15 Data, Fakta, dan Statistik Menarik Sepanjang Sejarah Piala Dunia: Ada yang Bikin Mata Terbelalak!

Bola.net - Sederet data, fakta, dan statistik menarik sepanjang sejarah Piala Dunia. Gelaran terakbar sejagat ini kerap melahirkan catatan yang jadi bahan pembicaraan banyak orang.
Catatan menarik ini hampir pasti akan kembali lahir dari pentas Piala Dunia 2022 yang bakal digelar di Qatar pada November hinga Desember mendatang.
Jelang bergulirnya turnamen terakbar empat tahun di Qatar yang rencananya akan dimulai pada 21 November, ada baiknya kita melahap kembali sederet fakta di Piala Dunia sebelumnya. Mungkin saja, ada beberapa poin yang belum pernah kalian lihat.
Kemenangan Terbanyak

Brasil bercokol di tempat teratas dengan koleksi 73 kemenangan. Di tempat kedua Jerman dengan torehan 67 kemenangan. Sementara itu, di posisi ketiga adalah Italia dengan 45 kemenangan.
Kekalahan Terbanyak
Meksiko dan Argentina sama-sama mengoleksi 27 kekalahan. Jerman mengikuti dengan 20 kekalahan.
Hasil Imbang Terbanyak
Italia sedikitnya sudah 21 kali berakhir imbang di Piala Dunia. Tiga pesaing lainnya yakni Inggris dan Jerman masing-masing 20 kali hasil imbang.
Pertandingan Terbanyak

Brasil dan Jerman merupakan dua tim yang paling sukses di pentas Piala Dunia sejauh ini. Keduanya mengoleksi 109 pertandingan.
Kemenangan Terbanyak Dalam Satu Turnamen
Brasil menjadi satu-satunya tim yang tak terkalahkan dalam satu Piala Dunia dan itu terjadi di Edisi 2002. Mereka memenangkan semua pertandingan, dari fase grup hingga final (7 pertandingan).
Gol Terbanyak

Dengan 229 gol, Brasil masih menempati urutan teratas. Jerman mengekor di posisi kedua dengan 226 gol.
Gol Paling Sedikit Dicetak
Kanada, Tiongkok, Indonesia yang dulu bernama Hindia Belanda pada tahun 1938, Trinidad dan Tobago, Zaire sama sekali tak bisa mencetak gol. Saat ini, hanya Kanada yang lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar
Gol Paling Sedikit yang Dicetak oleh Juara Piala Dunia
Di Piala Dunia 2010, Spanyol tampil sebagai juara. Namun, saat itu, La Furia Roja hanya bisa mengemas delapan gol di waktu normal sepanjang turnamen.
Kebobolan Terbanyak

Jerman 125 kali dijebol. Brasil berada di urutan kedua dengan 105 gol diikuti oleh Meksiko (98), dan Argentina (93).
Tim Paling Sedikit Kebobolan
Angola meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan di Piala Dunia 2006 dan satu-satunya partisipasi mereka di Piala Dunia. Saat itu, mereka hanya mengalami dua kebobolan.
Juara yang Paling Sedikit Kebobolan
Prancis di Piala Dunia 1998 (2), Italia di Piala Dunia 2006 (2), dan Spanyol di Piala Dunia 2010 (2).
Menit Terbanyak Berturut-Turut Tanpa Kebobolan

Swiss di Piala Dunia 1994, 2006, dan 2010 (554). Sebelum rekor ini, Swiss memiliki rekor pertandingan paling banyak berturut-turut dengan kebobolan setidaknya satu gol dalam 22 pertandingan.
Gol Bunuh Diri Terbanyak
Meksiko dan Bulgaria di Piala Dunia 1966 (4). Hal yang sama juga terajadi atas Rusia di Piala Dunia 2018 (4).
Selisih Gol Terbaik

Brasil (+124), Jerman (+101), dan Italia (+51).
Selisih gol terburuk
Meksiko (-38). Meksiko berhasil menyalip Korea Selatan (-36). Keduanya diikuti oleh Bulgaria (-31) dan Amerika Serikat/Kamerun (-25).
Sumber: voi
Disadur dari: Bola.com (Choki Sihotang, Nurfahmi Budi) 18 Juli 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR