Bola.net - Sembilan kali juara dunia, Valentino Rossi yakin bahwa era MotoGP terkini adalah masa-masa paling membosankan sejak kejuaraan tersebut digulirkan pertama kali. Menurut pebalap Ducati itu, para petinggi harus melakukan perombakan besar pada beberapa regulasi yang ada.
"Secara pribadi, saya rasa mereka harus kembali melakukan banyak perubahan di masa depan. Sejak saya bergabung di kelas tertinggi (2000), ini adalah momen-momen terburuk di MotoGP. Masa-masa ini adalah masa paling membosankan karena balapan juga berjalan buruk," ujar Rossi.
The Doctor menyatakan bahwa jalannya balap di kelas Moto2 dan Moto3 sangat fantastis, namun ia juga berpendapat bahwa perhatian penonton seharusnya lebih banyak tertuju pada kelas tertinggi, yakni MotoGP.
"Jika anda menonton Moto3, balapannya sangat seru. Moto2 juga fantastis. Namun ketika menonton MotoGP, pasti akan sangat sulit bagi penonton untuk tetap 'melek'," lanjutnya. "Jadi, para petinggi harus mengubah 'produk' MotoGP. Level ini sangat menakjubkan, motor dan pebalap sudah melaju sangat cepat, namun semua ini terlalu sempurna."
Pebalap Italia itupun yakin bahwa beberapa pebalap muda harus segera mengendarai motor MotoGP. Ia juga menyebutkan nama Scott Redding sebagai harapannya untuk membuat MotoGP lebih seru.
"Saya rasa, ada beberapa pebalap muda dari Moto2 yang cukup hebat, terutama Marc Marquez yang melaju sangat cepat. Andrea Iannone dan Scott Redding juga merupakan dua pebalap yang cepat dan tahu bagaimana cara bersenang-senang," pungkasnya.
Marquez dipastikan akan naik kelas ke MotoGP tahun depan untuk menggantikan Casey Stoner di Repsol Honda. Iannone juga dipastikan akan bertandem dengan Ben Spies di tim Pramac Ducati tahun depan. Sementara Redding yang beberapa waktu lalu pernah melakukan uji coba dengan Ducati, dipastikan bertahan di Moto2 dengan tim Marc VDS Racing. (bsn/kny)
"Secara pribadi, saya rasa mereka harus kembali melakukan banyak perubahan di masa depan. Sejak saya bergabung di kelas tertinggi (2000), ini adalah momen-momen terburuk di MotoGP. Masa-masa ini adalah masa paling membosankan karena balapan juga berjalan buruk," ujar Rossi.
The Doctor menyatakan bahwa jalannya balap di kelas Moto2 dan Moto3 sangat fantastis, namun ia juga berpendapat bahwa perhatian penonton seharusnya lebih banyak tertuju pada kelas tertinggi, yakni MotoGP.
"Jika anda menonton Moto3, balapannya sangat seru. Moto2 juga fantastis. Namun ketika menonton MotoGP, pasti akan sangat sulit bagi penonton untuk tetap 'melek'," lanjutnya. "Jadi, para petinggi harus mengubah 'produk' MotoGP. Level ini sangat menakjubkan, motor dan pebalap sudah melaju sangat cepat, namun semua ini terlalu sempurna."
Pebalap Italia itupun yakin bahwa beberapa pebalap muda harus segera mengendarai motor MotoGP. Ia juga menyebutkan nama Scott Redding sebagai harapannya untuk membuat MotoGP lebih seru.
"Saya rasa, ada beberapa pebalap muda dari Moto2 yang cukup hebat, terutama Marc Marquez yang melaju sangat cepat. Andrea Iannone dan Scott Redding juga merupakan dua pebalap yang cepat dan tahu bagaimana cara bersenang-senang," pungkasnya.
Marquez dipastikan akan naik kelas ke MotoGP tahun depan untuk menggantikan Casey Stoner di Repsol Honda. Iannone juga dipastikan akan bertandem dengan Ben Spies di tim Pramac Ducati tahun depan. Sementara Redding yang beberapa waktu lalu pernah melakukan uji coba dengan Ducati, dipastikan bertahan di Moto2 dengan tim Marc VDS Racing. (bsn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rossi: MotoGP Sedang Dalam Masa Paling Membosankan
Otomotif 23 Oktober 2012, 20:00
-
Rossi Dukung Keputusan MotoGP Hentikan Balapan
Otomotif 22 Oktober 2012, 18:00
-
Tujuh Fakta Menarik Menjelang MotoGP Malaysia
Otomotif 20 Oktober 2012, 08:00
-
Rossi: Ducati Melaju Cukup Lamban di Sesi Latihan
Otomotif 19 Oktober 2012, 21:00
-
Rossi Targetkan Peringkat Kelima Klasemen MotoGP
Otomotif 19 Oktober 2012, 09:00
LATEST UPDATE
-
Juventus Hampir Angkut Alisson, Tapi Liverpool Bikin Manuver Kejutan
Liga Inggris 28 Mei 2026, 11:03
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19





















KOMENTAR