
Bola.net - Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, harus kerja sendirian di tes pramusim MotoGP Buriram, Thailand, 12-13 Februari 2025. Rekan setimnya, Jorge Martin, terpaksa absen akibat cedera tangan kanan dan kaki kiri setelah kecelakaan di Tikungan 1 dan 2 Sirkuit Sepang.
Kecelakaan horor tersebut terjadi pada tes pramusim MotoGP Malaysia, Rabu (5/2/2025). Martin mengalami beberapa patah tulang dan harus menjalani operasi di Barcelona, Spanyol, Jumat (7/2/2025). Akibatnya, ia terpaksa melewatkan sisa tes Sepang dan keseluruhan tes Buriram.
Ketidakhadiran Martin ini menimbulkan dampak serius bagi Aprilia. Selain memengaruhi persiapan tim, insiden ini juga memicu ketegangan antara Aprilia dan Michelin terkait penyebab kecelakaan.
Dampak Ketidakhadiran Jorge Martin bagi Aprilia

'Bez' mengakui absennya Martin sangat memengaruhi kinerja tim. "Saya harus kembali mencoba sesuatu di sisi elektronik. Ada sedikit hal yang harus kami lakukan di semua aspek, tetapi juga gaya berkendara saya, mengadaptasikannya kepada motor," ujarnya.
"Tidak adanya Jorge jelas memengaruhi semua orang di tim kami, termasuk saya. Namun, inilah yang kami punya, jadi saya harus melakukan pekerjaan saya dan tidak mengeluh," lanjut anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy ini kepada Crash.net, Selasa (11/2/2025).
Aprilia kini harus menyesuaikan rencana tes mereka. Bezzecchi menjelaskan ada beberapa perangkat yang belum sempat diuji di Sepang akibat cederanya Martin dan rider Trackhouse Racing, Raul Fernandez. Namun, Aprilia akan berusaha menyelesaikan rencana mereka di Buriram.
Bisa Penuhi Rencana Tes di Buriram
"Kami masih punya beberapa item yang belum kami jajal di Sepang, yang tadinya ada dalam rencana kami. Untungnya, di sana kami bisa mengikuti rencana kami. Jadi, beberapa item tersisa bisa kami simpan untuk tes di sini, terutama besok," ungkap pembalap asal Italia ini.
"Setelahnya, tentu kami harus mempersiapkan balapan. Jadi, besok bakal penting, karena itu akan jadi hari pertama untuk menjajal semua hal yang harus kami coba, dan kemudian fokus pada setup dan gaya balap," pungkas Bezzecchi.
Dengan waktu yang terbatas sebelum musim dimulai pada 28 Februari-2 Maret 2025 nanti, Aprilia berharap Bezzecchi bisa memberikan data yang cukup untuk menutup celah yang ditinggalkan oleh Martin. Tim kini harus bekerja lebih keras agar tetap kompetitif di MotoGP 2025
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- Yamaha Ogah Buru-Buru Pakai Mesin V4 di MotoGP 2025: Nanti Saja Kalau Sudah Siap
- Sirkuit Mandalika Lakukan Modifikasi demi Balap Mobil, Sebut Takkan Pengaruhi Homologasi MotoGP
- Ducati Lenovo Tak Cemas Soal Performa Apik Alex Marquez dan Franco Morbidelli: Nanti Kami Kejar!
- Ducati Ketar-Ketir Sinyal Kebangkitan Yamaha, Awasi Gebrakan Fabio Quartararo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yamaha Ogah Buru-Buru Pakai Mesin V4 di MotoGP 2025: Nanti Saja Kalau Sudah Siap
Otomotif 11 Februari 2025, 17:30
-
Ducati Ketar-Ketir Sinyal Kebangkitan Yamaha, Awasi Gebrakan Fabio Quartararo
Otomotif 11 Februari 2025, 14:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bournemouth vs Tottenham 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:23
-
Visi Darren Fletcher untuk Manchester United: Kembalikan DNA Setan Merah!
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:50
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR