
Bola.net - Pembalap BK8 Gresini Racing, Alex Marquez, mengenang masa kelamnya di MotoGP, ketika nyaris tak dapat kontrak untuk musim 2023. Kini, ia justru memantapkan diri sebagai kandidat juara dunia 2025 usai merebut kemenangan perdananya di Jerez, Spanyol, Minggu (27/4/2025).
Marquez menjalani debut MotoGP pada 2020. Tadinya, ia sudah menandatangani kontrak dengan Marc VDS untuk bertahan di Moto2, tetapi harus naik kelas bersama Repsol Honda usai Jorge Lorenzo mendadak memutuskan pensiun pada akhir 2019. Pada musim debutnya itu, Alex mampu dua kali naik podium.
Namun, pada 2021, ia digeser ke LCR Honda Castrol karena Repsol Honda ingin menggaet Pol Espargaro. Dukungan teknis Honda pun berkurang, sehingga Alex sulit tampil kompetitif. Ia kesulitan mencari kontrak untuk 2023, dan bahkan terpikir untuk vakum balapan, sebelum akhirnya menawarkan diri ke Gresini.
Tadinya Tak Ada Tim yang Tertarik Gaet Alex Marquez

Sejak membela Gresini, Marquez dapat dukungan teknis yang mumpuni dari Ducati dan berhasil membuktikan dirinya sebagai rider yang berpotensi bertarung di depan. Ini terbukti dari dua kemenangan Sprint pada 2023, serta kemenangan Grand Prix perdananya di MotoGP Jerez 2025.
"Saya ingat 2022. Saat itu saya ada di Sachsenring, dan musim kompetisi sudah berjalan setengah jalan. Semua orang sudah punya kontrak. Saya tidak punya kontrak, bahkan tak ada ketertarikan dari tim mana pun," ungkap juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019 ini dalam jumpa pers.
"Saya langsung mendatangi Gresini dan berkata, 'Aku menginginkan motor kalian. Aku tak peduli dengan hal-hal lain. Aku hanya menginginkan motor kalian dan melihat potensiku. Beri aku satu tahun dan kemudian kita lihat nanti'," lanjut adik Marc Marquez ini.
Merasa Bisa Garang Sejak Pertama Kali Jajal Ducati
Marquez pun langsung menyadari ia punya peluang kembali tampil kompetitif saat menjajal Desmosedici GP22 dalam tes pascamusim Valencia pada November 2023. Ia meyakini podium dan kemenangan hanya soal waktu dan kemauannya beradaptasi dengan Ducati.
"Memang benar bahwa tahun lalu (2024) seperti mimpi buruk karena saya tak berada di tempat yang sesuai dengan ekspektasi saya dengan motor itu (GP23). Namun, tahun lalu adalah tahun di mana saya banyak belajar," ujar pembalap berusia 29 tahun ini.
"Atas alasan itulah saya kompetitif tahun ini. Sebab, saya sudah terbiasa mengendarai motor yang tertinggal selangkah dibandingkan GP24. Jadi, tes Valencia 2022 adalah waktu saya menyadari potensi saya dan itu hanya soal waktu adaptasi dengan Ducati untuk kembali ke depan," pungkasnya.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Alex Marquez Klaim Dirinya yang Terkuat di MotoGP Spanyol 2025 Usai Marc Marquez Kecelakaan
- Astra Honda Racing Team Sabet 5 Podium dan 2 Kemenangan di ARRC Thailand 2025
- Deretan Rekor dan Catatan Mentereng Alex Marquez Usai Kemenangan di MotoGP Spanyol 2025
- Video Kecelakaan Marc Marquez di MotoGP Spanyol 2025, Blunder di 3 Lap Pertama
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Sementara MotoGP 2025 Usai Seri Spanyol di Jerez
Otomotif 27 April 2025, 20:09
LATEST UPDATE
-
Man of the Match PSG vs Liverpool: Khvicha Kvaratskhelia
Liga Champions 9 April 2026, 05:13
-
Hasil PSG vs Liverpool: Keperkasaan sang Juara Bertahan
Liga Champions 9 April 2026, 05:06
-
Al Hilal vs Al Kholood Club: Karim Benzema Bungkus Hattrick dalam Pesta 6 Gol
Asia 9 April 2026, 04:22
-
Braga vs Betis: Penalti Cucho Hernandez Selamatkan Tim Tamu
Liga Eropa UEFA 9 April 2026, 04:16
-
Man of the Match Barcelona vs Atletico Madrid: Julian Alvarez
Liga Champions 9 April 2026, 04:09
-
Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia Jumpa Vietnam
Tim Nasional 8 April 2026, 23:42
-
Tempat Menonton PSG vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 8 April 2026, 22:02
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32























KOMENTAR