
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, gerah melihat beberapa rivalnya mendapatkan gaji rendah dari yang selayaknya di MotoGP. Padahal, mereka juga berlaga dalam bahaya yang sama dengan para rider yang digaji tinggi. Atas alasan inilah, para pembalap bertekad membentuk asosiasi yang bisa melindungi hak-hak mereka.
Topik soal gaji minimum ini memanas dalam rapat Safety Commission di Le Mans, Prancis. Para rider MotoGP naik pitam melihat Speed Up Racing Moto2, mendepak Romano Fenati usai lima seri. Mereka makin jengkel karena ini bukan pertama kali Speed Up melakukannya, karena Axel Bassani, Danny Kent, dan Yari Montella bernasib sama.
Selain merasa kontrak mereka bisa tak ditaati oleh tim kapan saja, para rider MotoGP mendapati beberapa rival mereka digaji sangat rendah, terutama para pembalap muda. Mereka pun berniat membentuk asosiasi pembalap, seperti GPDA (Grand Prix Driver Association) seperti di Formula 1 yang dipimpin eks pembalap F1, Alex Wurz.
MotoGP Harus Melawan Gaji Rendah

"Hal ini harus diurus seseorang yang tidak balapan. Kami sudah membicarakannya di Safety Commission. Beberapa pembalap jelas balapan dengan gaji yang sangat rendah. Tidak adil rasanya melihat beberapa rider MotoGP berkendara hanya untuk jumlah uang yang kecil," ujar Marquez kepada Motorsport Total, Senin (11/7/2022).
Marquez sendiri mendapatkan gaji EUR 13 juta per musim dari Honda, dan ini belum termasuk bonus dan bayaran dari sponsor. Di lain sisi, para rivalnya, terutama yang masih muda, memiliki angka gaji yang sangat jauh. Fabio Quartararo bahkan dikabarkan hanya dapat EUR 80.000 per musim saat menjalani debutnya di MotoGP 2019.
"Saya jelas salah satu orang yang mendapatkan bayaran paling tinggi. Namun, sayalah yang mengatakan sesuatu untuk melawan gaji rendah, karena saya merasa ini tidak adil. Saya dengar beberapa rumor (soal gaji rival). Padahal, sejatinya kita semua tahu berapa yang layak didapatkan para rider," lanjut Marquez.
Olahraga yang Berbahaya

Marquez menyatakan para rider MotoGP berhak dapat gaji layak karena olahraga mereka berbahaya. "Kami harus melakukan sesuatu, karena kami melaju dengan kecepatan 350 km/jam. Saya bukan orang yang seharusnya mengurus ini semua. Tapi jelas saya akan mendukung semua pembalap karena saya memahami situasinya.
Rider Aprilia Racing, Aleix Espargaro, juga mengonfirmasi hal ini. Menurutnya, usaha keras pembalap sudah selayaknya dihargai dengan pantas. Ia juga menyebut ada ketimpangan antara gaji yang diterima para pembalap tim pabrikan dan satelit. "Kami membicarakan gaji minimum karena hal ini tak memengaruhi kinerja," ucapnya.
"Para rider tim pabrikan punya gaji tinggi. Namun, para rider tim pabrikan, mereka kan juga mengambil risiko yang sama. Anda harus menghormati mereka juga. Semua orang di Safety Commission marah karena seorang rider didepak di Moto2. Kami tidak punya proteksi," pungkas Espargaro.
Sebagai catatan, pesepak bola Argentina, Lionel Messi, merupakan atlet dengan bayaran tertinggi pada 2022 menurut daftar Forbes. Ia menerima bayaran sekitar USD 130 juta. Atlet motorsport dengan bayaran tertinggi adalah Lewis Hamilton (Formula 1) di peringkat 17 dengan angka USD 65 juta.
Sumber: Motorsport Total
Baca juga:
- Ducati Tak Tutup Kans VR46 Pindah ke Yamaha di MotoGP 2023
- Evaluasi Mendalam, Honda Ingin Hati-Hati Sebelum Gaet Ai Ogura di MotoGP 2023
- Tak Puas Tugas Baru di Alpine, Davide Brivio Gantikan Alberto Puig di Repsol Honda?
- Ogah ke WorldSBK Tanpa Tim Oke, Andrea Dovizioso: Mending Seru-seruan di Motocross
- Aleix Espargaro: Maverick Vinales Rider Tangguh, Bantuannya Penting demi Juarai MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc Marquez Gerah Lihat Banyak Rivalnya Digaji Rendah: Ini Tidak Adil!
Otomotif 18 Juli 2022, 16:16
-
6 Pekan Diobservasi, Marc Marquez Resmi Diizinkan Fisioterapi Lengan
Otomotif 15 Juli 2022, 14:47
-
Honda Targetkan Marc Marquez Kembali Balapan Jelang Akhir Musim
Otomotif 14 Juli 2022, 14:22
LATEST UPDATE
-
Brighton Tolak Penawaran Perdana Liverpool untuk Yankuba Minteh
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:00
-
Arsenal Mundur Perlahan dari Transfer Victor Osimhen?
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 19:40
-
Tinggalkan AC Milan, Christopher Nkunku CLBK dengan Mantan Klubnya Ini?
Liga Italia 22 Agustus 2026, 19:20
-
Didekati Arsenal, Atletico Madrid Tegaskan Julian Alvarez Tidak Kemana-mana!
Liga Spanyol 22 Agustus 2026, 19:00
-
Barcelona Gigit Jari, Joao Pedro Resmi Teken Kontrak Baru di Chelsea
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 18:33
-
Arsenal Digosipkan Dekati Julian Alvarez, Begini Respon Mikel Arteta
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 18:00
-
Masih Jadi Andalan, MU Harus Kurangi Ketergantungan pada Bruno Fernandes!
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 17:30
-
Tempat Menonton Hull City vs Manchester United di Liga Inggris, 22 Agustus 2026
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 17:28
-
Link Streaming Hull City vs Manchester United Hari Ini, Sabtu 22 Agustus 2026
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 17:15
-
Bruno Guimaraes Alami Cedera, Seberapa Parah dan Kapan Comeback di Arsenal?
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 17:00
-
Aston Villa Hubungi MU, Ingin Angkut Pemain Ini
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 16:30
-
Prediksi Elche vs Barcelona 24 Agustus 2026
Liga Spanyol 22 Agustus 2026, 16:24
-
Lautaro Martinez Diincar Barcelona, Inter Milan: Gak Dulu!
Liga Italia 22 Agustus 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR