Bola.net - Pebalap Repsol Honda sekaligus juara dunia bertahan, Marc Marquez meyakini bahwa insiden senggolan antara dirinya dan pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi di MotoGP Argentina akhir pekan lalu murni insiden balap biasa.
Senggolan itu terjadi pada dua lap menjelang finis, membuat Marquez terjatuh dan gagal finis, sementara Rossi melenggang meraih kemenangan. Pebalap berusia 22 tahun inipun mengaku mengambil banyak pelajaran dari kejadian kontroversial ini.
"Setelah beberapa kali menonton ulang balapan itu, pendapat saya tetap sama. Hal macam ini bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, jadi saya harus belajar dari peristiwa ini. Saya masih muda, jadi masih banyak hal yang harus saya pelajari," ujarnya kepada MotoGP.com.
Marquez pun tidak ambil pusing soal insiden ini. "Ini semua bagian dari proses belajar. Tak ada maksud jelek baik dari saya maupun dari Vale. Ia adalah panutan kita semua. Saya belajar banyak darinya. Apapun itu membuat kami lebih baik, bahkan kecelakaan ini," tutupnya. [initial]
(mgp/kny)
Senggolan itu terjadi pada dua lap menjelang finis, membuat Marquez terjatuh dan gagal finis, sementara Rossi melenggang meraih kemenangan. Pebalap berusia 22 tahun inipun mengaku mengambil banyak pelajaran dari kejadian kontroversial ini.
"Setelah beberapa kali menonton ulang balapan itu, pendapat saya tetap sama. Hal macam ini bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, jadi saya harus belajar dari peristiwa ini. Saya masih muda, jadi masih banyak hal yang harus saya pelajari," ujarnya kepada MotoGP.com.
Marquez pun tidak ambil pusing soal insiden ini. "Ini semua bagian dari proses belajar. Tak ada maksud jelek baik dari saya maupun dari Vale. Ia adalah panutan kita semua. Saya belajar banyak darinya. Apapun itu membuat kami lebih baik, bahkan kecelakaan ini," tutupnya. [initial]
Baca Juga:
- Dovizioso: Jangan Remehkan Iannone!
- Marquez: Saya Ucapkan Selamat untuk Rossi
- Kalah dari Crutchlow, Iannone 'Marah Besar'
- Honda Tetap Ragu Stoner Bisa Saingi Rossi Lagi
- 'Makin Tertekan, Marquez Makin Sering Buat Salah'
- Maradona: Terima Kasih, Valentino Rossi!
- Pekan Depan, Pedrosa Mulai Latihan Motor Lagi
- Podium, Bentuk Balas Budi Crutchlow ke LCR Honda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terpaut 12 Kemenangan, Bisakah Rossi Kejar Agostini?
Otomotif 23 April 2015, 17:45
-
'Rossi Terbaik Sepanjang Masa, Marquez Mendekat'
Otomotif 23 April 2015, 16:15
-
Marquez Tak Ingin Hubungannya dengan Rossi Rusak
Otomotif 23 April 2015, 13:15
-
Kantongi Dua Kemenangan, Rossi Tatap Seri Eropa
Otomotif 23 April 2015, 11:47
-
Marquez: Saya dan Rossi Tak Bermaksud Jelek
Otomotif 23 April 2015, 09:30
LATEST UPDATE
-
Alasan Persib Pilih Igor Tolic Jadi Penerus Era Emas Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:26
-
Ini Alasan Di Balik Perpisahan Persib Bandung dan Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:17
-
RESMI: Persib Ganti Bojan Hodak dengan Igor Tolic
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:09
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR