Motocross memang tak pernah bisa terlepas dari kehidupan sebagian besar rider MotoGP, tak terkecuali Marquez. Pembalap Spanyol ini bahkan rutin melakukan latihan motocross di rumah, bahkan didampingi oleh juara motocross nasional Spanyol yang kini menjadi asisten pribadinya, Jose Luis Martinez.
Rider 25 tahun ini diketahui menjalani berbagai jenis latihan demi menjaga kebugaran dan konsentrasinya, di antaranya berlatih di gym, cardio, sepeda dan flat track. Meski begitu, motocross merupakan metode latihan favoritnya. (sw/dhy)
Impian Jadi Crosser

Marquez pun mengaku telah mengendarai motocross sejak masih balita, dan bermimpi menjadi pembalap motocross profesional. Meski begitu, pilihan hidupnya terpaksa berubah saat keluarganya mengalami kesulitan finansial. Saat itulah tawaran turun di lintasan balap beraspal datang padanya.
"Saya sudah naik motocross sejak kecil, dan tadinya saya ingin jadi pembalap motocross. Saat saya berusia sembilan tahun, sebuah tim memberi tawaran untuk balapan di lintasan beraspal. Tim itu adalah Rojas Brothers dari Mataro. Mereka mendukung saya dan begitulah karir saya dimulai. Saya sangat berterima kasih kepada mereka dan ayah saya bilang, 'Nak, kau ditakdirkan balapan di aspal'," ungkapnya.
Alasan Cinta Motocross

Sudah merebut enam gelar dunia di ajang Grand Prix, mengapa Marquez belum mau meninggalkan motocross? Rider kelahiran Cervera ini pun menyatakan bahwa kondisi lintasan tanah dan berdebu yang tak menentu justru membuatnya mampu memperbaiki diri demi tampil kompetitif di MotoGP.
"Salah satu alasan saya suka motocross adalah lintasannya yang berbeda-beda. Suatu hari, lintasannya bisa bergelombang, tapi besoknya ia bisa lebih baik atau buruk. Saya suka saat harus melakukan improvisasi pada motor, dan ini bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki diri di MotoGP," ungkapnya.
Ogah Pindah Jalur

Meski dinilai sebagai crosser yang andal, Marquez mengaku sama sekali tak tertarik untuk banting setir ke MXGP atau Supercross. "Saya tak pernah berhenti latihan motocross, tapi saya tak memikirkan peluang pindah kejuaraan, toh dunia saya masih berhubungan dengan motor. Jika bisa atur waktu, Anda bisa mengendarai motorcross kapan saja. Jadi saya rasa, pilihan saya sudah tepat," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Repsol Resmi Lanjut Sponsori Honda Sampai MotoGP 2020
Otomotif 9 Juli 2018, 16:00
-
Marc Marquez Akui Nyaris Jadi Pembalap Motocross
Otomotif 9 Juli 2018, 12:45
-
MotorLand Aragon Abadikan Nama Marc Marquez di Tikungan 10
Otomotif 9 Juli 2018, 10:25
-
Dijuluki 'The Next Marc Marquez', Siapa Fabio Quartararo?
Otomotif 6 Juli 2018, 13:40
-
Marc Marquez, Juara MotoGP yang Cinta Sepak Bola
Otomotif 6 Juli 2018, 11:05
LATEST UPDATE
-
Kandasnya Perlawanan Inter Milan
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:11
-
Akanji Jadi Titik Lemah, Hauge Tunjukkan Kelasnya
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:59
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:57
-
Daftar Tim Lolos 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:28
-
Man of the Match Leverkusen vs Olympiakos: Alejandro Grimaldo
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:22
-
Man of the Match Newcastle vs Qarabag: Sandro Tonali
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:19
-
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:14
-
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:34
-
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:13
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
























KOMENTAR