Marc Marquez Sempat Ingin Mundur dari MotoGP Austria: Rem Depan Bermasalah, Beruntung Bisa Finis

Marc Marquez Sempat Ingin Mundur dari MotoGP Austria: Rem Depan Bermasalah, Beruntung Bisa Finis
Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

Bola.net - Marc Marquez harus menjalani balapan yang jauh lebih sulit dari perkiraan pada MotoGP Austria akhir pekan lalu. Pembalap Ducati tersebut bahkan mengaku beruntung bisa membawa motornya hingga garis finis.

Marquez sebelumnya diprediksi bersaing memperebutkan podium setelah menunjukkan performa yang menjanjikan pada sesi pemanasan. Namun, masalah pada rem depan membuat juara bertahan itu kesulitan mempertahankan ritme sejak awal balapan.

Situasi semakin sulit ketika Marquez melebar jauh di Tikungan 1 pada lap ke-10. Kesalahan tersebut terjadi setelah respons tuas rem yang tidak konsisten membuatnya kehilangan daya pengereman.

Marquez akhirnya mampu menyelesaikan 28 putaran dan finis di posisi kelima. Hasil tersebut membuatnya terpaut lebih dari tujuh detik dari pemimpin balapan dan kini tertinggal 12 poin dari Jorge Martin di klasemen kejuaraan.

1 dari 2 halaman

Marc Marquez Kehilangan Kepercayaan pada Rem Depan

Marquez menilai kecepatan Ducati sebenarnya cukup untuk membawanya bersaing di posisi terdepan. Bahkan, ia merasa posisi kedua atau setidaknya podium masih berada dalam jangkauan jika tidak mengalami persoalan teknis pada bagian pengereman.

"Posisi keempat, atau setidaknya bertarung memperebutkan podium, bukanlah hal yang sulit; menurut saya kecepatannya ada. Kami memang lebih kesulitan dibandingkan akhir pekan balapan lainnya, tetapi kami tetap mampu bersaing," ujar Marquez dikutip dari Crash.

Masalah utama muncul pada bagian awal balapan ketika Marquez mulai merasakan respons rem depan yang berubah-ubah di setiap titik pengereman. Kondisi tersebut membuatnya tidak mampu mengandalkan pengereman secara normal dan meningkatkan risiko melakukan kesalahan.

"Namun masalahnya adalah pada bagian awal balapan, saya mengalami banyak sekali masalah dengan rem depan. Karena itulah saya melebar di Tikungan 1. Tuas rem terasa tidak konsisten; setiap titik pengereman memberikan respons yang berbeda-beda."

2 dari 2 halaman

Sempat Berpikir Tidak Bisa Melanjutkan Balapan

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

Masalah rem tersebut bukan sekadar membuat Marquez kehilangan waktu, tetapi juga membuatnya menghadapi situasi yang berpotensi mengakhiri balapan. Ketika rem terasa kehilangan respons, pembalap Ducati itu bahkan sempat berpikir untuk menghentikan balapan.

"Saat saya melakukan kesalahan di Tikungan 1, rem terasa kosong; tidak ada daya pengereman sama sekali," ucap pembalap asal Spanyol.

Marquez kemudian melebar jauh di Tikungan 1 dan kehilangan posisi dalam persaingan di depan. Meski demikian, situasi perlahan membaik sehingga ia mampu kembali mengendalikan motornya hingga menyelesaikan balapan.

"Dan karena itulah saya melebar jauh sekali. Saya merasa hari ini kami sangat beruntung, karena pada satu titik dalam balapan saya sempat berpikir, 'Oke, saya tidak bisa melanjutkan balapan. Namun kemudian, rem mulai berfungsi dari satu putaran ke putaran berikutnya," jelasnya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL