Mourinho dan Simeone Kembali Bertemu di Derby Madrid Setelah 12 Tahun

Mourinho dan Simeone Kembali Bertemu di Derby Madrid Setelah 12 Tahun
Pelatih Real Madrid Jose Mourinho memberi isyarat dalam laga La Liga Spanyol antara Betis vs Madrid di Sevilla, Spanyol, Jumat, 4 September 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Jose Mourinho dan Diego Simeone akan kembali berhadapan dalam derby Madrid ketika Atletico Madrid menjamu Real Madrid di Metropolitano Stadium, Minggu (20/9/2026) malam WIB. Pertemuan tersebut menjadi duel pertama kedua pelatih setelah lebih dari satu dekade.

Mourinho dan Simeone terakhir kali bertemu pada 2014 ketika Mourinho masih menangani Chelsea. Saat itu, Atletico Madrid menyingkirkan Chelsea dari Liga Champions setelah meraih kemenangan di Stamford Bridge.

Namun, rivalitas keduanya sebagai pelatih sudah dimulai lebih awal. Simeone pernah membawa Atletico Madrid menjamu Real Madrid asuhan Mourinho di Vicente Calderon pada 2012, tetapi Mourinho membawa pulang kemenangan 4-1.

"Ini adalah derby. Derby selalu terasa lebih spesial karena sejarah, budaya pertandingan dan gairah para suporter," kata Mourinho. Namun, ia menegaskan tiga poin tetap menjadi hal terpenting dalam pertandingan tersebut.

1 dari 7 halaman

Rekor Pertemuan Mourinho dan Simeone

Pelatih kepala Real Madrid Jose Mourinho duduk di bangku cadangan saat pertandingan La Liga melawan Rayo Vallecano, Minggu (13/9/2026). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Pelatih kepala Real Madrid Jose Mourinho duduk di bangku cadangan saat pertandingan La Liga melawan Rayo Vallecano, Minggu (13/9/2026). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Mourinho memiliki catatan tiga kemenangan dan satu hasil imbang dari enam pertemuannya dengan Simeone. Salah satu kekalahan yang paling berkesan terjadi ketika Atletico Madrid menjuarai Copa del Rey 2013 dan mengakhiri penantian 14 tahun untuk meraih kemenangan dalam derby.

Kini, keduanya kembali bertemu dalam situasi yang berbeda. Mourinho baru kembali menangani Real Madrid pada musim panas ini, sedangkan Simeone sudah memimpin Atletico Madrid sejak 2011.

Real Madrid menempati posisi kedua klasemen Liga Spanyol dengan 15 poin dari enam pertandingan. Atletico Madrid berada di peringkat keempat dengan 13 poin, sementara Barcelona memimpin dengan koleksi 21 poin.

Hasil derby juga bisa berdampak pada jarak Real Madrid dengan pemuncak klasemen. Kekalahan akan membuat Real Madrid tertinggal enam poin dari Barcelona setelah tujuh pertandingan.

2 dari 7 halaman

Real Madrid Belum Sepenuhnya Stabil

Pemain Real Madrid Kylian Mbappe merayakan gol dalam pertandingan La Liga melawan Rayo Vallecano, Minggu (13/9/2026). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Pemain Real Madrid Kylian Mbappe merayakan gol dalam pertandingan La Liga melawan Rayo Vallecano, Minggu (13/9/2026). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Real Madrid datang ke derby dengan modal kemenangan 3-2 atas Elche. Namun, kemenangan tersebut tidak didapat dengan mudah karena mereka sempat kehilangan keunggulan dua gol sebelum akhirnya mencetak gol penentu pada menit ke-91 melalui Carlos Espi.

Mourinho mengakui situasi tersebut menunjukkan masih ada aspek permainan yang perlu diperbaiki. Ia menilai Real Madrid belum mampu mengendalikan pertandingan sesuai standar yang diinginkannya.

"Saya sadar kami masih bisa berkembang dan harus berkembang, tetapi saya juga melihat banyak hal positif secara kolektif maupun individu. Dalam tiga pertandingan ketika kami membutuhkan gol kemenangan pada menit-menit akhir, kami berhasil mendapatkannya," ujar Mourinho.

Menurut Mourinho, perjalanan kompetisi masih panjang sehingga Real Madrid harus siap menghadapi berbagai kesulitan. "Liga adalah maraton dan tidak selalu berjalan lurus. Akan ada rintangan, tetapi kami akan berada di sana untuk mengatasinya," katanya.

3 dari 7 halaman

Metropolitano Jadi Tantangan Real Madrid

Pemain Real Madrid Arda Guler (kiri) melakukan selebrasi dengan Kylian Mbappe dalam pertandingan La Liga melawan Elche, Rabu (16/9/2026). (c) AP Photo/Alberto Saiz

Pemain Real Madrid Arda Guler (kiri) melakukan selebrasi dengan Kylian Mbappe dalam pertandingan La Liga melawan Elche, Rabu (16/9/2026). (c) AP Photo/Alberto Saiz

Laga tandang ke markas Atletico Madrid menjadi tantangan tersendiri bagi Real Madrid. Mereka hanya meraih dua kemenangan dalam 11 pertandingan terakhir di Metropolitano, sementara kemenangan terakhir di Liga Spanyol terjadi empat tahun lalu.

Atletico Madrid juga memiliki pengalaman positif dari pertemuan musim lalu. Mereka menang 5-2 dalam derby yang menjadi salah satu hasil awal yang menyulitkan proyek Real Madrid di bawah Xabi Alonso.

Mourinho tidak ingin terpaku pada satu pendekatan taktik karena menurutnya strategi harus menyesuaikan pemain yang tersedia. "Saya berkembang bersama para pemain saya. Sebagai pelatih, Anda memiliki hal yang disukai dan tidak disukai, tetapi kemudian Anda harus bekerja dengan kelompok pemain yang Anda miliki," jelasnya.

Simeone melihat kemampuan Real Madrid dalam melakukan serangan balik sebagai ancaman utama. "Mereka lebih baik dalam transisi dibandingkan kami," ujar Simeone.

4 dari 7 halaman

Simeone Minta Atletico Madrid Tetap Tenang

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone usai laga melawan Arsenal di leg kedua semifinal Liga Champions, 6 Mei 2026. (c) AP Photo/Alastair Grant

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone usai laga melawan Arsenal di leg kedua semifinal Liga Champions, 6 Mei 2026. (c) AP Photo/Alastair Grant

Atletico Madrid juga memasuki derby dengan kepercayaan diri setelah bangkit dari dua kekalahan beruntun. Mereka menang 3-0 atas Real Sociedad dan kemudian menghancurkan Osasuna dengan skor 4-0.

Simeone menyadari atmosfer derby bisa memberikan tekanan tambahan kepada pemain, terutama mereka yang baru bergabung. Karena itu, ia meminta skuadnya tetap tenang dan tidak terbawa suasana pertandingan.

"Saya bukan orang yang suka memberikan nasihat. Wajar jika pemain baru merasakan tekanan karena antusiasme yang muncul dari pertandingan seperti ini, tetapi mereka harus tenang. Sepak bola adalah tentang ketenangan," kata Simeone.

Atletico Madrid sendiri masih dalam proses membangun tim setelah tujuh pemain pergi dan lima pemain baru datang pada musim panas. Julian Alvarez juga sempat absen dalam dua pertandingan terakhir karena masalah otot, sedangkan Alexander Sorloth mengalami cedera.

5 dari 7 halaman

Simeone Waspadai Mbappe dan Vinicius

Vinicius Jr merayakan gol Kylian Mbappe ke gawang Inter Milan, Rabu (9/9/2026) (c) Real Madrid CF

Vinicius Jr merayakan gol Kylian Mbappe ke gawang Inter Milan, Rabu (9/9/2026) (c) Real Madrid CF

Simeone menaruh perhatian khusus pada kecepatan Real Madrid ketika mereka berhasil merebut bola. Menurutnya, Kylian Mbappe dan Vinicius Jr menjadi dua pemain yang dapat langsung dimanfaatkan untuk menciptakan ancaman melalui transisi.

"Ketika kehilangan penguasaan bola, mereka mencari Mbappe dan Vinicius Jr, mereka bermain dengan kekuatan tersebut," kata Simeone. Ia menilai Atletico Madrid harus membaca pertandingan dengan baik agar tidak memberikan kesempatan kepada Real Madrid untuk melakukan transisi cepat.

"Kami harus membaca pertandingan dengan baik dan tidak melakukan kesalahan saat kehilangan bola, sehingga kami tidak membiarkan mereka menggunakan transisi tersebut," lanjut Simeone.

Selain Mbappe dan Vinicius, Real Madrid juga memiliki opsi dari bangku cadangan. Carlos Espi telah menunjukkan kemampuannya setelah bergabung dari Levante pada musim panas dan menjadi penentu kemenangan pada pertandingan terakhir.

6 dari 7 halaman

Rivalitas Lama Dibumbui Saling Respek

Reaksi pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone di leg pertama semifinal Liga Champions melawan Arsenal. (c) AP Photo/Jose Breton

Reaksi pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone di leg pertama semifinal Liga Champions melawan Arsenal. (c) AP Photo/Jose Breton

Di tengah persaingan sengit kedua tim, hubungan Mourinho dan Simeone tetap diwarnai rasa hormat. Simeone mengaku sudah lama mengagumi Mourinho dan berharap keduanya kembali menjalani pertandingan dengan persaingan yang sama seperti pertemuan-pertemuan sebelumnya.

"Saya sangat menghormati Mourinho, saya sudah lama mengaguminya. Dia tahu penghargaan yang saya miliki kepadanya. Semoga kami bisa bersaing seperti yang pernah kami lakukan ketika menghadapinya," kata Simeone.

Mourinho juga memiliki pandangan positif terhadap Simeone. Ia mengungkapkan sempat diminta berbicara mengenai Simeone untuk sebuah film dokumenter dan tidak ragu memberikan penilaian positif tentang rival lamanya tersebut.

Setelah menjalani 100 hari sebagai pelatih Real Madrid, Mourinho juga tidak ingin memberikan penilaian positif atau negatif terhadap pekerjaannya sendiri. "Yang bisa saya katakan adalah saya sudah memberikan segalanya. Saya memberikan 100 persen. Kami harus terus melakukan itu setiap hari," tegas Mourinho.

Sumber: BBC

7 dari 7 halaman

Klasemen La Liga


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL