
Bola.net - Toprak Razgatlioglu benar-benar datang dengan sikap merendah jelang debut di MotoGP 2026. Rider Prima Pramac Racing itu tegas tak mau pasang target muluk pada musim pertamanya di kelas premier.
Kepindahan Razgatlioglu ke MotoGP sejatinya sudah lama ditunggu sejak 2020. Namun, pembalap Turki tersebut lebih dulu menuntaskan ambisinya di WorldSBK sebelum akhirnya mengambil langkah besar ini.
Status tiga kali juara WorldSBK membuat debut 'El Turco' di MotoGP menyita perhatian. Apalagi Yamaha memberinya kontrak dua musim dan menempatkannya di Pramac untuk MotoGP 2026 dan 2027.
Antisipasi Tinggi, Pilih Fokus Belajar
Namun, Razgatlioglu menegaskan masih harus belajar karena ada perbedaan besar antara WorldSBK dan MotoGP. "Ada antisipasi besar, tapi ini musim pertama saya," ujarnya kepada GPOne, Rabu (14/1/2026).
"Saya harus belajar, berkembang, dan memahami semuanya. Superbike adalah satu hal, tapi ini (MotoGP) sama sekali berbeda. Musim yang sulit menanti saya, dan saya harus memberikan yang terbaik," lanjutnya.
Selain tekanan ekspektasi, tantangan teknis juga menanti Razgatlioglu bersama Yamaha. Ia menilai proses adaptasi dengan motor dan ban akan sangat menentukan performanya di awal musim.
3 Balapan Pertama Jadi Kunci Penting
"Saya harus adaptasi dengan motor dan memahaminya, tanpa mencoba terlalu banyak solusi. Jika menemukan setup yang saya cari, saya bisa lebih kompetitif. Menurut saya, tiga balapan pertama akan sangat penting untuk memahami ban dan perilaku motor," tutur 'Stoprak'.
Razgatlioglu juga mengaku tak mencemaskan mesin V4 yang baru akan diturunkan Yamaha tahun ini, mengingat sebelumnya mereka hanya pernah menurunkan mesin inline 4 sejak 2002.
"Jujur saja, saya tak punya ekspektasi. Yamaha bekerja keras, dan saya akan mencoba untuk melaju secepat mungkin," pungkas anak didik lima kali juara WorldSSP, Kenan Sofuoglu tersebut.
Sumber: GPOne
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yamaha Cup Race 2025 Bakal Sambangi Tasikmalaya, Targetkan Seri Penutup yang Tak Terlupakan
Otomotif 28 November 2025, 12:57
LATEST UPDATE
-
Madueke Mengubah Arah Pertandingan, Havertz Tenang di Titik Penalti
Liga Champions 12 Maret 2026, 12:15
-
Bodo/Glimt dan Mimpi Besar Sebuah Klub dari Kota Kecil di Liga Champions
Liga Champions 12 Maret 2026, 11:37
-
Petaka Wakil Inggris di Liga Champions: 6 Klub Gagal Menang, 3 Dibantai
Liga Champions 12 Maret 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54
-
11 Pemain yang Pernah Membela PSG dan Chelsea, Ada Legenda Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:44
-
5 Pelatih dengan Kartu Merah Terbanyak, Jose Mourinho Jauh di Puncak
Editorial 10 Maret 2026, 20:41

























KOMENTAR