Bola.net - Sebuah gosip menggemparkan datang dari pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Jorge Lorenzo yang dikabarkan akan hengkang ke Ducati tahun depan. Kabar ini disampaikan oleh media otomotif asal Prancis, Moto Revue.
Musim ini memang baru berjalan tiga seri, namun silly season untuk tahun depan tampaknya sudah dimulai. Menurut koresponden Moto Revue yang tak diungkap identitasnya, Lorenzo bakal meninggalkan motor YZR-M1 demi Desmosedici GP16.
Perpindahan Lorenzo sangat kecil kemungkinannya untuk terjadi, terutama karena kontraknya dengan Yamaha baru akan habis akhir tahun depan. Apalagi kontrak Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone bersama Ducati juga baru akan habis di tahun yang sama.
Meski begitu, tak bisa dipungkiri ada kerenggangan antara Lorenzo dan Yamaha tahun lalu, di mana pebalap Spanyol tersebut hanya meminta perpanjangan kontrak setahun dan sempat menolak tawaran kontrak dua tahun. Ia bahkan sempat santer digosipkan bernegosiasi dengan Repsol Honda.
Dua kali juara dunia MotoGP ini juga memiliki hubungan baik dengan General Manager Ducati Corse, Luigi 'Gigi' Dall'Igna. Dall'Igna yang dulunya mantan Direktur Teknis Aprilia Racing, merupakan sosok penting di balik gelar dunia GP250 2006 dan 2007 milik Lorenzo. [initial]
(mr/kny)
Musim ini memang baru berjalan tiga seri, namun silly season untuk tahun depan tampaknya sudah dimulai. Menurut koresponden Moto Revue yang tak diungkap identitasnya, Lorenzo bakal meninggalkan motor YZR-M1 demi Desmosedici GP16.
Perpindahan Lorenzo sangat kecil kemungkinannya untuk terjadi, terutama karena kontraknya dengan Yamaha baru akan habis akhir tahun depan. Apalagi kontrak Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone bersama Ducati juga baru akan habis di tahun yang sama.
Meski begitu, tak bisa dipungkiri ada kerenggangan antara Lorenzo dan Yamaha tahun lalu, di mana pebalap Spanyol tersebut hanya meminta perpanjangan kontrak setahun dan sempat menolak tawaran kontrak dua tahun. Ia bahkan sempat santer digosipkan bernegosiasi dengan Repsol Honda.
Dua kali juara dunia MotoGP ini juga memiliki hubungan baik dengan General Manager Ducati Corse, Luigi 'Gigi' Dall'Igna. Dall'Igna yang dulunya mantan Direktur Teknis Aprilia Racing, merupakan sosok penting di balik gelar dunia GP250 2006 dan 2007 milik Lorenzo. [initial]
Baca Juga:
- Rossi: Marquez Ingin Menang? Hadapi Saya Dulu!
- Jack Miller: Saya Butuh Marc Marquez!
- Marquez: Saya Takkan Selalu Bisa Menang
- Bentuk Tim Balap Profesional, Cita-Cita Nicky Hayden
- Rossi Dukung Vinales Jadi Debutan Terbaik MotoGP 2015
- Inilah Alasan Mahindra Ogah Turun di MotoGP
- Dua Rider Gagal Finis, Repsol Honda Pasrah
- Rossi: Status Nomor Satu di Yamaha Tak Penting
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yamaha: Lorenzo Harus Jadikan Rossi Panutan
Otomotif 25 April 2015, 15:30
-
Rossi Menang, Yamaha Kecewa Berat pada Lorenzo
Otomotif 25 April 2015, 13:30
-
MotoGP 2016, Lorenzo Hijrah ke Ducati?
Otomotif 25 April 2015, 10:30
-
Rossi: Status Nomor Satu di Yamaha Tak Penting
Otomotif 24 April 2015, 12:00
-
Bisakah Tito Rabat Samai Jorge Lorenzo?
Otomotif 23 April 2015, 14:45
LATEST UPDATE
-
Ederson Ternyata Sudah di Manchester, Sedikit Lagi Jadi Pemain MU?
Liga Inggris 10 Juli 2026, 10:59
-
Dari Lapangan Sampai Nongkrong, Ini Cara Tetap Segar Setelah Main Bola
Lain Lain 10 Juli 2026, 09:21
-
Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026, Timnas Prancis Catatkan Rekor Baru!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 09:02
-
Tes Medis Lancar, MU Resmikan Transfer Andrey Santos Hari Ini
Liga Inggris 10 Juli 2026, 08:37
-
Andrey Santos Beres, MU Tuntaskan Transfer Ketiga Di Musim Panas ini!
Liga Inggris 10 Juli 2026, 08:26
-
Diam tetapi Mematikan Seperti Ousmane Dembele
Piala Dunia 10 Juli 2026, 06:08
-
Man of the Match Prancis vs Maroko: Kylian Mbappe
Piala Dunia 10 Juli 2026, 05:14
-
Tempat Menonton Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026, 10 Juli 2026
Piala Dunia 10 Juli 2026, 01:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR