Bola.net - Juara dunia MotoGP 2013, Marc Marquez mengaku ingin menambah gelar di tahun-tahun mendatang. Juara dunia termuda dalam sejarah kelas tertinggi itu mengaku puas atas hasil musim ini meski hanya meraih enam kemenangan, dua kemenangan lebih sedikit dari Jorge Lorenzo.
"Kami sangat puas atas debut saya di MotoGP. Ini impian jadi nyata. Kami harus menikmati gelar ini, karena siapa tahu kami tak bisa merasakannya lagi. Meski begitu, kami masih ingin meraih gelar-gelar lainnya," ujarnya.
Pebalap berusia 20 tahun ini mengaku MotoGP Italia merupakan peringatan baginya untuk tampil lebih baik, mengingat ia terjatuh dan gagal finis.
"Salah satu momen terburuk saya adalah di Mugello. Di Catalunya saya tak mengalami masalah dan meraih podium. Namun setelah menjalani dua seri tersebut, saya menyadari bahwa MotoGP jauh lebih sulit daripada yang saya kira. Sejak itulah saya berusaha menempel Jorge dan Dani Pedrosa," ungkap Marquez.
Pebalap Spanyol inipun percaya, tanpa dukungan Departemen Balap Honda (HRC), keluarga dan sang manajer, Emilio Alzamora, ia tak akan mampu meraih gelar dunia pada musim perdananya di MotoGP.
"Musim ini sangat menarik, karena saya kerap nyaris terjatuh, bahkan sempat didiskualifikasi. Saya belajar banyak di paruh kedua musim ini. Namun tanpa bantuan Honda, tim saya, Emilio dan keluarga, saya tak akan bisa meraih gelar," pungkasnya. (ii/kny)
"Kami sangat puas atas debut saya di MotoGP. Ini impian jadi nyata. Kami harus menikmati gelar ini, karena siapa tahu kami tak bisa merasakannya lagi. Meski begitu, kami masih ingin meraih gelar-gelar lainnya," ujarnya.
Pebalap berusia 20 tahun ini mengaku MotoGP Italia merupakan peringatan baginya untuk tampil lebih baik, mengingat ia terjatuh dan gagal finis.
"Salah satu momen terburuk saya adalah di Mugello. Di Catalunya saya tak mengalami masalah dan meraih podium. Namun setelah menjalani dua seri tersebut, saya menyadari bahwa MotoGP jauh lebih sulit daripada yang saya kira. Sejak itulah saya berusaha menempel Jorge dan Dani Pedrosa," ungkap Marquez.
Pebalap Spanyol inipun percaya, tanpa dukungan Departemen Balap Honda (HRC), keluarga dan sang manajer, Emilio Alzamora, ia tak akan mampu meraih gelar dunia pada musim perdananya di MotoGP.
"Musim ini sangat menarik, karena saya kerap nyaris terjatuh, bahkan sempat didiskualifikasi. Saya belajar banyak di paruh kedua musim ini. Namun tanpa bantuan Honda, tim saya, Emilio dan keluarga, saya tak akan bisa meraih gelar," pungkasnya. (ii/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marquez Tak Mau Ganti Nomor Balap Demi Fans
Otomotif 11 Desember 2013, 19:00
-
Kalahkan Lorenzo-Pedrosa, Tekad Bautista Musim Depan
Otomotif 11 Desember 2013, 13:00
-
Marquez Bertekad Koleksi Gelar Juara MotoGP
Otomotif 11 Desember 2013, 09:00
-
'Masa Kontrak Pebalap Buat MotoGP 2014 Kian Sengit'
Otomotif 10 Desember 2013, 15:00
-
Jalani Debut MotoGP, Espargaro Ogah Saingi Marquez
Otomotif 9 Desember 2013, 18:15
LATEST UPDATE
-
Daftar 16 Sponsor Persib Bandung di Musim 2026/2027
Bola Indonesia 25 Agustus 2026, 17:42
-
Detail Jersey Persib 2026/2027: Dari Biru Penuh Makna hingga Third yang Berani
Bola Indonesia 25 Agustus 2026, 16:46
-
Gustavo Almeida Berpeluang jadi Top Skor BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 25 Agustus 2026, 16:42
-
PSS Sleman Belum Terkalahkan di Laga Pramusim
Bola Indonesia 25 Agustus 2026, 15:59
-
Cole Palmer Kembali Bangkit, Awali Musim Baru dengan Gol dan Assist
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 14:00
-
Gabriel Martinelli Dekati Pintu Keluar Arsenal, Al Hilal Siapkan Tawaran Besar
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 13:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00





















KOMENTAR