Bola.net - Manuver kontroversial Marc Marquez pada Jorge Lorenzo di tikungan terakhir Sirkuit Jerez, Spanyol akhir pekan lalu ternyata masih belum habis diperbincangkan penghuni paddock MotoGP.
Marquez yang berusaha menyalip dari sisi dalam tikungan tersebut sempat kehilangan kendali dan menyinggung motor Lorenzo. Pebalap Repsol Honda itu berhasil finis di posisi kedua dan Lorenzo harus puas finis ketiga.
Meski Lorenzo marah atas insiden tersebut, kebanyakan tokoh ternama MotoGP menilai bahwa aksi Marquez tidak berlebihan. Salah satunya adalah pebalap Ducati, Nicky Hayden.
Pebalap Amerika Serikat tersebut berpendapat manuver Marquez sangat agresif namun tidak berlebihan, apalagi Lorenzo tak sengaja meninggalkan celah pada sisi dalam tikungan tersebut. Menurut Hayden, alami jika Marquez ingin memanfaatkan celah tersebut.
"Manuver Marc memang sangat agresif. Ia menabrak Jorge cukup keras, namun mau bagaimana lagi? Ada celah di tikungan itu. Apalagi insiden ini terjadi di lap terakhir dan tikungan terakhir," ujar juara dunia MotoGP 2006 itu.
Hayden pun mengaku paham mengapa Marquez memutuskan untuk melakukan manuver itu. "Saya bisa memahami mengapa Jorge marah. Tetapi saya juga paham mengapa Marc berusaha menyalipnya, karena memang ada kesempatan," tuturnya. "Manuver Marc agresif, namun ia tidak berlebihan," pungkas The Kentucky Kid. (mcn/kny)
Marquez yang berusaha menyalip dari sisi dalam tikungan tersebut sempat kehilangan kendali dan menyinggung motor Lorenzo. Pebalap Repsol Honda itu berhasil finis di posisi kedua dan Lorenzo harus puas finis ketiga.
Meski Lorenzo marah atas insiden tersebut, kebanyakan tokoh ternama MotoGP menilai bahwa aksi Marquez tidak berlebihan. Salah satunya adalah pebalap Ducati, Nicky Hayden.
Pebalap Amerika Serikat tersebut berpendapat manuver Marquez sangat agresif namun tidak berlebihan, apalagi Lorenzo tak sengaja meninggalkan celah pada sisi dalam tikungan tersebut. Menurut Hayden, alami jika Marquez ingin memanfaatkan celah tersebut.
"Manuver Marc memang sangat agresif. Ia menabrak Jorge cukup keras, namun mau bagaimana lagi? Ada celah di tikungan itu. Apalagi insiden ini terjadi di lap terakhir dan tikungan terakhir," ujar juara dunia MotoGP 2006 itu.
Hayden pun mengaku paham mengapa Marquez memutuskan untuk melakukan manuver itu. "Saya bisa memahami mengapa Jorge marah. Tetapi saya juga paham mengapa Marc berusaha menyalipnya, karena memang ada kesempatan," tuturnya. "Manuver Marc agresif, namun ia tidak berlebihan," pungkas The Kentucky Kid. (mcn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hayden: Manuver Marquez Tidak Berlebihan
Otomotif 9 Mei 2013, 15:00
-
Cedera Tangan, Hayden Jadi Ducati Tercepat di Jerez
Otomotif 6 Mei 2013, 20:30
-
Dovizioso Pantau Performa Test Rider Ducati di Jerez
Otomotif 3 Mei 2013, 18:00
-
Ducati Turunkan Motor Tambahan di MotoGP Spanyol
Otomotif 1 Mei 2013, 19:30
-
Kembali ke Spanyol, Hayden Ingin Lupakan Hasil Austin
Otomotif 1 Mei 2013, 17:30
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR