Bola.net - Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi mengaku kecewa gagal menghalangi laju pebalap Repsol Honda, Marc Marquez dalam mengunci gelar dunia di MotoGP Jepang, Minggu (12/10).
Rossi segera memimpin balapan selepas start, namun harus mengakui kekuatan rekan setimnya, Jorge Lorenzo. Rossi pun harus finis kedua demi menjegal Marquez. Sayang, pebalap berusia 21 tahun itu akhirnya mampu menyalipnya.
"Sebenarnya saya bisa membuat peluang juara tetap terbuka hingga satu seri lagi. Saya ingin sekali lagi bertarung dengan Marc. Ritme saya bagus, namun Marc lebih kuat jadi mustahil," ujarnya kepada MotoGP.com.
Meski begitu, Rossi senang karena pertarungannya dengan para lawan berjalan seru. :Saya puas, level persaingan kali ini lebih tinggi. Jorge dan Marc lebih cepat. Selamat pada Marc atas gelar dunia yang ia raih," tutupnya. (mgp/kny)
Rossi segera memimpin balapan selepas start, namun harus mengakui kekuatan rekan setimnya, Jorge Lorenzo. Rossi pun harus finis kedua demi menjegal Marquez. Sayang, pebalap berusia 21 tahun itu akhirnya mampu menyalipnya.
"Sebenarnya saya bisa membuat peluang juara tetap terbuka hingga satu seri lagi. Saya ingin sekali lagi bertarung dengan Marc. Ritme saya bagus, namun Marc lebih kuat jadi mustahil," ujarnya kepada MotoGP.com.
Meski begitu, Rossi senang karena pertarungannya dengan para lawan berjalan seru. :Saya puas, level persaingan kali ini lebih tinggi. Jorge dan Marc lebih cepat. Selamat pada Marc atas gelar dunia yang ia raih," tutupnya. (mgp/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rossi Kecewa Gagal 'Jegal' Marquez di Jepang
Otomotif 12 Oktober 2014, 14:50
-
Klasemen Sementara MotoGP 2014 Usai Seri Jepang
Otomotif 12 Oktober 2014, 13:45
-
Lorenzo Menang, Marquez Sukses Kunci Gelar Dunia
Otomotif 12 Oktober 2014, 13:15
-
Rossi Kedua, Ducati Sabet Pole MotoGP Jepang
Otomotif 11 Oktober 2014, 13:12
-
Mekanik Yamaha: Valentino Rossi Itu Tidak 'Normal'!
Otomotif 11 Oktober 2014, 11:30
LATEST UPDATE
-
Juventus Hampir Angkut Alisson, Tapi Liverpool Bikin Manuver Kejutan
Liga Inggris 28 Mei 2026, 11:03
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19





















KOMENTAR