
Bola.net - Pembalap Red Bull KTM Tech 3, Maverick Vinales, mengaku bahwa penyesalan terbesarnya di MotoGP adalah menolak tawaran Ducati Lenovo Team sebagai tandem Andrea Dovizioso pada 2019. Pada 2018, ketika masih membela Monster Energy Yamaha, Vinales memang diburu oleh tim pabrikan asal Italia tersebut.
Meski begitu, Vinales menolak tawaran 'Bologna Bullet' dan memilih bertahan di Yamaha. Sayang, perjalanan 'Top Gun' bersama Yamaha tidaklah mulus. Meski kerap menang, ia tak cukup konsisten bertarung di zona podium, dan mereka berpisah secara tidak baik-baik pada pertengahan 2021 akibat skandal geber gas di MotoGP Styria.
Vinales pun menyatakan bahwa ia menolak Ducati karena, pada 2018, ia merasa dikelilingi tim yang tepat di Yamaha. Ujung-ujungnya, juara dunia Moto3 2013 ini malah mendapatkan hasil terbaik mentok di peringkat ketiga klasemen pembalap pada 2017 dan 2019, sebelum pindah ke Aprilia Racing pada akhir musim 2021.
Tolak Ducati Jadi Kesalahan Total

"Itu (menolak tawaran Ducati) adalah penyesalan terbesar saya dalam karier balap saya. Pada 2018, saya mendapat tawaran untuk bergabung dengan tim pabrikan Ducati pada 2019 dan 2020, sebagai rekan setim Dovizioso," kisah Vinales dalam wawancaranya dengan Diario AS pada Rabu (2/6/2025).
"Mereka meyakinkan saya. Saya sudah sangat yakin akan pergi ke Ducati, tapi orang-orang yang bekerja dengan saya saat itu meyakinkan saya untuk tetap di Yamaha dan mencoba menang di sana. Tentu saja, itu kesalahan total," lanjut pembalap berusia 30 tahun ini.
Ketika ditanya berapa gelar dunia MotoGP yang bisa ia raih andai menerima tawaran Ducati, Vinales sempat ragu berandai-andai. Meski begitu, perseteruannya dengan Yamaha telah membuatnya belajar berpikir jernih dan tenang, sehingga yakin bisa jadi juara dengan Ducati jika memiliki kedewasaannya yang sekarang.
Mungkin Bisa Raih 3 atau 4 Gelar Dunia MotoGP
"Saya percaya, dalam hidup, segalanya terjadi karena suatu alasan. Mungkin saja jika ke Ducati saya malah cedera dan tak bisa balapan lagi. Siapa tahu? Yang jelas, takdir membawa saya ke sini, ke KTM, dan saya telah mengalami perkembangan yang saya suka. Saya merasa bangga pada diri saya sendiri," ungkap Vinales.
"Berapa gelar yang mungkin saya miliki? Dengan sikap saya yang sekarang dan jika saya berhasil mengamankan kursi di Ducati, mungkin tiga atau empat gelar. Namun, yang terpenting adalah bagaimana perasaan Anda, dan kebahagiaan sangatlah penting. Itu yang dicari semua orang, dan saya merasa damai," pungkasnya.
Saat ini, Pedro Acosta masih menjadi pembalap KTM terbaik dengan koleksi 98 poin di klasemen. Namun, Vinales juga tak kalah sering bertarung di depan sebagai pembalap KTM terbaik ketika motor RC16 masih mengalami performa naik turun. Saat ini, ia berada di peringkat 10 dengan koleksi 69 poin.
Sumber: Diario AS
Baca Juga:
- Kalau Bukan Gaji Selangit, Apa yang Bikin Jorge Martin Ngotot Pindah ke Honda di MotoGP 2026?
- Aprilia Ngaku Puyeng Cari Rider Pengganti yang Tangguh Jika Benar-Benar Ditinggalkan Jorge Martin
- Media Italia Sebut Max Verstappen Makin Mantap Ingin Bebas dari Red Bull di Formula 1 2026
- Sirkuit Sepang 'Kunjungi' 4 Kota Besar di Indonesia dalam Roadshow Regional MotoGP Malaysia 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tolak Gabung Ducati Jadi Penyesalan Terbesar Maverick Vinales di MotoGP
Otomotif 2 Juli 2025, 16:23
-
Hasil Latihan MotoGP Italia 2025: Maverick Vinales Asapi Trisula Ducati
Otomotif 20 Juni 2025, 21:08
LATEST UPDATE
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR