otomotif 17 Oktober 2018, 10:15
LATEST UPDATE
-
Luca Marini Tanggapi Rumor Lirikan Yamaha: Saya Memang yang Terbaik untuk Kembangkan Motor
Otomotif 27 Februari 2026, 13:14
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 27 Februari 2026, 13:12
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 27 Februari 2026, 13:00
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 27 Februari 2026, 12:45
-
Jiah! Belum Setahun Dibeli dari MU, Chelsea Bakal Jual Alejandro Garnacho?
Liga Inggris 27 Februari 2026, 12:09
-
Masuk Radar MU, Julian Nagelsmann Ingin Melatih di Inggris?
Liga Inggris 27 Februari 2026, 11:55
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 27 Februari 2026, 11:42
-
Maluku Manise! Shayne Pattynama Terhipnotis Keindahan Ternate: Sepotong Surga di Bumi
Bola Indonesia 27 Februari 2026, 11:05
-
Yann Sommer Tinggalkan Inter Milan pada Akhir Musim, Siapa Penggantinya?
Liga Italia 27 Februari 2026, 11:03
-
Mulai Rajin Cetak Gol, Roy Keane Lempar Tantangan ke Benjamin Sesko: Bisa Konsisten Gak?
Liga Inggris 27 Februari 2026, 10:47
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58


























KOMENTAR