Bola.net - Baru-baru ini Jorge Lorenzo mengaku telah melakukan diskusi dengan Yamaha tentang kemungkinan kembalinya Valentino Rossi. Lorenzo menyatakan, pertemuan ini dilakukan saat MotoGP Italia berlangsung pertengahan Juli lalu.
Masa depan Rossi sendiri diduga akan diumumkan secara resmi pada tanggal 15 Agustus mendatang, yakni saat gelaran MotoGP Indianapolis berlangsung. Sejak bergabung dengan Ducati awal 2011, pebalap Italia itu hanya mampu meraih dua podium dan belum pernah meraih kemenangan.
Melalui MCN, Lorenzo mengaku bahwa bos Yamaha, Lin Jarvis telah membicarakan kemungkinannya kembali bertandem dengan The Doctor. "Lin telah membicarakan hal itu, dan bagi saya tak masalah. Saya hanya akan fokus membalap dan meraih kemenangan. Saya tidak terlalu peduli siapa yang akan menjadi partner saya," ujar Lorenzo.
Selama ini Yamaha selalu menyatakan bahwa sebagai pebalap utama dalam tim pabrikan, Lorenzo akan selalu dimintai komentar mengenai semua keputusan besar yang akan diambil.
"Jika terwujud, maka ini akan fantastis bagi media. Kami bisa kembali menguasai podium dan ini baik untuk tim," lanjut pebalap berjuluk Por Fuera itu. "Sejak dulu saya tak pernah mempermasalahkan siapa rekan setim saya. Ketika melakukan negosiasi kontrak, saya tak pernah memikirkan siapa yang akan menjadi pebalap kedua," tutupnya.
Saat menjadi rekan setim tahun 2008-2010, Rossi dan Lorenzo memiliki hubungan yang kurang baik. Keduanya juga tidak saling bertukar data dan bahkan memiliki dinding pembatas di dalam pitbox mereka. Namun belakangan ini Rossi mengaku hubungan keduanya telah berubah dan semakin membaik. (mcn/kny)
Masa depan Rossi sendiri diduga akan diumumkan secara resmi pada tanggal 15 Agustus mendatang, yakni saat gelaran MotoGP Indianapolis berlangsung. Sejak bergabung dengan Ducati awal 2011, pebalap Italia itu hanya mampu meraih dua podium dan belum pernah meraih kemenangan.
Melalui MCN, Lorenzo mengaku bahwa bos Yamaha, Lin Jarvis telah membicarakan kemungkinannya kembali bertandem dengan The Doctor. "Lin telah membicarakan hal itu, dan bagi saya tak masalah. Saya hanya akan fokus membalap dan meraih kemenangan. Saya tidak terlalu peduli siapa yang akan menjadi partner saya," ujar Lorenzo.
Selama ini Yamaha selalu menyatakan bahwa sebagai pebalap utama dalam tim pabrikan, Lorenzo akan selalu dimintai komentar mengenai semua keputusan besar yang akan diambil.
"Jika terwujud, maka ini akan fantastis bagi media. Kami bisa kembali menguasai podium dan ini baik untuk tim," lanjut pebalap berjuluk Por Fuera itu. "Sejak dulu saya tak pernah mempermasalahkan siapa rekan setim saya. Ketika melakukan negosiasi kontrak, saya tak pernah memikirkan siapa yang akan menjadi pebalap kedua," tutupnya.
Saat menjadi rekan setim tahun 2008-2010, Rossi dan Lorenzo memiliki hubungan yang kurang baik. Keduanya juga tidak saling bertukar data dan bahkan memiliki dinding pembatas di dalam pitbox mereka. Namun belakangan ini Rossi mengaku hubungan keduanya telah berubah dan semakin membaik. (mcn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jajal Motor Rossi, Redding Seperti Naik Roket
Otomotif 8 Agustus 2012, 10:00
-
Lorenzo: Rossi Kembali, Yamaha Bakal Kuasai Podium
Otomotif 8 Agustus 2012, 08:00
-
15 Agustus, Masa Depan Rossi Diumumkan?
Otomotif 7 Agustus 2012, 19:00
-
Rossi: Saya Berhak Dapatkan Motor Kompetitif
Otomotif 6 Agustus 2012, 18:15
-
Rossi Dukung Redding Gabung Ducati
Otomotif 6 Agustus 2012, 17:30
LATEST UPDATE
-
Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia Jumpa Vietnam
Tim Nasional 8 April 2026, 23:42
-
Tempat Menonton PSG vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 8 April 2026, 22:02
-
PSBS Biak dan Ancaman Degradasi yang Makin Nyata
Bola Indonesia 8 April 2026, 20:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32





















KOMENTAR