Bola.net - - Pembalap Octo Pramac Racing, Danilo Petrucci mengaku sedikit terkejut atas kekuatan performa rider Ducati Corse, Andrea Dovizioso di MotoGP musim ini. Bukan kecepatan Dovizioso yang membuat Petrucci terheran, melainkan konsistensinya sepanjang balapan. Hal ini disampaikan Petrucci kepada Crash.net.
Dovizioso yang membela Ducati Corse sejak 2013 memang 'tabah' mengalami jatuh bangun dalam menjadi ujung tombak pengembangan Desmosedici. Tahun ini, kerja kerasnya pun membuahkan hasil. Selain sukses mengoleksi empat kemenangan, ia juga sukses memuncaki klasemen pembalap dan menjadi kandidat kuat juara dunia.
"Saya sedikit terkejut, tapi bukan soal kecepatannya, melainkan konsistensinya. Tentu motor kami sudah lebih baik, tapi ia jauh lebih kuat dari sebelumnya. Ia tak terlalu cepat dibanding saya, namun ia bisa mengendarai motor dengan cara yang sama dalam jarak balap," ujar Petrucci.
Danilo Petrucci (c) Pramac Racing
Rider Italia ini pun menganalisa mengapa ia tak bisa tampil selevel dengan Dovizioso. "Bagi saya, ini mustahil, terutama di paruh kedua musim. Area traksi bagi saya masih buruk untuk catatan waktu. Dengan gaya balap seperti ini, maka saya lebih agresif pada ban, lebih boros ketimbang Dovi," lanjutnya.
Petrucci yang merupakan teman baik Dovizioso, juga memakai Desmosedici GP17, hingga rider berjuluk Petrux ini mendapat akses untuk membaca data Dovizioso dengan detail. Ia pun meyakini tak ada hal yang kelewat istimewa dari apa yang dilakukan rider berusia 31 tahun tersebut.
"Jika dilihat dari data, Dovi juga tidak memakai rahasia apapun. Ia hanya smooth saja pada gas. Ia paham kapan dan di mana ban mengalami sliding dan dengan cara ini ia bisa menghemat ban di paruh kedua balapan dan ia bisa lebih cepat," pungkas Petrucci.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Petrucci: Kekuatan Dovizioso Tak Pakai Rahasia Apapun!
Otomotif 6 September 2017, 11:30
-
Ducati: Dovizioso Gunakan Saran Stoner dengan Baik
Otomotif 5 September 2017, 15:15
-
Dovizioso Bela Rossi Soal Metode Latihan Motor
Otomotif 4 September 2017, 14:20
-
Dovizioso Akui Lorenzo Permudah Kinerja Ducati
Otomotif 4 September 2017, 11:45
-
Akankah Lorenzo Bantu Dovizioso Rebut Gelar Dunia?
Otomotif 31 Agustus 2017, 14:00
LATEST UPDATE
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
-
Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 16:58
-
Luis De La Fuente: Belgia Dulu, Baru Prancis!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 15:00
-
Romelu Lukaku: Belgia Punya Semua yang Dibutuhkan untuk Jegal Spanyol!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 14:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR