Bola.net - - Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer mengaku dirinya merasa sangat terhormat bisa mendapatkan tanda tangan Johann Zarco, yang dipastikan akan membela Red Bull KTM Factory Racing di MotoGP 2019-2020 mendatang. Beirer pun yakin masa depan kedua belah pihak bakal cerah berkat kerja sama ini.
Sebagai juara dunia Moto2 2015-2016, Zarco memang sempat diremehkan saat naik ke MotoGP pada 2017 bersama Monster Yamaha Tech 3. Nyatanya, ia justru tampil menggebrak meski hanya berstatus rider tim satelit. Bahkan sampai saat ini, ia sukses merebut lima podium dan konsisten mengacak-acak persaingan papan atas.
"Jika Anda lihat klasemen, Johann saat ini berkendara di level yang belum pernah kami pijak. Menggaet rider seperti dia adalah perkara lain, yang sulit adalah menjadi partner yang bisa membuatnya bertahan di level itu. Saat ini sudah jelas, kami harus melangkah maju dan menjadi partner yang baik baginya," ujar Beirer kepada Crash.net.
Di sisi lain, pria Jerman ini tak memungkiri bahwa performa RC16 masih jauh dari kata 'kompetitif' meski terus menunjukkan tren positif. Atas alasan ini, Beirer yakin tanggung jawabnya untuk menyenangkan Zarco sangatlah besar. Ia pun yakin pihaknya harus bekerja jauh lebih keras demi mengantar Zarco meraih kemenangan, bahkan gelar dunia.
"Saya merasa sangat bertanggung jawab, karena saya tak mau menghancurkan karir Johann dan membuatnya turun dari levelnya ke level kami. Saya justru ingin menaikkan level kami ke levelnya. Sangat menyenangkan dapat tanda tangannya, tapi ada tanggung jawab besar di balik ini semua. Kami harus bekerja gila-gilaan demi meningkatkan performa," tuturnya.
Eks rider motocross ini juga mengaku sangat takjub dan kaget karena Zarco dan sang manajer, Laurent Fellon tak berpikir panjang dalam memilih KTM, meski sempat diisukan menjalani negosiasi dengan Repsol Honda. Meski begitu, Beirer yakin sejarah Zarco dengan KTM di Rookies Cup, GP125 dan hubungan eratnya dengan Ajo Motorsport di masa lalu merupakan salah satu faktor penting.
"Mereka melihat markas kami, melihat kerja keras kami. Mereka sudah kenal kami sejak dulu, dan ia bilang, 'Aku percaya pada orang-orang ini dan mereka bisa menciptakan atmosfer kekeluargaan' dan itulah yang diinginkan Johann. Ia tak mau hanya bekerja dan menang, ia ingin merasa bahwa ia bertarung demi tim, demi keluarga," ungkap Beirer.
"Semua itu bisa kami sediakan. Tapi merupakan sebuah kehormatan besar ia mau memberi kami kepercayaannya. Kami harus lebih maju demi jadi partner yang kuat baginya. Tapi ia bisa lihat, bahwa meski ini berisiko tinggi, juga ada peluang. Saya merasa sangat terhormat bisa mendapat tanda tangannya," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
KTM Sebut Naungi Zarco Juga Tanggung Jawab Besar
Otomotif 17 Mei 2018, 14:20
-
Rossi Sebut Situasi Yamaha di Le Mans Sulit Diprediksi
Otomotif 17 Mei 2018, 09:45
-
Jelang MotoGP Prancis, Vinales Tekad Ulang Kemenangan
Otomotif 17 Mei 2018, 09:10
-
Yamaha Punya Dua Kandidat Tim Satelit, Bukan Pramac
Otomotif 16 Mei 2018, 14:00
-
Bakal Bela Ducati, Bagnaia Sempat Galau Soal Yamaha
Otomotif 15 Mei 2018, 13:15
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR