
Bola.net - Duet Honda HRC, Takumi Takahashi dan Johann Zarco, sangat kelelahan usai memenangi Suzuka 8 Hours 2025 di Suzuka, Jepang, Minggu (3/8/2025). Balap ketahanan motor yang termasuk seri FIM Endurance World Championship (EWC) ini merupakan balapan yang paling menantang di dunia.
Tadinya, rider Honda HRC WorldSBK, Iker Lecuona, akan diturunkan, tapi batal karena ia cedera tangan usai kecelakaan di WorldSBK Hungaria pekan lalu. Rekan setim Lecuona, Xavi Vierge, sempat ditunjuk sebagai penggantinya. Namun, langkah ini juga batal karena Vierge tersandung masalah prosedural.
Alhasil, Takahashi dan Zarco harus berjuang berdua saja, masing-masing berkendara selama empat jam secara bergantian setiap satu jam sekali, sementara tim-tim lainnya berkendara dengan tiga pembalap. Hal ini pun membuat kemenangan mereka terasa sangat impresif.
Johann Zarco Akui Berat Balapan Cuma Berdua

Honda HRC memimpin sejak awal balapan setelah start dari pole. Namun, mereka nyaris kehilangan kemenangan usai dua periode Safety Car terjadi pada jam-jam akhir. Namun, Takahashi dan Zarco mampu mempertahankan konsentrasi dan akhirnya mengulang kemenangan tahun lalu.
Lewat wawancaranya dengan FIM EWC, Zarco berkata, "Ritme kami bagus. Selalu menyenangkan bisa mengontrol jarak. Namun, melakukannya hanya dengan dua pembalap sangat sulit, karena terlalu panas, banyak keringat, dan waktu pemulihan terlalu singkat. Kadang sulit rasanya saat harus naik motor lagi," ujar rider MotoGP ini.
"Terima kasih kepada Takumi karena dia selalu melakukan tugasnya dengan baik di tiap stint, dan itu sangat mengesankan. Saya mencoba melakukan hal yang sama dan saya harap tahun depan kami bisa bertiga, karena itu akan lebih baik," lanjut Zarco.
Takumi Takahashi Jadi Rider Tersukses di Suzuka 8 Hours
Ini adalah kemenangan Honda yang ke-31 sepanjang sejarah, serta yang keempat secara beruntun pada empat tahun terakhir. Di lain sisi, bagi Takahashi, ini kemenangan ketujuh. Ini adalah rekor kemenangan terbanyak yang pernah diraih seorang pembalap, sehingga Takahashi mendapatkan status pembalap tersukses di Suzuka 8 Hours.
“Saya ingin bilang bahwa saya sangat lelah. Namun, saya ingin berterima kasih kepada Johann. Kondisi kali ini benar-benar luar biasa. Suhu sangat tinggi, dan kami hanya dua pembalap, waktu istirahat hanya 40 menit. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Johann dan semuanya. Itu saja," pungkasnya.
Di lain sisi, Yamaha Racing Team finis kedua berkat perjuangan Katsuyuki Nakasuga, Jack Miller, Andrea Locatelli. Miller yang juga pembalap MotoGP, menjadi pembalap yang dapat giliran berkendara pada 20 menit terakhir. Sebagai catatan, Yamaha belum menang lagi sejak Suzuka 8 Hours 2018.
Hasil 10 Besar Balapan Suzuka 8 Hours 2025
- #30 Honda HRC (Takumi Takahashi/Johann Zarco) - 217 lap
- #21 Yamaha Racing Team (Katsuyuki Nakasuga/Jack Miller/Andrea Locatelli) - 217 lap | +34.243s
- #1 Yoshimura SERT Motul Suzuki (Black Gregg/Dan Linfoot/Takuya Tsuda) - 216 lap | +1 lap
- #73 SDG Team Harc-Pro. Honda (Teppei Nagoe/Keito Abe/Yuki Kunii) - 216 lap | +13.009s
- #37 BMW Motorrad World Endurance Team (Markus Reiterberger/Michael van der Mark/Steven Odendaal) - 215 lap | +1 lap
- #76 AutoRace Ube Racing Team BMW (Naomichi Uramoto/Loris Baz/Davey Todd) - 214 lap | +1 lap
- #40 TeamATJ with docomo Business Honda (Satoru Iwata/Koki Suzuki/Takuma Kunimine) - 214 lap | +26.612s
- #11 Kawasaki Webike Trickstar (Roman Ramos Alvaro/Mike di Meglio/Gregory Leblanc) - 213 lap | +1 lap
- #99 Elf Marc VDS Racing Team / KM99 Yamaha (Randy de Punet/Florian Marino/Jeremy Guarnoni) - 213 lap | +38.435s
- #88 Honda Asia-Dream Racing with Astemo (Nakarin Atiratphuvapat/Azroy Hakeem Anuar/Zaqhwan Zaidi) - 213 lap | +59.908s
Sumber: FIM EWC
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Honda Cuma Turunkan 2 Rider, Johann Zarco Kelelahan Usai Menangi Suzuka 8 Hours 2025
Otomotif 3 Agustus 2025, 21:12
LATEST UPDATE
-
Milan vs Como, Davide Bartesaghi: Sudah Main Bagus, Tapi Ada yang Kurang
Liga Italia 19 Februari 2026, 19:14
-
Drama Milan vs Como, Allegri Siapkan Aksi Balasan: Bakal Saya Sleding!
Liga Italia 19 Februari 2026, 18:49
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Malut United 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:34
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs PSM 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:21
-
Live Streaming Brann vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Fenerbahce vs Nottm Forest - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:46
-
Live Streaming PAOK vs Celta Vigo - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:45
-
Milan vs Como Hanya Seri karena Blunder Maignan, Gabbia: Jangan Fokus pada Satu Kesalahan
Liga Italia 19 Februari 2026, 17:41
-
Milan vs Como: 2 Poin yang Hilang Terasa Menyakitkan Bagi Gabbia
Liga Italia 19 Februari 2026, 17:27
-
Sukses dengan Cunha, Manchester United Berminat Boyong Berlian Wolverhampton Ini?
Liga Inggris 19 Februari 2026, 16:43
-
Cari Bek Kanan Baru, Manchester United Impor Raja Assist Borussia Dortmund?
Liga Inggris 19 Februari 2026, 16:20
-
MU Ultimatum Barcelona: 30 Juta Euro atau Rashford Balik ke Old Trafford!
Liga Inggris 19 Februari 2026, 16:01
-
Begini Cara Tim Medis Barcelona Jaga Performa Lamine Yamal Selama Puasa Ramadan
Liga Spanyol 19 Februari 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48























KOMENTAR