
Dinding pemisah ini hadir untuk pertama kali di Fiat Yamaha 2008, yakni setibanya Lorenzo sebagai tandem Rossi dan kerap dianggap sebagai simbol perselisihan mereka baik di dalam maupun luar lintasan. Dinding ini menghilang setelah Rossi hijrah ke Ducati pada tahun 2011. Saat Rossi kembali ke Yamaha pada tahun 2013, dinding itu tak kembali diterapkan.
"Kami akan memulai musim ini persis seperti musim lalu. Tak ada alasan untuk meletakkan dinding di garasi kami. Salah satu kekuatan kami adalah kerjasama yang sangat baik. Kami paham pebalap kami adalah rival bagi satu sama lain, namun mekanik dan engineer bekerja sama. Jadi dinding ini sebuah kemunduran bagi tim," ujar Jarvis kepada Crash.net.
Jarvis pun meyakini hilangnya dinding pemisah akan memudahkan tim dalam mendapatkan lebih banyak data. Dengan hal ini, Yamaha ingin Lorenzo dan Rossi bekerja secara profesional dan mampu menyingkirkan masalah pribadi di antara keduanya demi kepentingan tim.
"Tembok ini adalah masa lalu kami, dan kini sudah tak berguna lagi. Kami paham Jorge dan Vale ingin saling mengalahkan. Tapi seperti yang Jorge katakan, jika Vale tetap menjadi rival utamanya, maka ini sinyal bagus. Ini berarti Yamaha masih berada di depan, dan inilah misi kami, yakni mengalahkan kompetitor," tutup Jarvis. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Kontrak Semua Pebalap Bergantung Keputusan Rossi'
Otomotif 22 Januari 2016, 14:00
-
Yamaha: Dinding Rossi-Lorenzo Itu Sudah Masa Lalu!
Otomotif 22 Januari 2016, 11:30
-
Marquez Putuskan Kontrak Kerjasama dengan Rossi?
Otomotif 22 Januari 2016, 09:15
-
Bos Ducati: Valentino Rossi Akan Tetap Gahar
Otomotif 21 Januari 2016, 19:45
-
'Silly Season MotoGP Dimulai Usai Seri Keempat 2016'
Otomotif 21 Januari 2016, 17:45
LATEST UPDATE
-
Dean James Bersinar di Eredivisie: Bawa Go Ahead Eagles Raih Peringkat ke-2 Klasemen
Tim Nasional 24 Agustus 2026, 14:12
-
Ambisi Sandy Walsh Bersama Persib: Kejar Gelar Keempat hingga Tantang Klub Asia
Bola Indonesia 24 Agustus 2026, 13:48
-
Tanpa Striker Murni, Barcelona Ternyata Tetap Ganas di Area Penalti
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 13:16
-
Makna Selebrasi Spiderman Raphinha di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 12:17
-
Ferran Torres Debut dan Cetak 2 Gol, PSG Selamat dari Kekalahan
Liga Eropa Lain 24 Agustus 2026, 12:01
-
Kesempatan Xavi Espart, Agresivitas Gavi, dan Debut Impresif Anthony Gordon
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 11:41
-
Debut Impian Anthony Gordon, 2 Assist dalam Kemenangan Besar Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 11:19
-
Adrien Rabiot Sudah Memahami Tuntutan Ruben Amorim di AC Milan
Liga Italia 24 Agustus 2026, 11:08
-
Randal Kolo Muani Bikin Luciano Spalletti Frustrasi
Liga Italia 24 Agustus 2026, 10:19
-
Barcelona Menang Besar 5-0, Ulasan Performa Para Pemain di Markas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 10:09
-
AC Milan Tekuk Torino, Berikut Performa Pemain di Setiap Lini
Liga Italia 24 Agustus 2026, 09:53
-
Juventus Tekuk Frosinone, Bremer Gemilang, Kolo Muani Melempem
Liga Italia 24 Agustus 2026, 09:07
-
Nyaris Terkapar, Bagaimana Performa Para Pemain Liverpool di Kandang Newcastle?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR