Bola.net - - Pembalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo mengaku dirinya masih memiliki tugas menumpuk demi mencocokkan gaya balapnya dengan Desmosedici GP17. Hal ini terbukti dari hasil balapnya di MotoGP Qatar, di mana ia harus start dari posisi 12 dan hanya finis di posisi 11. Hal ini disampaikan Lorenzo kepada MCN.
Hasil balap Lorenzo ini berkebalikan dengan sang tandem, Andrea Dovizioso, yang start dari posisi kelima dan sukses memperebutkan kemenangan dengan Maverick Vinales meski akhirnya harus puas finis kedua. Melihat hasil ini, Lorenzo pun mengakui pengalaman segudang Dovizioso bersama Ducati membantunya meraih hasil baik.
"Tentu mengecewakan, ini bukan yang saya impikan. Dovi start jauh di depan saya, tak melakukan kesalahan hingga unggul 3-4 detik, punya pengalaman lebih banyak, terutama dengan ban lama saat performanya menurun. Ia berkendara jauh lebih baik, mungkin menggunakan rem belakang untuk membelok, namun saya justru kehilangan rear grip," ujar Lorenzo.
Lima kali juara dunia ini pun mengakui dirinya masih harus belajar banyak demi meraih hasil baik bersama Ducati di masa depan, mengingat ia telah membela Yamaha selama sembilan musim sebelumnya.
"Saya masih harus benar-benar mengubah gaya balap, tapi saya rasa hasil di Qatar jauh lebih buruk daripada potensi kami yang sebenarnya. Kami tidak terlalu buruk, dan saya mencoba melakukan yang terbaik, namun jelas hasil ini tak memuaskan berkat beberapa kesalahan dan rasa tak nyaman," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rossi Sebut Lorenzo 'Hebat', Yakin Bakal Comeback
Otomotif 31 Maret 2017, 13:00
-
Lorenzo Masih Harus Ubah Gaya Balap demi Ducati
Otomotif 31 Maret 2017, 10:45
-
Dovizioso-Lorenzo Jalani Uji Coba Positif di Jerez
Otomotif 30 Maret 2017, 09:50
-
Vinales-Dovizioso: Jangan Remehkan Lorenzo!
Otomotif 29 Maret 2017, 13:00
-
Dovizioso Gemilang di MotoGP Qatar, Lorenzo Tak Iri
Otomotif 29 Maret 2017, 12:05
LATEST UPDATE
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
-
Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 16:58
-
Luis De La Fuente: Belgia Dulu, Baru Prancis!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 15:00
-
Romelu Lukaku: Belgia Punya Semua yang Dibutuhkan untuk Jegal Spanyol!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 14:30
-
AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
Liga Italia 10 Juli 2026, 14:06
-
Pelatih Ungkap Alasan Persib Bandung Terus Buru Pemain Baru
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 13:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR