
Tahun lalu, Marquez sukses memenangi 10 seri pertama. Meski unggul jauh, dirinya malah kerap melakukan kesalahan di paruh kedua musim, misalnya di Ceko, Aragon dan Australia. Kini, pebalap berusia 21 tahun itu mencoba menganalisa semua kesalahan.
"Ada beberapa momen sulit tahun lalu. Sepuluh kemenangan beruntun membuat saya unggul jauh, tapi terkadang saya malah mengambil resiko lebih besar. Contohnya di Misano, di mana saya mengambil resiko tanpa alasan kuat," ujar Marquez, yang mengaku sempat mengeksplorasi strategi baru dari Australia.
"Biasanya, saya hanya menunggu, dan baru menyerang di 8-12 lap terakhir. Saya mengubahnya di Australia. Saya ngotot di lap-lap awal dan mencoba mengendalikan keunggulan di 15 lap terakhir. Sama sekali tak sukses. Tapi saya selalu yakin dengan keputusan saya," tutupnya. (sw/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Marquez Adalah Rossi 10 Tahun yang Lalu'
Otomotif 19 Januari 2015, 16:30
-
Marc Marquez Ternyata Peduli Lingkungan!
Otomotif 19 Januari 2015, 14:30
-
Marquez Kini Akui Dirinya Terlalu Banyak Ambil Resiko
Otomotif 19 Januari 2015, 09:30
-
Dituduh Menang Terlalu Mudah, Marquez Anggap Cerita Basi
Otomotif 17 Januari 2015, 18:45
-
Marquez Akui Bisa Hijrah ke Yamaha Tiga Tahun Lagi
Otomotif 17 Januari 2015, 15:45
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35




















KOMENTAR