
Bola.net - MotoGP Legend sekaligus sembilan kali juara dunia, Valentino Rossi, heran melihat para pembalap MotoGP masa kini berteman baik dan tidak memiliki rivalitas pahit seperti dirinya dan para rivalnya pada masa lalu. Rossi pun menyalahkan era media sosial, sehingga para atlet masa kini dituntut memiliki perilaku sempurna.
Selama berkarier di Grand Prix, Rossi membuat dunia balap motor dicintai oleh berbagai kalangan: pria dan wanita, serta orang tua dan anak-anak kecil. Hal ini tak dimungkiri berkat prestasinya yang mentereng, juga karakternya yang easy going dan humoris. Selain itu, ia juga dikenal tak takut menjalin rivalitas sengit.
Rossi diketahui punya banyak rival bebuyutan dari GP125 sampai MotoGP, di antaranya Loris Capirossi, Max Biaggi, Sete Gibernau, Casey Stoner, Jorge Lorenzo, dan Marc Marquez. Menurut Rossi, rivalitas macam ini tak lagi terlihat di antara para rider masa kini. Usai bertarung sengit, mereka justru tetap berhubungan baik.
Sebut MotoGP Kini Kekurangan Fans Awam

Lewat La Stampa seperti yang dikutip GPOne pada Sabtu (22/4/2023), Rossi menyebut MotoGP kini tak lagi dicintai fans awam. "Usai saya pensiun, balap motor kembali seperti sebelum saya datang: olahraga untuk peminatnya saja. Saya, atas alasan tertentu, justru memperkenalkannya kepada nenek-nenek dan anak-anak kecil," ujarnya.
"Jujur saja, saya tak tahu mengapa. Mungkin itu berkat kombinasi hasil dan karakter saya. Pada era 1990-an, para atlet dilihat sebagai legenda, seperti Diego Maradona dan Ayrton Senna. Kini budayanya sudah berubah. Siapa Ayrton Senna masa kini? Mungkin Lewis Hamilton, tetapi ia sendiri juga sudah tidak muda," lanjutnya.
Rossi juga menyatakan tekanan dari media massa dan media sosial bikin para rider dituntut berperilaku baik, sehingga mereka berusaha menjaga citra di hadapan publik, termasuk saat pekan balap digelar. Alhasil, ketika cekcok dengan para rival, rider-rider ini menahan diri untuk tidak mengucapkan kata-kata yang tidak pantas.
Lebih Suka Era Sebelumnya

"Kini, apa pun yang Anda katakan bakal muncul di 300 situs berbeda dan Anda memikul konsekuensinya setidaknya selama dua pekan. Anda menjalani wawancara selama 30 menit dan semua orang mencari judul-judul clickbait. Ini bikin jengkel. Apa yang terjadi kemudian? Ada perilaku santun di antara para atlet," tutur Rossi.
Pria yang kini turun di ajang balap mobil ini mengaku beruntung dirinya mengalami masa-masa jaya saat media sosial belum marak dipakai orang. "Semua rider menjadi teman, saling berpelukan. Apakah itu menyenangkan? Saya sendiri lebih suka era sebelumnya, ketika Anda bisa mengatakan apa pun yang Anda pikirkan," ucapnya.
"Manusiawi saja jika Anda menjauhi orang-orang yang melakukan hal yang sama dengan Anda atau lebih baik dari Anda. Tak peduli Anda ini dokter, pembuat pizza, atau pembalap motor. Harus selalu menyembunyikan pikiran justru bikin segalanya makin palsu," keluh Rossi, yang pensiun dalam usia 42 tahun pada akhir 2021.
Sumber: La Stampa, GPOne
Baca juga:
- Format Pekan Balap Formula 1 2023 Berubah Lagi, Kini Perkenalkan Sesi 'Sprint Shootout'
- Alex Marquez vs Luca Marini: Saling Sikut Buru Rekor Kakak-Adik Pertama yang Menang di MotoGP
- Ingin Balapan di MotoGP Spanyol, Enea Bastianini Bakal Cek Medis di Sirkuit Jerez
- Alex Marquez Lelah: 2 Kali Juara Dunia, Selalu Dianggap 'Cuma' Adik Marc Marquez
- Marco Bezzecchi Pilih Bertahan di Ducati Jika VR46 Jadi Pindah ke Yamaha
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Rossi Tak Suka Lihat Para Rider MotoGP Berteman: Rasanya Palsu
Otomotif 26 April 2023, 12:36
-
Terpukau Ducati, Valentino Rossi Masih Ragu Pindahkan VR46 ke Yamaha
Otomotif 20 April 2023, 12:47
LATEST UPDATE
-
Raphinha Lempar Peringatan ke Real Madrid dan Atletico: Barcelona Siap!
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 16:59
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 16:40
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 7-9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 16:37
-
Pemain yang Bikin Chelsea Kelabakan, Harry Wilson Punya Sentuhan Magis!
Liga Inggris 8 Januari 2026, 16:27
-
Benarkah Ruang Ganti Real Madrid Retak?
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 15:54
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR