
Bola.net - Timnas Inggris memulai persiapan menuju Piala Dunia 2026 dengan kemenangan tipis atas Selandia Baru. Bermain di Tampa, Florida, pasukan Thomas Tuchel menang 1-0 dalam laga yang lebih banyak menjadi ajang evaluasi dibanding pertunjukan sepak bola atraktif.
Gol sundulan Harry Kane pada masa injury time babak pertama menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung di tengah cuaca panas. Meski meraih hasil positif, performa Inggris masih jauh dari kata sempurna.
Bagi Tuchel, pertandingan ini menjadi kesempatan untuk menguji sejumlah pemain dan kombinasi posisi. Dengan laga pembuka melawan Kroasia yang semakin dekat, beberapa petunjuk mengenai susunan tim utama mulai terlihat.
Tuchel Gunakan Laga untuk Bereksperimen

Tuchel memanfaatkan pertandingan ini untuk mencoba berbagai opsi dalam skuadnya. Sebelumnya, ia memang menekankan pentingnya fleksibilitas pemain saat menjelaskan sejumlah pilihan mengejutkan dalam daftar skuad Piala Dunia.
Ollie Watkins dimainkan di posisi sayap kanan, peran yang tidak biasa baginya. Keputusan itu diambil karena Noni Madueke dan Bukayo Saka baru akan bergabung dengan skuad sehari setelah pertandingan.
Jarrell Quansah juga mendapat kesempatan sebagai bek kanan, sementara Tino Livramento dimainkan di sisi kiri pertahanan pada babak kedua. Nico O'Reilly bahkan ditempatkan lebih ke tengah lapangan bersama Elliot Anderson.
Dari sejumlah eksperimen tersebut, Livramento dan O'Reilly mampu menunjukkan adaptasi yang baik. Sebaliknya, Quansah terlihat masih mencari ritme ketika harus menentukan kapan ikut membantu serangan dan kapan tetap menjaga posisinya di lini belakang.
Watkins Beri Alasan Mengapa Ia Dipilih

Meski dimainkan di luar posisi idealnya, Watkins mampu menunjukkan kualitas yang membuatnya masuk skuad Inggris. Penyerang Aston Villa itu tampil aktif dan tetap memberikan ancaman bagi pertahanan lawan.
Ketajamannya dalam beberapa pekan terakhir memang sudah terlihat melalui delapan gol dalam tujuh pertandingan Premier League. Namun, dalam laga ini, kecepatan dan kemampuannya menyerang ruang kosong menjadi nilai yang paling menonjol.
Karakter tersebut dianggap membedakannya dari kandidat pelapis Harry Kane lainnya. Watkins beberapa kali bergerak ke area tengah dan terlibat dalam kombinasi serangan yang membantu Inggris membangun peluang.
Walau bermain dari sisi lapangan, ia tetap mampu memberikan kontribusi dalam permainan kombinasi dan membantu rekan-rekannya masuk ke area berbahaya.
Kerangka Tim Utama Mulai Terlihat
Memasuki babak kedua, sejumlah pemain menunjukkan kualitas yang membuat posisi mereka dalam tim utama semakin kuat. Perbedaan level permainan di beberapa posisi mulai terlihat jelas.
Reece James langsung memberikan ketenangan ketika masuk sebagai bek kanan. Ia menunjukkan pemahaman taktik yang baik dan mampu menjalankan perannya dengan efektif.
Di sisi lain, O'Reilly kembali memperlihatkan kualitas atletisme dan kenyamanan saat menguasai bola. Penampilannya membuat peluangnya untuk mengisi posisi bek kiri semakin terbuka.
Jude Bellingham juga membawa perubahan besar saat tampil sebagai gelandang serang. Berbeda dengan Morgan Rogers yang relatif tenang pada babak pertama, Bellingham tampil lebih agresif dengan terus mencari ruang, memenangkan duel, dan mengalirkan bola ke depan.
Sementara itu, Jordan Henderson mendapat kesempatan menjadi starter dalam laga ini. Namun, ketika Declan Rice kembali bergabung dengan skuad, gelandang Arsenal tersebut diperkirakan akan kembali mengisi posisi utama bersama Elliot Anderson di lini tengah Inggris.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Aturan Ketat Piala Dunia 2026: Dari Larangan Tactical Timeout hingga Pembaruan Wewenang VAR
- 9 Korban Penembakan di Dekat Markas Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026
- Marcus Rashford Bikin Tuchel Berpikir Ulang, Mampukah Rebut Posisi Starter Inggris di Piala Dunia 2026?
- Cara Menonton Piala Dunia 2026 Gratis di Indonesia, Semua Pertandingan Tayang di TVRI
- Piala Dunia 2026: Penusukan dan Penembakan, Keamanan Jadi Perhatian Utama
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kondisi Terbaru Christian Eriksen, Dokter Tim Denmark Beri Kabar Baik
Piala Dunia 8 Juni 2026, 22:32
-
Thomas Tuchel dan Kutukan Pelatih Inggris yang Tak Kunjung Berakhir
Piala Dunia 8 Juni 2026, 18:45
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Pede Raih Ballon d'Or 2026: Tahun yang Tepat untuk Jadi yang Terbaik
Liga Spanyol 7 September 2026, 21:15
-
Real Madrid Krisis Gelandang saat Jumpa Inter Milan
Liga Champions 7 September 2026, 20:45
-
Arda Guler Absen Lawan Inter Milan, Momen Yan Diomande untuk Unjuk Gigi!
Liga Champions 7 September 2026, 20:18
-
Sudah Kebobolan 6 Gol, Pertahanan Manchester United Punya Masalah Serius?
Liga Inggris 7 September 2026, 19:48
-
Daftar Lengkap 16 Negara Peserta Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 7 September 2026, 18:56
-
Debut Memukau Dion Markx Bersama Persita: Langsung Jadi Man of the Match
Bola Indonesia 7 September 2026, 18:50
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
-
Prediksi Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:28
-
Prediksi Skor Real Madrid vs Inter 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
























KOMENTAR