Bola.net - Pebalap Formula 1 dari Scuderia Ferrari, Felipe Massa mengaku terjun ke dunia balap karena mewarisi darah pebalap dari keluarganya. Massa mampir ke Jakarta, Senin (25/3) untuk menghadiri acara peluncuran varian bahan bakar baru Shell V-Power, milik perusahaan sponsor Ferrari, Shell.
Massa yang baru saja menjalani balapan di F1 GP Malaysia hari Munggu (24/3), juga sempat bercerita tentang keputusannya memilih berkarir di ajang balap bergengsi tersebut.
"Saya membalap karena mewarisi darah pebalap dari ayah saya," ujar Massa. Ia juga menyatakan bahwa ayahnya, Luiz Antonio Massa merupakan pebalap sehingga memotivasinya untuk aktif di dunia balap mobil. "Selain itu, Brasil juga dikenal memiliki banyak pebalap handal."
Selain dikenal dengan sepakbolanya, Brasil memang juga memiliki nama-nama pebalap ternama seperti Ayrton Senna dan Rubens Barrichello. Senna bahkan tercatat sebagai juara dunia pada tahun 1988, 1990 dan 1991.
Massa sendiri berasal dari keluarga imigran asal Italia. Kakeknya hijrah ke Brasil dari wilayah Cerignola, Italia. Ia juga merupakan pebalap Brazil pertama yang berhasil memenangi seri balapan di Sirkuit Interlagos, Brazil, setelah Senna.
Massa menjadi pebalap bagi tim Ferrari sejak 2006 dan saat ini berpasangan dengan juara dunia 2005 serta 2006, Fernando Alonso. Meskipun belum berhasil menjadi juara dunia selama 13 tahun berkarir di F1, Massa tercatat berhasil memenangi 11 kali balapan. (ant/kny)
Massa yang baru saja menjalani balapan di F1 GP Malaysia hari Munggu (24/3), juga sempat bercerita tentang keputusannya memilih berkarir di ajang balap bergengsi tersebut.
"Saya membalap karena mewarisi darah pebalap dari ayah saya," ujar Massa. Ia juga menyatakan bahwa ayahnya, Luiz Antonio Massa merupakan pebalap sehingga memotivasinya untuk aktif di dunia balap mobil. "Selain itu, Brasil juga dikenal memiliki banyak pebalap handal."
Selain dikenal dengan sepakbolanya, Brasil memang juga memiliki nama-nama pebalap ternama seperti Ayrton Senna dan Rubens Barrichello. Senna bahkan tercatat sebagai juara dunia pada tahun 1988, 1990 dan 1991.
Massa sendiri berasal dari keluarga imigran asal Italia. Kakeknya hijrah ke Brasil dari wilayah Cerignola, Italia. Ia juga merupakan pebalap Brazil pertama yang berhasil memenangi seri balapan di Sirkuit Interlagos, Brazil, setelah Senna.
Massa menjadi pebalap bagi tim Ferrari sejak 2006 dan saat ini berpasangan dengan juara dunia 2005 serta 2006, Fernando Alonso. Meskipun belum berhasil menjadi juara dunia selama 13 tahun berkarir di F1, Massa tercatat berhasil memenangi 11 kali balapan. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mampir ke Jakarta, Massa Mengaku Warisi Darah Balap
Otomotif 25 Maret 2013, 21:15
-
Hamilton: Saya Tidak Ngotot Minta Pindah ke Red Bull
Otomotif 25 Maret 2013, 19:30
-
Red Bull: Vettel Memilih Abaikan Perintah Tim
Otomotif 25 Maret 2013, 18:30
-
Ecclestone: F1 GP Brasil Bisa Dipindahkan ke Rio de Janerio
Otomotif 25 Maret 2013, 13:00
-
Bos F1: Hamilton Sempat Minta Dipindahkan ke Red Bull
Otomotif 25 Maret 2013, 11:00
LATEST UPDATE
-
Dongeng Sunderland: Dari League One ke Liga Europa
Liga Inggris 25 Mei 2026, 07:36
-
Bruno Fernandes Tembus 104 Assist untuk Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 07:17
-
Dari Juara ke Posisi 5, Mengapa Liverpool Melempem?
Liga Inggris 25 Mei 2026, 06:52
-
Wakil Serie A di Liga Champions, Liga Europa dan UECL Musim 2026/2027
Liga Italia 25 Mei 2026, 06:45
-
West Ham Degradasi, MU Kebut Transfer Pemain The Hammers Ini
Liga Inggris 25 Mei 2026, 06:35
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:50
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR