
Bola.net - Pembalap Gresini Racing, Marc Marquez, tak memungkiri dirinya ingin mengakhiri musim MotoGP 2024 di peringkat ketiga. Namun, ia menyatakan bahwa situasi ini harus berubah pada 2025, di mana ia bertekad untuk meraih gelar dunia bersama Ducati Lenovo Team.
Saat ini, Marquez sedang berada di peringkat keempat klasemen dengan 311 poin, hanya tertinggal 2 poin dari Enea Bastianini di peringkat ketiga. Keduanya masih berpeluang jadi juara dunia, tetapi margin poin yang jauh dari Jorge Martin dan Pecco Bagnaia membuat kans mereka kian tipis.
Marquez tak memungkiri bahwa dirinya harus mampu mencari motivasi tambahan untuk mengalahkan Bastianini demi mengakhiri musim di peringkat ketiga. Pasalnya, ini juga akan jadi lecutan baginya untuk tampil lebih kompetitif lagi pada 2025 bersama tim pabrikan Ducati.
Harus Tekan Diri Sendiri Agar Dapat Motivasi

"Saya memberi tekanan kepada diri saya sendiri, karena ini juga salah satu cara latihan. Saya punya tekanan yang saya berikan kepada diri saya sendiri. Demi memperebutkan peringkat ketiga di klasemen, saya harus mencari insentif sendiri," ujarnya via Diario AS, Kamis (17/10/2024).
Di lain sisi, Marquez menyatakan dirinya juga takkan kecewa jika harus mengakhiri musim ini di peringkat keempat. Menurutnya, itu takkan jadi sebuah kegagalan, apalagi ini tahun pertamanya mengendarai Desmosedici. Baginya, yang terpenting adalah musim depan, ketika ia bertekad jadi juara lagi.
Takkan Jadi Akhir Dunia
"Ini bukan soal balapan tanpa beban. Balapan tanpa beban sangatlah mudah, tetapi itu bukan yang saya mau tahun depan. Tahun depan saya mau balapan di bawah tekanan. Setelahnya, kita lihat nanti saya bisa juara atau tidak," ungkap sang delapan kali juara dunia.
"Lagipula, takkan jadi akhir dunia jika saya finis di peringkat ketiga atau keempat, karena takkan ada yang ingat dalam setahun lagi. Memangnya siapa yang finis ketiga dan keempat? Bagi saya, tekanan membantu saya untuk terus berada dalam situasi latihan," tutup Marquez.
Sumber: Diario AS
Baca Juga:
- Hasil Latihan MotoGP Australia 2024: Marquez Bros Memimpin, Pengendara GP23 Kuasai 3 Besar
- Dibesarkan Honda, Ai Ogura Beber Alasan Lebih Pilih Bela Aprilia di MotoGP 2025
- Hasil Latihan Pertama Moto2 Australia 2024: Fermin Aldeguer Asapi Aron Canet
- Yamaha Cup Race 2024 Gelar Seri 2 di Medan, Balapan Legendaris yang Sudah Dinanti-nanti
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc Marquez Ingin Balapan di Bawah Tekanan di MotoGP 2025 demi Jadi Juara Lagi
Otomotif 18 Oktober 2024, 14:05
-
Jorge Lorenzo: Andai Tak Ada Marc Marquez, Gigi Dall'Igna Pasti Pilih Jorge Martin
Otomotif 17 Oktober 2024, 14:18
-
Pramac Sebut Gigi Dall'Igna Terpesona oleh Marc Marquez sampai Batal Pilih Jorge Martin
Otomotif 15 Oktober 2024, 15:40
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR