
Bola.net - Marc Marquez boleh jadi fokus memikirkan target jadi juara dunia lagi di MotoGP 2026. Namun, masa depannya pada 2027 juga tak kalah panas diperbincangkan, karena kontraknya dengan Ducati Lenovo Team akan habis pada akhir tahun depan, ketika ia menginjak usia 33 tahun.
Saat ini, Marquez sedang intensif menjalani rehabilitasi dan pemulihan cedera bahu kanan, yang ia dapatkan usai tertabrak Marco Bezzecchi pada lap pembuka balapan MotoGP Indonesia di Mandalika pada Oktober lalu. Namun, ia bertekad untuk pulih total sebelum musim 2026 dimulai.
Lewat DAZN pada Kamis (4/12/2025), Marquez menyatakan bahwa proses pemulihannya berjalan ke arah yang baik. Di lain sisi, ia harus membatalkan rencana liburan musim dingin demi berkendara dengan bugar di tes pramusim Malaysia pada awal Februari 2026.
Siap Hadapi Tekanan di MotoGP 2026

"Bahu kanan saya pulih dengan baik. Jika saya terus mengikuti saran dokter, saya takkan mengalami masalah, tetapi saya harus mengorbankan liburan saya, karena prioritas saya adalah kembali bugar untuk awal musim baru," ujar Marquez.
"Saya ingin mempersiapkan diri dengan benar untuk 2026, agar saya bisa menang lagi. Itu sebuah kewajiban. Namun, saya memperkirakan adanya tekanan, karena ada setidaknya tiga atau empat pembalap yang kompetitif," lanjut pembalap Spanyol tersebut.
Di lain sisi, masa silly season alias 'bursa transfer' untuk 2027 sudah mulai berjalan. Banyak pembalap yang sudah mulai bernegosiasi dengan berbagai tim. Dalam wawancara yang sama, Marquez pun ditanya apa yang akan ia lakukan setelah berhasil merebut 10 gelar dunia.
Harus 'Dengarkan' Apa Kata Tubuh Sendiri
"Kita akan lihat bagaimana jalannya masa depan nanti. Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan. Saya ingin lanjut, tetapi mendengarkan tubuh saya juga akan menjadi hal yang penting. Ada hal-hal yang tidak diketahui yang akan muncul," tutur Marquez.
"Itu normal ketika Anda sering kecelakaan. Sebagai seorang atlet, Anda juga mendorong diri sampai batas. Banyak atlet yang punya trauma cedera dan karena itu mereka terpaksa berhenti. Itu bukan karena kurang motivasi atau masalah mental. Tubuhnya saja yang tidak mampu lagi menahan," tutupnya.
Sumber: DAZN
Baca Juga:
- 5 Rider Muda Spanyol yang Masuk 'Geng' Marc Marquez, Waktunya Bentuk MM93 Riders Academy?
- Bos Yamaha Jengkel Fabio Quartararo Sering Kritik Performa Motor: Ngeluh Melulu Nggak Bikin Kompetitif!
- Max Verstappen Sebut Ikut Rebutan Gelar Dunia Formula 1 2025 Terjadi di Luar Rencana
- Skenario Lando Norris Kunci Gelar Dunia Formula 1 2025 di Abu Dhabi, Harus Ngotot Lawan 2 Rival Sekaligus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akui Marc Marquez Juara Hebat, Marco Bezzecchi Merasa Harus Lebih Pede Beri Perlawanan
Otomotif 30 November 2025, 19:47
LATEST UPDATE
-
India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia, Lebih Memilih Lawan Brasil
Tim Nasional 13 Agustus 2026, 20:04
-
Jadwal Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027, Start Kontra Borneo FC
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 17:37
-
Bruno Guimaraes Langsung Tunjukkan Karakter dan Kualitasnya Bersama Arsenal
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 17:25
-
Update eFootball 2027: Banyak Fitur Baru yang Menarik, Bisa Bikin Turnamen
Bolatainment 13 Agustus 2026, 16:48
-
Pertandingan Pertama Lionel Messi Setelah Sang Ayah Wafat
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 16:17
-
Gagal Dapat Rodri, Real Madrid Harus Pertimbangkan Martin Zubimendi
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 15:04
-
Barcelona Harus Berani Menolak Harga Selangit untuk Rodri
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 14:27
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR