
Bola.net - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, menyatakan bahwa pihaknya masih mencari-cari tim independen untuk dijadikan tim satelit di MotoGP 2024. Menurutnya, tim balap Valentino Rossi, Mooney VR46 Racing Team, adalah pilihan logis. Namun, ada satu kendala yang bakal sulit dipecahkan.
Yamaha diketahui ditinggalkan oleh CryptoDATA RNF Racing ke Aprilia pada 2023. Mereka pun terpaksa menjalani musim ini tanpa tim satelit dan hanya akan menurunkan Monster Energy Yamaha yang merupakan skuad pabrikan. Menurut Jarvis, tim satelit sangatlah krusial dalam menentukan performa dalam pekan balap.
Pria Inggris ini menyatakan, keberadaan tim satelit tak banyak memengaruhi pengembangan YZR-M1. Namun, keberadaan mereka sangat penting agar para rider mereka bisa berbagi data soal setup motor dan pilihan ban yang ideal dalam kondisi-kondisi tertentu. Apalagi, format MotoGP 2023 berubah total gara-gara sprint race.
Situasi Berbeda dari Ducati

"Ini (ketiadaan tim satelit) bisa jadi hal negatif dalam pekan balap, ketika kami butuh setup dengan berbagai skenario berbeda, ketika cuaca berubah-ubah, dan keputusan masuk Q2 bakal ditentukan pada Jumat," ungkap Jarvis dalam wawancaranya dengan Speedweek pada Senin (20/2/2023).
"Rival kami dari Italia (Ducati) memiliki informasi dan data dari delapan rider, yang bisa menjajal berbagai hal dan komponen ban berbeda. Jadi, kami jelas tertinggal. Inilah opini saya. Ketiadaan tim satelit memang tak memengaruhi pengembangan motor, tetapi bakal memengaruhi balapan," lanjutnya.
Jarvis menyatakan Yamaha ingin segera kembali memiliki tim satelit. Ia mengakui tak ada urgensi mutlak untuk melakukannya, tetapi mereka ogah buang-buang waktu dengan diam saja tanpa melakukan negosiasi dengan tim independen mana pun, meski kebanyakan masih memiliki kontrak dengan pabrikan masing-masing.
Eratnya Hubungan VR46 dan Yamaha

"Jika kami menemukan solusi yang cocok dengan strategi masa depan kami, maka kami akan menyambutnya. Ini takkan mudah, karena kebanyakan tim masih punya kontrak valid. Selain itu, ada tim seperti LCR, yang punya sejarah panjang dan koneksi erat dengan Honda. Kesepakatan macam itu bakal sulit (diakhiri)," tutur Jarvis.
Tim yang tak punya kontrak untuk 2024 hanya Gresini Racing, tapi mereka tak berniat meninggalkan Ducati. Di lain sisi, VR46 sebagai skuad Rossi yang merupakan ikon Yamaha, tentu jadi opsi logis. "Ada banyak diskusi dengan VR46. Kami bekerja dekat dengan mereka. Mereka menjalankan tim Master Camp kami di Moto2," kisah Jarvis.
"Kami punya hubungan dekat dengan Vale, karena ia membela tim pabrikan Yamaha selama 16 tahun. Logisnya, ini arah yang baik untuk dituju. Dengan Marco dan Luca, Vale punya dua rider yang penuh harapan. Kami juga mendukung VR46 Riders Academy dengan motor-motor Yamaha. Jadi, sangat masuk akal memilih rute ini. Namun, mereka masih punya kontrak dengan Ducati sampai 2024," tutupnya.
Sumber: Speedweek
Baca juga:
- Hasil Tes Pramusim WorldSBK Australia 2023 Hari Kedua: Giliran Alvaro Bautista Dominan
- Jack Miller Puji Helm Baru Alpinestars: Dibantu Andrea Dovizioso, Pasti Jaminan Mutu
- Kawan Sekaligus Musuh: Pecco Bagnaia Waspadai Duet VR46 di MotoGP 2023
- Lawan Tiger Woods dan Klay Thompson, Pecco Bagnaia Masuk Nominasi Laureus Awards 2023
- Hasil Tes Pramusim WorldSBK Australia 2023 Hari Pertama: Toprak Razgatlioglu Berkuasa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Turuti Logika, Yamaha Masih Ngarep VR46 Jadi Tim Satelit Barunya di MotoGP 2024
Otomotif 21 Februari 2023, 15:57
-
Marc Marquez: Valentino Rossi Sengaja Bikin Saya Jatuh di MotoGP Sepang 2015
Otomotif 9 Februari 2023, 14:25
-
VR46 Turunkan 3 Tim, Inilah Daftar Pembalapnya di MotoGP dan Moto2 2023
Otomotif 9 Februari 2023, 12:05
-
Belum Pernah Podium di MotoGP, Luca Marini Ambisius Bidik Kemenangan Pertama
Otomotif 6 Februari 2023, 14:14
LATEST UPDATE
-
Hasil Arsenal vs Coventry City: The Gunners Langsung Tancap Gas di Pekan Pembuka
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 04:07
-
Link Streaming Arsenal vs Coventry City 22 Agustus 2026
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:59
-
Andoni Iraola Waspadai Wajah Baru Newcastle bersama Matthias Jaissle
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:30
-
Barcelona Kesusahan, Arsenal Tancap Gas untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:00
-
Resmi! Arsenal Datangkan Ezri Konsa dari Aston Villa
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 22:26
-
Mengungkap Misteri Menghilangnya Mason Mount dari Skuad MU
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 22:05
-
Bursa Transfer Sedikit Lagi Tutup, Wayne Rooney Minta MU Angkut Pemain Arsenal Ini
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 21:00
-
Fabio Capello Sebut Inter Milan Tak Punya Rival di Serie A
Liga Italia 21 Agustus 2026, 21:00
-
Manchester United Diprediksi Bawa Pulang 3 Poin dari Kandang Hull City
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59



















KOMENTAR