Bola.net - Setelah dituduh menimbulkan tabrakan di Formula 1 GP Monako hari Minggu (26/5), Kimi Raikkonen berbalik menyalahkan Sergio Perez dan menyatakan bahwa pebalap McLaren itu 'sok tahu'.
Raikkonen sedang berada di posisi kelima ketika Perez berusaha menyalipnya di chicane Sirkuit Monte Carlo. Keduanya mengalami kontak, dan ban belakang bagian kiri Raikkonen pecah. Pebalap Lotus ini terpaksa melakukan pit stop dan harus rela finis di posisi ke-10.
Perez yang akhirnya gagal finis akibat kerusakan rem, menyatakan bahwa insiden itu tidak akan terjadi bila Raikkonen mau memberinya ruang menyalip.
"Sergio menabrak saya dari belakang. Jika ia pikir ini semua salah saya, ia tak tahu apa-apa tentang apa yang ia bicarakan. Ia masuk ke tikungan terlalu cepat," ujar Raikkonen. "Ini bukan pertama kalinya ia menabrak seseorang. Jika ia masuk ke tikungan terlalu cepat maka ia akan menyingkir atau melaju lurus. Ia tidak akan berhasil menyalip tanpa menabrak seseorang."
Dengan finisnya Sebastian Vettel di posisi kedua, Raikkonen pun kehilangan banyak poin. Vettel berhasil memperkokoh posisi di puncak klasemen dengan 107 poin, sementara Raikkonen yang masih berada di peringkat kedua memiliki total 86 poin.
"Balapan ini sungguh mengecewakan. Berkat manuver bodoh Sergio kami kehilangan banyak poin dari Seb. Anda tidak akan bisa terima jika kalah seperti ini. Pekan balap kami tidak ideal, namun kami tak bisa apa-apa. Setidaknya kami meraih satu poin," tutupnya. (as/kny)
Raikkonen sedang berada di posisi kelima ketika Perez berusaha menyalipnya di chicane Sirkuit Monte Carlo. Keduanya mengalami kontak, dan ban belakang bagian kiri Raikkonen pecah. Pebalap Lotus ini terpaksa melakukan pit stop dan harus rela finis di posisi ke-10.
Perez yang akhirnya gagal finis akibat kerusakan rem, menyatakan bahwa insiden itu tidak akan terjadi bila Raikkonen mau memberinya ruang menyalip.
"Sergio menabrak saya dari belakang. Jika ia pikir ini semua salah saya, ia tak tahu apa-apa tentang apa yang ia bicarakan. Ia masuk ke tikungan terlalu cepat," ujar Raikkonen. "Ini bukan pertama kalinya ia menabrak seseorang. Jika ia masuk ke tikungan terlalu cepat maka ia akan menyingkir atau melaju lurus. Ia tidak akan berhasil menyalip tanpa menabrak seseorang."
Dengan finisnya Sebastian Vettel di posisi kedua, Raikkonen pun kehilangan banyak poin. Vettel berhasil memperkokoh posisi di puncak klasemen dengan 107 poin, sementara Raikkonen yang masih berada di peringkat kedua memiliki total 86 poin.
"Balapan ini sungguh mengecewakan. Berkat manuver bodoh Sergio kami kehilangan banyak poin dari Seb. Anda tidak akan bisa terima jika kalah seperti ini. Pekan balap kami tidak ideal, namun kami tak bisa apa-apa. Setidaknya kami meraih satu poin," tutupnya. (as/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Video: Kecelakaan Hebat Felipe Massa di F1 GP Monako
Open Play 27 Mei 2013, 21:15
-
Galeri Foto Gelaran Balap Formula 1 GP Monako 2013
Open Play 27 Mei 2013, 21:00
-
Alonso: Ferrari Terlalu Lambat di Monako
Otomotif 27 Mei 2013, 20:15
-
Raikkonen: Perez Lakukan Manuver Bodoh
Otomotif 27 Mei 2013, 19:15
-
Otomotif 27 Mei 2013, 18:15

LATEST UPDATE
-
Kabar Baik, Lionel Messi Cuma Lelah Otot
Piala Dunia 26 Mei 2026, 11:45
-
RESMI: Arema FC Lepas Lucas Frigeri
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 11:21
-
Roy Keane Sindir Bruno Fernandes Lagi? Kali Ini Bawa-Bawa Keledai!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 10:45
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Aragon 2026 di Vidio, 29-31 Mei 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 10:36
-
Maju Membela Kylian Mbappe: Dia Bukan Seorang Penipu!
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 10:15
-
Mengapa Atletico Madrid Pertimbangkan Jual Julian Alvarez?
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 10:02
-
Jadwal Lengkap R3 BLU CRU World Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:56
-
Jadwal Lengkap Balapan WorldSBK 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:54
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR