
Bola.net - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, mengaku pihaknya sama sekali tak kaget melihat Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo akur bekerja sama sepanjang uji coba pramusim MotoGP Sepang, Malaysia, 7-9 Februari lalu. Hal ini ia sampaikan kepada Sky Sport.
Dua pekan lalu, Lorenzo resmi diumumkan kembali ke Yamaha, kali ini sebagai test rider, mengingat ia telah memutuskan pensiun akhir musim lalu. Ia pun sudah mulai bertugas dalam uji coba shakedown di Sepang pada 2-4 Februari.
Uniknya, Rossi merupakan orang yang ngotot meminta Yamaha mendekati dan menggaet Lorenzo sebagai test rider, tepat setelah lima kali juara dunia itu mengumumkan keputusannya pensiun di Valencia, Spanyol, 14 November lalu.
Suka Situasi Rossi-Lorenzo yang Sekarang
Kini bukan lagi kompetitor, keduanya bahkan akur bekerja sama. Lorenzo bahkan memberikan arahan langsung kepada Rossi selama uji coba pramusim. Jarvis pun mengaku sama sekali tak kaget melihat situasi ini, meski keduanya kerap cekcok saat masih bertandem.
"Saat mereka bersama di tim yang sama, memperebutkan target yang sama, semua atas nama kompetisi. Tapi saya rasa mereka masih saling menghormati sebagai rider. Jujur saja, saya sangat menyukai situasi ini, apalagi karena saya sudah melihat tahun-tahun penuh kesulitan dalam hubungan di antara keduanya," ujarnya.
Tak Perlu Minta Izin pada Honda
Dalam wawancara yang sama, Jarvis juga menanggapi pernyataan Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, yang mengaku Honda memang legawa melepas Lorenzo akhir musim lalu, tanpa memberikan veto apa pun yang bisa menghalanginya mengendarai motor kompetitor.
"Saya tak memikirkan situasi apa pun. Kami hanya bertanya apakah Jorge bersedia, dan ia bilang 'ya'. Sejak itu, kami mulai diskusi. Saya tak memikirkan Honda, dan itu bukan masalah kami. Saya bahkan tak tahu bagaimana cara Jorge mengakhiri kontraknya dengan mereka," pungkas Jarvis.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yamaha Tak Kaget Rossi-Lorenzo Akur Kerja Bareng
Otomotif 13 Februari 2020, 15:40
-
Yamaha: Keputusan Soal Rossi-Quartararo demi Gelar Dunia
Otomotif 13 Februari 2020, 14:23
-
Valentino Rossi Senang Yamaha Serius Berbenah Jelang MotoGP 2020
Otomotif 13 Februari 2020, 14:00
-
Jorge Lorenzo: Kini Saya dan Valentino Rossi Makin Dekat
Otomotif 10 Februari 2020, 16:20
-
Vinales-Rossi Jajal 'Holeshot Device', Quartararo Belum Kebagian
Otomotif 10 Februari 2020, 13:25
LATEST UPDATE
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
-
Lawan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Tegaskan Inter Harus Tetap Tenang
Liga Champions 24 Februari 2026, 11:43
-
Benjamin Sesko Jadi Supersub Mematikan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:29
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR