Apes! Dinilai Palsukan Dokumen, Banding Ditolak, Thomas Partey Absen di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Bola.net - Gelandang senior Ghana, Thomas Partey, dipastikan absen pada laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Panama, Kamis (18/6/2026). Pemain Villarreal itu tidak dapat masuk ke Kanada setelah otoritas setempat menolak visa yang diajukannya.
Keputusan tersebut keluar setelah pengadilan federal di Toronto menolak banding darurat dari pihak Partey. Hakim Roger Lafreniere menilai tidak ada dasar yang cukup untuk memberikan pengecualian, sehingga Ghana harus tampil tanpa salah satu pemain paling berpengalaman di lini tengah saat menghadapi Panama di BMO Field.
Saat ini Partey tetap berada di Amerika Serikat dan menjalani latihan secara terpisah. Ia baru berpeluang kembali memperkuat Black Stars pada laga kedua Grup L melawan Inggris di Foxborough pada 23 Juni mendatang.
Absennya pemain berusia 32 tahun itu menjadi pukulan bagi tim asuhan Carlos Queiroz. Apalagi pertandingan melawan Panama sangat penting sebelum Ghana menghadapi lawan yang lebih berat, yakni Inggris dan Kroasia.
Ketatnya Hukum Imigrasi Kanada

Kanada menegaskan bahwa statusnya sebagai tuan rumah bersama Piala Dunia tidak mengubah aturan imigrasi yang berlaku. Setiap pendatang tetap menjalani pemeriksaan sesuai prosedur demi menjaga keamanan nasional.
Kebijakan ini dinilai lebih ketat dibandingkan aturan yang diterapkan Amerika Serikat dan Meksiko. Pemerintah Kanada menegaskan bahwa tidak ada perlakuan khusus, termasuk bagi atlet yang sedang mengikuti turnamen internasional.
Otoritas Imigrasi, Pengungsi, dan Kewarganegaraan Kanada (IRCC) menyebut keputusan tersebut diambil berdasarkan rekam jejak hukum yang dimiliki pemohon. Tidak ada pengecualian yang diberikan dalam kasus ini.
"Setiap orang yang ingin datang ke Kanada akan dinilai secara individual berdasarkan fakta yang tersedia dan hukum yang berlaku, dengan keselamatan serta keamanan warga Kanada sebagai prioritas utama," tulis IRCC dalam pernyataan resminya.
Kebohongan Fatal dalam Dokumen Visa
Masalah ini berawal dari proses pengajuan visa yang dilakukan Partey. Dalam formulirnya, ia menyatakan tidak pernah menghadapi dakwaan pidana di negara mana pun.
Namun, menurut laporan The Athletic, klaim tersebut tidak sesuai dengan fakta yang tercatat dalam dokumen hukum. Ketidaksesuaian informasi itulah yang menjadi alasan utama penolakan izin masuk ke Kanada.
Partey sendiri tengah menghadapi proses hukum di Inggris sejak tahun lalu. Ia didakwa dalam sejumlah kasus pidana, termasuk tuduhan pemerkosaan dan pelecehan seksual, dengan beberapa dakwaan tambahan yang muncul pada awal tahun ini.
Meski Partey telah menyatakan tidak bersalah dalam persidangan yang berlangsung pada April lalu, status hukumnya tetap menjadi pertimbangan otoritas imigrasi Kanada. Hakim Roger Lafreniere juga menyatakan bahwa pihak pemain gagal menunjukkan alasan yang cukup untuk mendapatkan izin darurat melintasi perbatasan.
Dampak Taktis dan Respons Carlos Queiroz
Kehilangan Partey tentu mengurangi kekuatan Ghana yang belakangan juga sedang kesulitan menemukan konsistensi permainan. Dalam tujuh laga terakhir di semua kompetisi, mereka menelan enam kekalahan.
Situasi ini memaksa staf pelatih mencari solusi cepat di lini tengah. Mohammed Kudus dan Jordan Ayew kini diperkirakan memegang peran lebih besar, sementara Antoine Semenyo diharapkan mampu menjadi pembeda di lini depan.
Pelatih Ghana, Carlos Queiroz, berusaha tetap tenang saat menanggapi absennya salah satu pemain kuncinya.
"Tugas saya adalah memainkan kartu yang ada di tangan saya," kata Carlos Queiroz kepada media di Toronto.
Meski kehilangan Partey, dukungan untuk Ghana tetap mengalir. Ratusan suporter berkumpul di luar hotel tim menjelang laga melawan Panama, memberikan suntikan semangat bagi Black Stars yang harus memulai perjalanan mereka tanpa salah satu pemimpin di lapangan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alasan Banyak Pemain Memakai Sepatu Pink di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 23:57
-
Bruno Fernandes dan Alasan Namanya Diucapkan Berbeda di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 23:49
-
Piala Dunia 2026: Suporter Skotlandia Jadi yang Paling Menonjol
Piala Dunia 17 Juni 2026, 23:03
-
Tempat Menonton Portugal vs Kongo di Piala Dunia 2026, 18 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 23:00
LATEST UPDATE
-
Statistik Persebaya vs Arema: Bajul Ijo Tak Dominan, tetapi Sangat Efektif
Bola Indonesia 4 Agustus 2026, 23:11
-
Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya Berebut Trofi Juara
Bola Indonesia 4 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala Presiden 2026: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya
Bola Indonesia 4 Agustus 2026, 22:21
-
Hasil Piala Presiden 2026: Persebaya Lolos ke Final Usai Kalahkan Arema FC
Bola Indonesia 4 Agustus 2026, 22:08
-
Pindah ke PSG atau Bertahan di Barcelona? Ini Kata Ferran Torres
Liga Spanyol 4 Agustus 2026, 21:00
-
Myles Lewis-Skelly Diminta Tolak MU dan Tetap Berjuang di Arsenal
Liga Inggris 4 Agustus 2026, 20:30
-
Arsenal Terus Pepet Newcastle untuk Transfer Bruno Guimaraes
Liga Inggris 4 Agustus 2026, 20:00
-
Manchester United Ngebet Lewis Hall, Newcastle: Gak Dulu!
Liga Inggris 4 Agustus 2026, 19:40
-
Pesan Moises Caicedo untuk Enzo Fernandez: Plis, Jangan Pergi!
Liga Inggris 4 Agustus 2026, 19:20
-
Manchester United Kepincut Gelandang Juventus ini?
Liga Inggris 4 Agustus 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16























KOMENTAR