Laverty yang merupakan runner up World Superbike 2013, pernah membela Honda, Yamaha, Aprilia dan Suzuki, namun dikenal selalu tampil baik dengan semua motor tersebut. "Saya rasa kemampuan beradaptasi adalah titik terkuat saya," ujarnya kepada MotoGP.com.
Pebalap asal Irlandia Utara ini bahkan tak cemas mengendarai motor Open RC213V-RS nantinya. "Banyak orang yang berkata bahwa gaya balap saya cocok dengan motor ini dan itu, padahal kenyataannya adalah saya yang beradaptasi pada motor tersebut," lanjutnya.
Pebalap berusia 28 inipun yakin dirinya akan terus menggali pengalaman selama berada di MotoGP. "Mengendarai berbagai banyak motor membuat saya tak punya kebiasaan tertentu dan tak pernah berhenti belajar," tutupnya. (mgp/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Laverty Andalkan Kemampuan Adaptasi di MotoGP
Otomotif 23 Desember 2014, 10:00
-
Hayden Yakin Laverty Cepat Adaptasi di MotoGP
Otomotif 18 Desember 2014, 15:00
-
Motor World Superbike Max Biaggi Dicuri di Melbourne
Otomotif 11 Desember 2014, 15:00
-
Rookie Tertua di MotoGP, Laverty Yakin Berpengalaman
Otomotif 9 Desember 2014, 09:00
-
Dari WSBK, Laverty Pede Jalani Debut di MotoGP
Otomotif 8 Desember 2014, 10:00
LATEST UPDATE
-
Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia Jumpa Vietnam
Tim Nasional 8 April 2026, 23:42
-
Tempat Menonton PSG vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 8 April 2026, 22:02
-
PSBS Biak dan Ancaman Degradasi yang Makin Nyata
Bola Indonesia 8 April 2026, 20:29
-
Seperti Wine, Makin Tua Makin Berkelas: Dialah Manuel Neuer!
Liga Champions 8 April 2026, 19:47
-
Ketika Semua Melambat di Hadapan David Raya Si Raja Nirbobol
Liga Champions 8 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32


























KOMENTAR