Bola.net - Debutan Monster Yamaha Tech 3, Pol Espargaro mengaku belajar banyak dari seniornya yang membela Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi dalam menghadapi musim ini.
Saat ini Espargaro sukses menjadi pebalap tim satelit terbaik, menempati peringkat keenam pada klasemen pebalap dengan 49 poin. Meski tumbuh dewasa menonton pertarungan Andrea Dovizioso, Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa di GP250, Espargaro juga belajar dari Rossi.
"Pebalap seusia saya, tumbuh dewasa menonton Dovi, Jorge dan Dani. Menyenangkan melawan mereka. Lalu ada Vale. Tentu semua ingin bertarung dengannya. Kini ketika membalap bersamanya, saya jadi paham mengapa ia sering menang!" ujarnya kepada GPOne.com.
Pebalap berusia 23 tahun ini juga mengaku kerap mengamati gaya balap para rival untuk belajar. "Memperhatikan pebalap lain memang metode paling cepat, tapi juga lebih sulit. Saya belajar banyak dari Vale di empat seri pertama musim ini," tutup Espargaro. (gpo/kny)
Saat ini Espargaro sukses menjadi pebalap tim satelit terbaik, menempati peringkat keenam pada klasemen pebalap dengan 49 poin. Meski tumbuh dewasa menonton pertarungan Andrea Dovizioso, Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa di GP250, Espargaro juga belajar dari Rossi.
"Pebalap seusia saya, tumbuh dewasa menonton Dovi, Jorge dan Dani. Menyenangkan melawan mereka. Lalu ada Vale. Tentu semua ingin bertarung dengannya. Kini ketika membalap bersamanya, saya jadi paham mengapa ia sering menang!" ujarnya kepada GPOne.com.
Pebalap berusia 23 tahun ini juga mengaku kerap mengamati gaya balap para rival untuk belajar. "Memperhatikan pebalap lain memang metode paling cepat, tapi juga lebih sulit. Saya belajar banyak dari Vale di empat seri pertama musim ini," tutup Espargaro. (gpo/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Monster Produksi Minuman Berenergi Edisi Valentino Rossi
Otomotif 11 Juni 2014, 21:00
-
Rossi Lakukan Apapun Demi Lawan Lorenzo-Marquez
Otomotif 11 Juni 2014, 19:45
-
Pol Espargaro Belajar Banyak dari Valentino Rossi
Otomotif 11 Juni 2014, 16:45
-
Espargaro: Nasib Saya Ditentukan Rossi-Lorenzo
Otomotif 11 Juni 2014, 13:00
-
'Jika Marquez Gagal, Rossi Lah yang Menang'
Otomotif 10 Juni 2014, 17:45
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
Piala Dunia 12 Juli 2026, 02:52
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss
Piala Dunia 12 Juli 2026, 01:59
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
Piala Dunia 12 Juli 2026, 00:48
-
Vinicius Junior Bakal Jadi Wakil Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 12 Juli 2026, 00:07
-
Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
Piala Dunia 11 Juli 2026, 23:27
-
Neco Williams Masuk Radar Transfer MU, Disiapkan untuk Saingi Luke Shaw
Liga Inggris 11 Juli 2026, 22:12
-
Gelandang Afrika Selatan Jayden Adams Meninggal Dunia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 21:08
-
Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
Liga Italia 11 Juli 2026, 19:31
-
Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
Bola Indonesia 11 Juli 2026, 17:49
-
Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
Piala Dunia 11 Juli 2026, 17:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR