Marquez yang menjuarai Moto2 2012, naik ke MotoGP setahun kemudian dan langsung meraih gelar dunia. Pada tahun 2014, ia berhasil mempertahankan gelar dengan dominasi 13 kemenangan, yang 10 di antaranya diraih secara beruntun. Tahun lalu, ia tetap menduduki peringkat ketiga walau terseok-seok sepanjang musim.
"Marc tak bisa meraih gelar tahun lalu, namun soal kecepatan ia masih nomor satu. Ia terjatuh enam kali, jika ia bisa finis, pasti ia menjadi juaranya. Tahun ini ia pasti akan lebih baik, memperbaiki performa di setiap balapan. Ia pebalap hebat, tapi belum menunjukkan performa terhebat," ujar Nakamoto kepada Marca.
Pria asal Jepang inipun yakin, dengan usianya yang belia, Marquez masih punya banyak waktu untuk memetik banyak pelajaran, baik dari sisi teknis maupun mentalitas. Penghujung musim 2015 yang penuh kontroversi pun diyakini Nakamoto akan mendewasakan pola pikir Marquez.
"Marc selalu mencoba meraih kemenangan di setiap balapan, tapi kini ia paham bahwa memenangkan gelar jauh lebih penting. Marc masih sangat muda, ia butuh lebih banyak pengalaman dan saya rasa apapun yang terjadi tahun lalu membuatnya paham soal ini," tutup Nakamoto. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Marc Marquez Hebat, Tapi Belum Terhebat'
Otomotif 7 Januari 2016, 16:00
-
Honda Tetap Ingin Ungkap Data 'Tendangan' Rossi ke Marquez
Otomotif 7 Januari 2016, 13:00
-
Honda: Serangan Valentino Rossi? Sudah Biasa!
Otomotif 6 Januari 2016, 17:00
-
Stoner Yakin Ada Oknum yang Tak Mau Dirinya Comeback
Otomotif 6 Januari 2016, 15:00
-
Marquez: Sepang Clash Bikin Saya Banyak Belajar
Otomotif 6 Januari 2016, 11:00
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00




















KOMENTAR