
Bola.net - Marc Marquez kerap dinilai sebagai rider yang tak kenal takut. Ini bahkan diakui para rivalnya sendiri di MotoGP. Melaju dalam kecepatan tinggi, aksi salip agresif, kecelakaan hebat, selalu ia lewati dengan kuat. Meski begitu, ada satu momen yang membuatnya pernah takut.
Kepada DAZN, ia menyebut bahwa momen itu adalah kecelakaan hebat yang ia alami dalam sesi latihan kedua (FP2) MotoGP Mugello, Italia, pada 2013. Kala itu, ia tengah melaju dengan kecepatan 350 km/jam di trek lurus. Saat mendekati tikungan San Donato, ia pun hilang kendali.
Marquez pun mengarah ke dinding pembatas sebelah kiri trek. Hanya beberapa sentimeter sebelum motornya menabrak dinding, Marquez memutuskan melompat dari motor. Sayangnya, aksi itu tak membuat perbedaan terlalu besar, karena ia tetap terseret kencang menuju gravel.
"Itu satu-satunya momen saya pernah dibawa keluar lintasan dengan tandu, dan satu-satunya momen saya pernah merasa takut. Untungnya, saya putuskan lompat dari motor sedetik sebelumnya," ujar Marquez, yang kala itu mengalami cedera jari-jari tangan kanan dan dagu, seperti yang dikutip Marca.
Pengaruhi Mental Selama Pekan Balap

Marquez tak sampai hilang kesadaran. Namun, ia justru sempat panik karena takut sesuatu yang buruk telah menimpanya. Beruntung, cederanya tak parah, dan ia bisa mengikuti sisa akhir pekan balap, meski akhirnya harus gagal finis ketika balapan menyisakan tiga lap.
"Saya merasa takut karena kala itu saya sadar dan yakin hal serius bisa menimpa saya. Kecelakaan itu memengaruhi saya, saya tak bisa menyalip di tempat yang biasanya, meski akhirnya saya lupa saat balapan," ungkap rider Repsol Honda tersebut.
Marquez pun mengakui bahwa dirinya memang tipe rider yang suka mengambil risiko saat berkendara di lintasan. Ia pun punya alasan tersendiri terkait hal ini, dan yakin bahwa itulah kunci suksesnya mengoleksi delapan gelar dunia.
Korelasi antara Risiko dan Imbalan
"Keseimbangan antara risiko dan imbalan sangat sulit ditemukan. Tapi tanpa ambil risiko, maka takkan ada imbalan. Jika ingin lebih baik dari yang lain, Anda memang harus ambil risiko lebih besar dari yang lain. Menemukan limit performa sudah ada di DNA saya," tuturnya.
Marquez bahkan mendapatkan julukan 'kucing dengan sembilan nyawa' dari para rivalnya, karena sangat jarang mengalami cedera parah meski dikenal sebagai pebalap yang sering terjatuh. Ia pun diyakini memiliki tubuh yang sangat 'lentur' hingga bisa terhindar dari hal buruk.
Walau mengakui ia memang punya metode latihan agar menjaga tubuhnya tetap lentur, Marquez menyatakan pebalap takkan pernah bisa siap menghadapi kecelakaan. "Kecelakaan bukanlah hal yang bisa Anda latih, tapi jika Anda sering terjatuh, maka Anda akan terbiasa. Ini bukan ide bagus, tapi memang terbukti ada gunanya," tutupnya.
Video: Maverick Vinales Juarai MotoGP Virtual Race Jerez, Bekuk Alex Marquez
Baca Juga:
- Jorge Lorenzo Semangati Andrea Iannone: Pasti Bakal Balapan Lagi
- Kagumi Rossi, Marquez Ogah Ambisius Patahkan Rekor Agostini
- Deretan Rider MotoGP Bantu Palang Merah Italia Lawan Covid-19
- Valentino Rossi: Punya Anak? Sepertinya Saya Takkan Pernah Siap
- Lebih Pilih Morbidelli, Petronas Ogah Tandemkan Rossi-Lorenzo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kisah Satu-satunya Insiden MotoGP yang Bikin Marc Marquez Takut
Otomotif 5 Mei 2020, 13:17
-
Kagumi Rossi, Marquez Ogah Ambisius Patahkan Rekor Agostini
Otomotif 5 Mei 2020, 11:50
-
Marquez Ungkap Perubahan Hubungan Baiknya dengan Rossi
Otomotif 4 Mei 2020, 14:36
-
Kisah Ibu Marc Marquez 'Trauma' Nonton Sang Anak Balapan
Otomotif 4 Mei 2020, 14:15
LATEST UPDATE
-
Juventus vs Como: Sudah Kalah, Juve Dicemooh Suporternya Sendiri Pula
Liga Italia 22 Februari 2026, 07:05
-
Rapor Pemain Real Madrid vs Osasuna: Lini Belakang Jadi Sumber Bencana!
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 06:58
-
Man of the Match Man City vs Newcastle: Nico OReilly
Liga Inggris 22 Februari 2026, 06:45
-
Jelang Arsenal Lawan Tottenham, Pesan Bukayo Saka ke Skuad The Gunners Diingat Lagi!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 06:00
-
Arsenal Tersandung dan Dituding Kena Mental, Arteta Membantah!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:30
-
Hasil Man City vs Newcastle: City Pepet Arsenal Berkat Nico OReilly
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:24
-
Jalan Pulang Lionel Messi ke Barcelona
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 05:00
-
Hasil Al Nassr vs Al Hazm: Dua Gol Ronaldo Genapkan Kemenangan 4-0
Asia 22 Februari 2026, 04:27
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR