Marquez finis ketiga dalam balapan yang dimulai dalam kondisi basah itu. Dengan ban depan dan belakang lunak, ia tak bisa menyamai level performa Crutchlow dan Rossi, namun puas bisa memperlebar jarak poin di klasemen dari Jorge Lorenzo, yang gagal meraih poin dengan finis ke-17.
"Kami tak menjalankan strategi terbaik dan tak memilih ban terbaik pula, tapi tak apa. Ini benar-benar keputusan saya, karena saya pikir bakal flag-to-flag. Biasanya, lintasan ini cepat mengering, namun ternyata tetap basah, hingga saya harus mengatur performa ban," ujar Marquez kepada Crash.net.
"Saya mencoba mencari bagian lintasan yang masih basah, dan saat Cal dan Vale menyalip, saya melihat mereka pakai ban keras. Saya tak mau terganggu atas hal ini, jadi saya fokus mengendalikan Andrea Iannone dan Hector Barbera. Pada empat lap terakhir, saya pun menyerang demi podium," lanjutnya.
Meski sang tandem, Dani Pedrosa terus kesulitan di atas RC213V dan hanya finis ke-12, Marquez mengaku tetap merasa kuat baik dalam kondisi kering maupun basah, walaupun akselerasi Honda masih merupakan masalah terbesar di kondisi kering.
"Yang terpenting adalah saya merasa kuat di kondisi kering dan basah, jadi ini bagus untuk posisi di klasemen. Dalam kondisi kering, akselerasi jauh lebih penting, tapi ini titik lemah kami. Dalam kondisi basah, akselerasi kami terbatas di ban belakang, bukan mesin atau wheelie, dan kami tetap kompetitif," tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rossi-Marquez Kompak Beri Selamat untuk Crutchlow
Otomotif 22 Agustus 2016, 14:15
-
Marquez Akui Dirinya Tak Pilih Strategi dan Ban Terbaik
Otomotif 22 Agustus 2016, 11:30
-
Klasemen Sementara MotoGP 2016 Usai Seri Ceko
Otomotif 21 Agustus 2016, 20:30
-
Cal Crutchlow Sabet Kemenangan Perdana di MotoGP Ceko
Otomotif 21 Agustus 2016, 20:15
-
Marc Marquez Sukses Rebut Pole MotoGP Ceko
Otomotif 20 Agustus 2016, 20:08
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 10 Juli 2026, 22:19
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR