
Bola.net - Piala Dunia 2026 baru menyelesaikan rangkaian pertandingan pertama fase grup. Meski turnamen masih panjang, sejumlah prediksi yang ramai sebelum kompetisi dimulai sudah mulai kehilangan relevansinya.
Banyak pengamat memperkirakan jalannya turnamen berdasarkan performa tim dan pemain dalam beberapa bulan terakhir. Namun, hasil di lapangan memperlihatkan bahwa sepak bola masih sulit ditebak.
Dari kebangkitan Lionel Messi hingga performa mengejutkan tim-tim nonunggulan, Piala Dunia 2026 langsung menghadirkan cerita yang membalikkan berbagai asumsi awal. Berikut lima prediksi yang sejauh ini terbukti keliru, bahkan bisa dibilang jadi terihat kocak.
Lionel Messi Sudah Habis

Menjelang Piala Dunia 2026, banyak prediksi kandidat peraih Bola Emas turnamen mengarah kepada Kylian Mbappe, Harry Kane, dan Ousmane Dembele. Nama Lionel Messi justru jarang masuk dalam pembahasan utama.
Usia 38 tahun dan kompetisi MLS membuat sebagian pihak meragukan kapasitasnya di level tertinggi. Akan tetapi, Messi langsung membungkam keraguan tersebut lewat hattrick untuk Argentina.
Gol-gol yang dicetaknya memperlihatkan kualitas khas yang masih terjaga. Ia tetap menjadi pemain yang mampu menentukan hasil pertandingan dalam momen-momen penting.
Spanyol Favorit Mutlak

Status juara Eropa membuat Spanyol datang ke Piala Dunia 2026 sebagai salah satu unggulan utama. Banyak pihak juga menantikan turnamen besar pertama Lamine Yamal sebagai tokoh sentral tim.
Namun, hasil imbang mengejutkan melawan Cape Verde mengubah persepsi tersebut. Tim peringkat kedua dunia gagal mengalahkan lawan yang berada jauh di bawah mereka dalam ranking FIFA.
Masalah utama Spanyol terlihat pada penyelesaian akhir. Dari 27 percobaan tembakan, hanya tujuh yang mengarah ke gawang lawan.
Portugal akan Menang Bersama Cristiano Ronaldo

Portugal memasuki Piala Dunia 2026 dengan materi pemain yang sangat kompetitif. Kehadiran banyak pemain inti juara Liga Champions membuat mereka dipandang sebagai kandidat kuat juara.
Akan tetapi, hasil imbang 1-1 melawan RD Kongo memunculkan pertanyaan besar. Cristiano Ronaldo tampil kurang efektif dan gagal memberi dampak signifikan di lini depan.
Pelatih Roberto Martinez tetap mempertahankan kepercayaan penuh kepada sang kapten. Situasi itu memunculkan perdebatan mengenai keseimbangan tim dan efektivitas strategi Portugal.
Jerman Bukan Ancaman Serius

Sebelum Piala Dunia 2026 dimulai, ada anggapan bahwa Jerman hanya pantas ditempatkan sebagai kuda hitam. Performa mereka dalam beberapa turnamen sebelumnya menjadi alasan utama munculnya pandangan tersebut.
Kemenangan telak 7-1 pada laga pembuka langsung mengubah narasi yang berkembang. Enam pencetak gol berbeda menunjukkan kedalaman skuad dan variasi serangan yang dimiliki tim tersebut.
Florian Wirtz, Jamal Musiala, dan Kai Havertz tampil menjanjikan sejak awal turnamen. Ketiganya memberi sinyal bahwa Jerman memiliki kapasitas untuk melangkah jauh.
Format 48 Tim Memicu Banyak Kekalahan Telak

Perluasan peserta menjadi 48 tim mendapat kritik sejak diumumkan FIFA. Banyak pihak memperkirakan turnamen akan dipenuhi pertandingan dengan selisih skor besar.
Faktanya, mayoritas tim nonunggulan mampu memberikan perlawanan kompetitif pada laga pertama. Hanya sedikit pertandingan yang berakhir dengan skor sangat mencolok.
Selandia Baru meraih hasil imbang, Haiti kalah tipis, dan Ghana sukses meraih kemenangan. Cape Verde bahkan mencatat salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026 setelah menahan imbang Spanyol tanpa gol.
Hasil-hasil tersebut menunjukkan bahwa jarak kualitas antarnegara tidak sebesar yang diperkirakan banyak orang. Kritik terhadap format baru masih ada, tetapi asumsi mengenai banjir kekalahan telak belum terbukti pada fase awal turnamen.
Sumber: Planet Football
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Arab Saudi 21 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:15
-
5 Prediksi Pra-Piala Dunia 2026 yang Kini Terlihat Kocak
Piala Dunia 19 Juni 2026, 02:05
-
Piala Dunia 2026: Suporter Skotlandia Jadi yang Paling Menonjol
Piala Dunia 17 Juni 2026, 23:03
LATEST UPDATE
-
Ini Alasan Declan Rice Lolos dari Kartu Merah saat Arsenal Kalah dari Brighton
Liga Inggris 20 September 2026, 15:00
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 20 September 2026, 14:50
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 20 September 2026, 14:47
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 20 September 2026, 14:45
-
Link Streaming Dewa United vs PSS, 20 September 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 14:30
-
Link Streaming Borneo vs Bali United, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 14:00
-
Pertahanan MU Keropos Banget, Ini Analisis Michael Carrick
Liga Inggris 20 September 2026, 13:30
-
Soft Tenis Beregu Putra Sumbang Medali Ketiga untuk Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 September 2026, 12:45
-
Jelang Derby Madrid, Jose Mourinho Sanjung Atletico Madrid
Liga Spanyol 20 September 2026, 12:26
-
Raphinha Sepakati Kontrak Baru di Barcelona, Begini Detailnya!
Liga Spanyol 20 September 2026, 09:30
-
Mantap! Seraf Naro Siregar Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 09:23
-
Manchester United Diprediksi Terpeleset Lagi di Kandang Fulham
Liga Inggris 20 September 2026, 09:00
-
Rodri Angkat Topi untuk Sevilla: Mereka Lawan Paling Menyusahkan untuk Barcelona Sejauh ini!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:30
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
























KOMENTAR