
Bola.net - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis mengaku pihaknya tertarik menggaet pebalap Moto2, Pol Espargaro untuk Monster Yamaha Tech 3, namun tak mau Cal Crutchlow hengkang musim depan.
Beberapa pekan terakhir, Crutchlow secara blak-blakan menyatakan Yamaha telah mengontrak Espargaro secara diam-diam untuk menggantikannya musim depan. Hal ini membuat pebalap Inggris tersebut naik pitam. Meski begitu, baik Yamaha maupun Tech 3 membantah pernyataan Crutchlow.
"Tentu Yamaha tertarik pada Pol. Musim lalu, Pol adalah salah satu pebalap terbaik di Moto2. Tapi saya juga tak ingin Cal pergi," ujar Jarvis. "Kami membutuhkan banyak pebalap cepat dan Cal salah satunya. Kami menyukai karakternya. Terkadang ia blak-blakan, namun itu salah satu pesonanya dan kami tak ingin Cal meninggalkan proyek kami."
Crutchlow pun mengancam akan hengkang dari Yamaha dan Tech 3 jika kontraknya yang habis akhir musim ini tidak diperbarui dengan motor spesifikasi pabrikan seperti milik Yamaha Factory Racing. Tapi Jarvis menegaskan Yamaha tak akan menurunkan motor pabrikan ketiga tahun depan.
"Melalui Herve Poncharal (pimpinan Tech 3), saya paham bahwa Cal sangat tertarik untuk bertahan di Tech 3, namun kami tidak akan menyediakan motor pabrikan ketiga tahun ini, dan hal ini tak akan berubah untuk musim depan," tutupnya.
Setelah empat seri MotoGP 2013 digelar, Crutchlow berhasil menjadi pebalap satelit terbaik dan menempati peringkat keempat pada klasemen sementara dengan 55 poin. Ia bahkan mampu mengungguli pebalap Yamaha Factory Racing, Valentino Rossi yang ada di peringkat kelima. (mcn/kny)
Beberapa pekan terakhir, Crutchlow secara blak-blakan menyatakan Yamaha telah mengontrak Espargaro secara diam-diam untuk menggantikannya musim depan. Hal ini membuat pebalap Inggris tersebut naik pitam. Meski begitu, baik Yamaha maupun Tech 3 membantah pernyataan Crutchlow.
"Tentu Yamaha tertarik pada Pol. Musim lalu, Pol adalah salah satu pebalap terbaik di Moto2. Tapi saya juga tak ingin Cal pergi," ujar Jarvis. "Kami membutuhkan banyak pebalap cepat dan Cal salah satunya. Kami menyukai karakternya. Terkadang ia blak-blakan, namun itu salah satu pesonanya dan kami tak ingin Cal meninggalkan proyek kami."
Crutchlow pun mengancam akan hengkang dari Yamaha dan Tech 3 jika kontraknya yang habis akhir musim ini tidak diperbarui dengan motor spesifikasi pabrikan seperti milik Yamaha Factory Racing. Tapi Jarvis menegaskan Yamaha tak akan menurunkan motor pabrikan ketiga tahun depan.
"Melalui Herve Poncharal (pimpinan Tech 3), saya paham bahwa Cal sangat tertarik untuk bertahan di Tech 3, namun kami tidak akan menyediakan motor pabrikan ketiga tahun ini, dan hal ini tak akan berubah untuk musim depan," tutupnya.
Setelah empat seri MotoGP 2013 digelar, Crutchlow berhasil menjadi pebalap satelit terbaik dan menempati peringkat keempat pada klasemen sementara dengan 55 poin. Ia bahkan mampu mengungguli pebalap Yamaha Factory Racing, Valentino Rossi yang ada di peringkat kelima. (mcn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bos Tech 3: Ducati dan Suzuki Bisa Jadi Incaran Crutchlow
Otomotif 1 Juni 2013, 15:00
-
Inginkan Espargaro, Yamaha Tak Mau Crutchlow Hengkang
Otomotif 1 Juni 2013, 13:00
-
Crutchlow Ancam Hengkang dari Yamaha Tech 3
Otomotif 1 Juni 2013, 09:00
-
10 Fakta Menarik Seputar MotoGP Italia
Otomotif 30 Mei 2013, 20:30
-
Redding Tak Mau Lepas Tekanan dari Para Rival
Otomotif 30 Mei 2013, 19:30
LATEST UPDATE
-
Tidak Usah Ragu, Gavi Memang Layak Masuk Skuad Timnas Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 15:32
-
Rekap Daftar Klub yang Sudah Lolos Liga Champions 2026/2027
Liga Champions 26 Mei 2026, 15:02
-
Update Ranking BWF 2026 Setelah Malaysia Masters 2026
Bulu Tangkis 26 Mei 2026, 15:00
-
Bek Tengah Terbaik Versi Jose Mourinho, Ada 2 Nama Ini!
Liga Champions 26 Mei 2026, 14:41
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR