
Bola.net - Timnas Jerman menelan kekalahan pada matchday pertama grup E Piala Dunia 2022. Der Panzer takluk 1-2 dari Jepang di Stadion Internasional Khalifa, Rabu (23/11/2022) malam.
Timnas Jerman sebenarnya unggul lebih dulu melalui penalti Ilkay Gundogan pada babak pertama. Namun, Jepang membalas lewat pemain pengganti, Ritsu Doan dan Takuma Asano.
Statistik juga menunjukkan bahwa Timnas Jerman unggul jauh dalam penguasaan bola. Bahkan, mereka lebih banyak melepaskan tembakan dengan total 26 shot sepanjang pertandingan.
Namun, efektivitas menjadi masalah Timnas Jerman, di samping kelengahan di lini pertahanan yang membuat mereka kebobolan. Itu juga tidak lepas dari kesalahan beberapa pemain mereka.
Berikut 5 penggawa Timnas Jerman dengan performa terburuk berdasarkan rating di laman WhoScored. Bola.net membatasinya hanya kepada pemain yang turun sebagai starter.
Antonio Rudiger - 6,44

Antonio Rudiger belum memberi rasa aman bagi pertahanan Timnas Jerman. Dia gagal menutup ruang gerak barisan penyerang Jepang hingga mereka leluasa menebar ancaman.
Gol pertama Jepang juga berawal dari kesalahannya. Dia tidak mampu menggagalkan umpan Takumi Minamino yang kemudian dimaksimalkan menjadi gol oleh Ritsu Doan.
Antonio Rudiger hanya melakukan satu sapuan selama 90 menit. Tapi, akurasi umpannya mencapai 93,9 persen dari 114 passing yang dilepaskan.
Manuel Neuer - 6,34

Jepang sebenarnya tidak terlalu banyak mengancam gawang Timnas Jerman. Tim Samurai Biru hanya melepaskan 12 tembakan dengan 4 di antaranya mengarah ke gawang.
Namun, Manuel Neuer kurang sigap dalam mengawal gawang Timnas Jerman. Gol pertama Jepang terjadi karena penyelamatannya yang kurang sempurna.
Sepanjang pertandingan, Manuel Neuer hanya melakukan dua penyelamatan penting. Tapi, dua-duanya merupakan peluang yang sangat berbahaya.
Niklas Sule - 6,31

Niklas Sule mendapat peran sebagai fullback kanan pada laga melawan Jepang. Padahal posisi utamanya adalah bek tengah.
Stopper Borussia Dortmund tampak kesulitan menjalankan peran tersebut. Dia tidak mampu memaksimalkan potensinya dalam bertahan.
Karena itu, Jepang dengan mudah bisa menembus pertahanan Timnas Jerman dari sisi sayap. Tim Samurai mencetak gol pertama lewat serangan yang dibangu dari sisi kiri.
Kai Havertz - 6,24

Kai Havertz tampil buruk ketika Timnas Jerman menghadapi Jepang. Pemain Chelsea tersebut tidak mampu memberikan ancaman berarti bagi tim Samurai Biru.
Tampil selama 79 menit, Kai Havertz hanya melepaskan satu umpan kunci. Dia justru terjebak offside selama tiga kali ketika mencoba masuk ke pertahanan Jepang.
Peran Kai Havertz kemudian digantikan oleh Niclas Fullkrug. Akan tetapi, performa striker Werder Bremen tersebut tidak lebih baik.
Jamal Musiala - 6,22
Jamal Musiala mendapat kesempatan sebagai starter dalam laga melawan Jepang. Sayangnya, ia gagal menjawab kepercayaan yang diberikan Hansi Flick.
Wonderkid Bayern Munchen tersebut melepaskan 3 tembakan. Namun, 2 di antaranya tidak mengenai sasaran dan sisanya berhasil digagalkan bek lawan.
Peran Jamal Musiala kemudian digantikan oleh Mario Gotze pada menit 79'. Namun, seniornya itu juga tidak banyak membantu.
Klasemen Piala Dunia
(Mustopa Elabdy/Bola.net)
Jangan lewatkan ya, Bolaneters!
- Penyerang Persib Yakin Jerman Bisa Lolos dari Fase Grup dan Menjuarai Piala Dunia 2022
- Man of the Match Jerman vs Jepang: Shuichi Gonda
- Kalahkan Jerman, Fans Jepang 'Syukuran' dengan Punguti Sampah di Khalifa International Stadium
- Diobok-obok Jepang, Pertahanan Jerman Bengong Macam Bocah!
- Jingkrak-Jingkrak Remehkan Penyerang Jepang, Pelajaran Berharga untuk Antonio Rudiger!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ilkay Gundogan Anggap Gol Kemenangan Jepang Merupakan Gol Termudah Di Piala Dunia
Piala Dunia 24 November 2022, 19:01
-
Piala Dunia 2022: Lari Jingrak-jingkrak Lawan Jepang, Rudiger Disemprot Legenda Jerman
Piala Dunia 24 November 2022, 18:50
-
3 Pemain J.League yang Punya Peran Bawa Timnas Jepang Kalahkan Jerman
Piala Dunia 24 November 2022, 12:57
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR