
Bola.net - Sejak awal musim ini, Ducati Corse kerap mendapatkan kritik dari banyak pihak karena menurunkan delapan rider sekaligus di MotoGP 2022. Sang general manager, Gigi Dall'Igna, menyatakan bahwa pihaknya juga tak bermaksud punya begitu banyak rider. Namun, ia merasa senang-senang saja membantu rider muda berkembang.
Ducati sejatinya sudah pernah menurunkan delapan rider, namun jumlah mereka berkurang jadi enam usai Aspar Team mundur dari MotoGP pada 2019. Meski begitu, Ducati mendapatkan dua rider tambahan usai Gresini Racing memilih berpisah dari Aprilia Racing dan tak sreg menjadi tim satelit Suzuki.
Dalam 11 seri pertama, Ducati meraih 16 podium lewat 7 rider, dan 6 kemenangan lewat 2 rider. Uniknya, kans merebut gelar terus menipis. Saat ini, rider Ducati terbaik adalah Johann Zarco di peringkat 3, namun ia tertinggal 58 poin dari Fabio Quartararo. Andalan tim pabrikan Ducati, Pecco Bagnaia, bahkan tertinggal 66 poin di peringkat 4.
Tak Lagi Comot Rider Berpengalaman dari Tim Lain

Situasi ini tentunya cukup ironis bagi Ducati, karena hal ini membuktikan bahwa memiliki banyak pembalap tak selalu berarti bahwa keuntungan akan terus berdatangan. Meski begitu, Dall'Igna merasa puas karena bisa membantu para rider muda mengasah talentanya sehingga menjadi para pembalap papan atas.
"Jujur, kami tadinya tak menggaet banyak rider top, melainkan mempromosikan para rider dari tim satelit kami sendiri. Ini langkah yang berbeda dari sebelumnya," ujar Dall'Igna via Speedweek, Rabu (13/7/2022). Sebagai catatan, tim pabrikan Ducati tak pernah lagi menyomot rider berpengalaman dari tim lain sejak Jorge Lorenzo pada 2017.
"Pada dasarnya, bukan target kami punya banyak pembalap. Apalagi, Anda tak tahu apa yang akan terjadi jika memulai karier MotoGP dengan rider muda. Namun, pada akhirnya kami cukup puas atas hasil yang diraih oleh para rider kami. Itu adalah realitanya," lanjut eks Direktur Teknis Aprilia Racing ini.
Ducati Punya Rider Top Lebih dari Satu

Pernyataan Dall'Igna memang sulit dibantah. Pasalnya, seluruh rider Ducati kerap mengancam persaingan papan atas. Luca Marini, satu-satunya rider Ducati yang belum meraih trofi, bahkan konsisten bertarung memperebutkan podium dengan rider lain. Dall'Igna pun senang semua ridernya kini punya status rider top.
"Kami kini punya lebih dari satu rider top di atas motor kami, dan itulah yang selalu jadi tujuan kami. Jadi, memiliki banyak rider bukan masalah besar. Masalah kami, salah satunya adalah fakta bahwa Pecco tak konsisten pada awal musim," lanjut pria asal Italia ini.
Menurutnya, delapan rider juga memudahkan Ducati mendapatkan data untuk mengembangkan Desmosedici. "Gelar dunia pembalap merupakan hal yang paling penting. Itu sudah jelas. Namun, normalnya, Anda harus merakit motor yang tepat terlebih dahulu sebelum bisa memperebutkan gelar dunia pembalap," pungkasnya.
Klasemen Sementara MotoGP 2022

- Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 172
- Aleix Espargaro - Aprilia Racing - Aprilia - 151
- Johann Zarco - Prima Pramac Racing - Ducati - 114
- Francesco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati - 106
- Enea Bastianini - Gresini Racing - Ducati - 105
- Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 93
- Jack Miller - Ducati Lenovo Team - Ducati - 91
- Joan Mir - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 77
- Alex Rins - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 75
- Miguel Oliveira - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 71
- Jorge Martin - Prima Pramac Racing - Ducati - 70
- Maverick Viñales - Aprilia Racing - Aprilia - 62
- Marc Marquez - Repsol Honda Team - Honda - 60
- Marco Bezzecchi - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 55
- Luca Marini - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 52
- Takaaki Nakagami - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 42
- Pol Espargaro - Repsol Honda Team - Honda - 40
- Alex Marquez - LCR Honda CASTROL - Honda - 27
- Franco Morbidelli - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 25
- Fabio Di Giannantonio - Gresini Racing - Ducati - 18
- Darryn Binder - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 10
- Andrea Dovizioso - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 10
- Remy Gardner - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 9
- Raul Fernandez - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 5
- Stefan Bradl - Repsol Honda Team - Honda - 0
- Michele Pirro - Aruba.it Racing - Ducati - 0
- Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia - 0
Sumber: Speedweek
Baca juga:
- Honda Targetkan Marc Marquez Kembali Balapan Jelang Akhir Musim
- MotoGP 2023 Diprediksi Tanpa Rookie, Celestino Vietti-Ai Ogura Terancam Tunda Naik Kelas
- Yamaha Disarankan Gelar Tes MotoGP Kedua untuk Toprak Razgatlioglu
- 2 Bulan Diskusi, Suzuki dan Dorna Akhirnya Resmi Sepakat Putus Kontrak di MotoGP
- Menilik Karier Andrea Dovizioso, Rival 'Kejutan' Marc Marquez yang Bakal Pensiun dari MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gigi Dall'Igna Kecewa Miguel Oliveira Batal Gabung Ducati Lewat Gresini
Otomotif 14 Juli 2022, 15:43
-
Gigi Dall'Igna: Sejatinya Ducati Tak Bermaksud Punya 8 Rider di MotoGP
Otomotif 14 Juli 2022, 15:09
-
Honda Targetkan Marc Marquez Kembali Balapan Jelang Akhir Musim
Otomotif 14 Juli 2022, 14:22
-
Yamaha Disarankan Gelar Tes MotoGP Kedua untuk Toprak Razgatlioglu
Otomotif 14 Juli 2022, 10:55
LATEST UPDATE
-
Viktor Gyokeres Justru Jadi Tanda Tanya di Lini Depan Arsenal
Liga Inggris 9 Januari 2026, 18:57
-
2 Hal yang Bikin Milan Kehilangan Poin Lawan Genoa: Blunder dan Kurang Sabar
Liga Italia 9 Januari 2026, 18:15
-
FIFA Gandeng TikTok, Konten Live Piala Dunia 2026 Hadir dan Bisa Diakses Langsung
Piala Dunia 9 Januari 2026, 17:58
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 9 Januari 2026, 17:55
-
Kata-kata Pertama Antoine Semenyo Setelah Gabung Man City dan Tolak MU-Liverpool
Liga Inggris 9 Januari 2026, 17:07
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52






















KOMENTAR